Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Megapolitan

53 Elemen Mahasiswa Bakal Kepung Jakarta, DPR hingga Bundaran HI Jadi Titik Kumpul Unjuk Rasa

Polda Metro Jaya mengungkapkan ada 53 elemen mahasiswa yang telah melaporkan akan melakukan aksi penyampaian pendapat di muka umum di Bundaran HI hingga DPR RI

Ribuan Personel disiagakan untuk mengawal aksi unjuk rasa mahasiswa di sejumlah wilayah Jakarta. (Foto: Humas Polda Metro Jaya).
Ribuan Personel disiagakan untuk mengawal aksi unjuk rasa mahasiswa di sejumlah wilayah Jakarta. (Foto: Humas Polda Metro Jaya).

Polda Metro Jaya menyiagakan ribuan personel gabungan dari TNI-Polri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dan pengamanan dalam (Pamdal) untuk mengamankan aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan ada 53 elemen mahasiswa yang telah terverifikasi akan menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum. Selain itu, ada 24 aksi lain yang akan dilakukan elemen masyarakat di sejumlah wilayah Jakarta.

Ada beberapa titik yaitu DPR/MPR RI, sekitar Bundaran HI, Silang Selatan Monas, dan Tugu Tani, serta beberapa titik lainnya,”

kata Budi di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Oktober 2026.

Dijelaskan Budi, pengerahan personel gabungan bertujuan memberikan pelayanan, pengawalan, dan penjagaan agar seluruh rangkaian aksi berlangsung tertib. Petugas juga disiapkan untuk mengantisipasi potensi kericuhan dengan tetap mengutamakan keselamatan peserta aksi dan masyarakat.

Iklan

Yang perlu menjadi penekanan adalah keselamatan peserta aksi penyampaian aspirasi dan keselamatan dari seluruh masyarakat yang memiliki aktivitas menjadi prioritas utama petugas TNI, Polri, Pemprov DKI,”

jelas Budi.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Maka itu, ia minta para peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib serta menjaga fasilitas umum.

Kita sama-sama juga menghormati hak masyarakat lain yang tidak menyampaikan aspirasi,”

tutur Budi.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi demonstrasi, Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas. Pengaturan tersebut akan disesuaikan dengan situasi di lapangan terutama di titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi berkumpulnya massa.

Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam aktivitas sedikit terganggu karena arus lalu lintas,”

ujar Budi.

Adapun aksi mahasiswa dijadwalkan melibatkan sejumlah elemen, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan aliansi BEM dari berbagai kampus di bawah naungan Komite Sadar.

Mereka berencana menagih janji politik dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mahasiswa menyoroti pelaksanaan mandat konstitusi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Dalam aksi penyampaian pendapat di muka umum, Komite Sadar bakal membawa lima tuntutan yakni:

  1. Tetapkan Status Bencana Nasional, Adili Korporasi yang Bertanggungjawab, dan Tuntaskan Integrasi Tata Kelola Lahan.
  2. Wujudkan APBN untuk Kepentingan Rakyat dan Hentikan Pemborosan untuk Kepentingan Politik Berkedok Program Populis seperti MBG dan KDMP.
  3. Turunkan Biaya Pendidikan dan Berikan Akses Layanan Dasar yang Merata.
  4. Hentikan Penggunaan Hukum untuk Penyalahgunaan Kekuasaan dan Berantas KKN.
  5. Kembalikan Kebebasan Bersuara, Adili Pelanggar HAM, dan Hentikan Militerisasi di Ruang Sipil

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.