Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 19 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • BMKG
  • iran
  • Banjir
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Siapa Oknum Penjual Lahan Negara untuk Pembangunan Kereta Cepat Whoosh?
Nasional

Siapa Oknum Penjual Lahan Negara untuk Pembangunan Kereta Cepat Whoosh?

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
Last updated: November 11, 2025 3:27 pm
Rahmat
Ivan
Share
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/sgd)
SHARE

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut ada oknum yang memanfaatkan pembebasan lahan untuk pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoohs. Padahal lahan tersebut milik negara yang malah diperjual-belikan.

Ada oknum-oknum dimana dia yang bersangkutan itu, yang seharusnya ini (lahan) negara, tapi dijual lagi ke negara. Jadi kami tidak sedang mempermasalahkan Whoosh itu proyeknya,”

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di KPK, Selasa (11/11/2025).

Diungkapkan Asep, penyelidikan kasus korupsi kereta cepat Whoosh telah dilaksanakan pada awal tahun 2025.

Dalam laporan dugaan korupsi itu adanya jual beli lahan milik negara untuk pembangunan Whoosh.

Tapi kita dengan laporan yang ada, ini adalah ada barang milik negara yang dijua kembali kepada negara,”

Asep.

KPK mengaku prihatin dengan modus korupsi hanya untuk menguntungkan oknum-oknum yang terlibat. Sebab disatu sisi menimbulkan kerugian terhadap negara.

Jadi uang-uang negara yang diperoleh oleh oknum-oknum ini kembalikan gitu. Kembalikan ke negara, karena negara yang dirugikan oleh mereka,”

Asep.

Asep melanjutkan dugaan korupsi pembangunan kereta Whoosh terletak pada pembebasan lahan di sepanjang jalur kereta cepat.

Yang kami ketahui, ini sedikit mungkin, karena masih penyelidikan ya materinya itu terkait dengan lahan sebetulnya. Jadi bukan masalah prosesnya, terkait dengan pembebasan lahannya. Karena ini kan ada beberapa komponen, nah yang kita lidik itu terkait pembebasan lahannya,”

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK.

Sebagaimana diketahui, jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung membentang sepanjang dari Halim Perdanakusuma sampai Stasiun Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Namun Asep belum mengatakan lebih jelas dimana letak kawasan pembebasan lahan dikorupsi itu terjadi.

Asep menegaskan, dengan adanya pembebasan lahan di proyek KCJB itu otomatis merugikan negara dan oknum tersebut sudah semestinya mengembalikan uang kerugian itu kepada negara.

Sepanjang penyelidikan dilakukan oleh penyidik, Asep menyebut tidak ingin sampai menganggu operasional Whoosh. Sehingga hanya berfokus pada pembebasan lahan itu.

Artinya misalkan pengadaan lahan nih, orang itu misalkan di pengadaan lahan yang harusnya diharga wajarnya 10 lalu dia jadi 100 gitu kan, kn jadi enggak wajar tuh. Nah kembalikamn dong, negara kan rugi yang harusnya negara hanya membeli tanah itu dengan harga 10 kemudian harus membeli dengan harga 100. Balikin,”

Asep.

Ini diproses pengadaan lahannya, ini tidak dalam proyeknya tersebut karena itu kan dibagi beberapa segmen gitu ya, ini segmen kita di pengadaan yang ditangani,”

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK.
Tag:Asep Guntur RahayuKereta Cepat WhooshKPK
Share This Article
Email Salin Tautan Print
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput isu nasional dengan berfokus pada bidang politik hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Internasional

Tentara Prancis Tewas di Lebanon, Kemlu: Serangan ke UNIFIL Adalah Kejahatan Serius

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan pernyataan resmi terkait serangan terhadap tentara Prancis yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon pada Sabtu…

By
Hadi Febriansyah
Dusep
3 Min Read
Selat Malaka yang menjadi jalur perdagangan strategis di dunia. (Sumber: Google Maps)
Internasional

Gawat! Ancaman Perang Bergeser ke Selat Malaka, Militer AS Incar Kapal-kapal Iran

Langkah militer Amerika Serikat (AS) dalam konflik dengan Iran kini semakin agresif dan memasuki babak baru yang lebih luas. Mereka mengancam tak lagi terbatas beroperasi di Timur Tengah, dan coba…

By
Dusep
3 Min Read
Pasukan TNI UNIFIL di Libanon
Internasional

Lagi Pasukan UNIFIL Tewas di Lebanon, Kini Prancis jadi Korban dan Macron Murka

Seorang tentara asal Prancis dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dalam sebuah insiden saat menjalankan operasi pembukaan akses jalan di Lebanon selatan. Peristiwa ini terjadi ketika pasukan penjaga…

By
Hadi Febriansyah
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

LPSK merespons dugaan pelecehan seksual di FH UI.
Nasional

Korban Ketakutan Akibat Ancaman, LPSK Bergerak Cepat Tangani Dugaan TPKS di FH UI

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengambil langkah cepat dalam merespons dugaan…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
9 jam lalu
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (kiri) didampingi juru bicara Husain Abdullah memberikan keterangan pers di kediamannya di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Nasional

Jusuf Kalla Blak-blakan ke Jokowi: Tunjukkan Saja Ijazah Aslinya, Biar Polemik Selesai

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menyampaikan bahwa dirinya memberikan…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
13 jam lalu
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla. (Sumber: Instagram @jusufkalla)
Nasional

Ceramah di UGM Viral, JK: Saya Hanya Bicara Perdamaian

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, akhirnya memberikan penjelasan terkait…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
14 jam lalu
Deretan aplikasi media sosial (medsos). (Sumber: Unsplash/Piotr Cichosz)
Nasional

Kekerasan Seksual di Ruang Digital Tembus 2.000 Kasus, Banyak yang Tak Terungkap

Kasus pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI)…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up