Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 6 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kedeputian Intelijen KPK, Deteksi Dini Korupsi Lebih Canggih 
Nasional

Kedeputian Intelijen KPK, Deteksi Dini Korupsi Lebih Canggih 

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
Last updated: November 21, 2025 12:45 am
Rahmat
Ivan
Share
mantan penyidik senior KPK, Praswad Nugraha
Foto: Istimewa
SHARE

Wacana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingin membentuk Kedeputian Intelijen menjadi angin segar setelah 23 tahun berdiri.

Sejak berdirinya KPK pada tahun 2002, kegiatan surveillance atau pemantauan terhadap target operasi khususnya pada OTT masih terbilang manual, bahkan tertinggal dari lembaga Aparat Penegak Hukum (APH) lain seperti Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Menurut mantan penyidik senior KPK, Praswad Nugraha dengan adanya kedeputian Intelijen ini dapat memberikan dampat positif.

Dengan berbagai alat canggih yang nantinya dimiliki oleh KPK bisa mempermudah dalam melakukan pemantauan dugaan terjadinya tindak pidana rasuah.

Dengan penguatan kapasitas intelijen yang terstruktur dan terintegrasi, KPK akan memiliki kemampuan yang lebih besar dalam mengungkap kasus-kasus korupsi yang semakin canggih, terstruktur, dan melibatkan jaringan yang luas,”

Praswad kepada Owrite.id, Kamis (20/11/2025).

Praswad menceritakan saat masih menjadi penyidik aktif KPK kegiatan surveillance masih terbilang manual dan harus melalui banyak lapisan.

Biasanya kegiatan pemantauan baru dilakukan setelah masuk laporan dugaan tindak pidana korupsi dari Direktorat Pengaduan Masyarakat (Dumas).

Dumas ini menjadi ujung tombak penerima informasi dari publik untuk selanjutnya dilakukan verifikasi informasi dan penilaian dari kredibilitas narasumber

Data hasil surveillance awal ini kemudian ditingkatkan ke tahap Penyelidikan, di mana tim penyelidik bersama-sama dengan tim Dumas melanjutkan surveillance lebih mendalam untuk memetakan modus operandi dan mengidentifikasi jaringan,”

Praswad.

Biasanya kata Praswad, di tahap operasional, tim pemantau akan memberikan dukungan teknis lanjutan dengan pengamatan intensif di lapangan mulai dari pergerakan target operasi hingga pengumpulan bukti terkait.

Penghujung dari kegiatan surveillance ini bakal menjadi Operasi senyap tangkap tangan alias OTT terhadap target. 

Pola kerja berlapis ini memastikan setiap informasi dapat diverifikasi secara cross-check dan menghasilkan bukti yang komprehensif untuk menentukan waktu yang tepat dalam pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan (OTT),”

Praswad.

Dengan adanya Kedeputian Intelijen didukung dengan sumber daya dan kewenangan yang lebih memadai, dia meyakini KPK bisa melakukan deteksi dini dugaan terjadinya korupsi. Namun disatu sisi harus ada payung hukum yang memadai mendukung kegiatan intelijen.

Kegiatan intelijen dapat dilaksanakan dengan lebih optimal namun tetap dalam koridor hukum yang berlaku, sehingga dapat meminimalisir potensi pelanggaran terhadap hak asasi manusia dan privasi warga negara,”

mantan penyidik senior KPK itu.

Menurutnya, lanjut Praswad fungsi intelijen selama ini telah menjadi tulang punggung dan nyawa dari seluruh operasi pemberantasan korupsi, meskipun dijalankan tanpa struktur deputi yang khusus dan terintegrasi.

Nantinya Deputi Intelijen ini bisa diisi dengan Direktorat Surveillance yang berwenang melakukan pengawasan dan pengintaian di lapangan.

Lalu Direktorat Interception yang secara khusus menangani penyadapan komunikasi dan pengumpulan bukti elektronik dengan perangkat teknologi dan payung hukum yang jelas.

Konsolidasi ini pada akhirnya akan memungkinkan KPK melakukan proses pengumpulan informasi, analisis data, dan perekaman bukti secara lebih komprehensif, sistematis, dan akurat, sehingga secara signifikan dapat memperkuat kualitas proses penyelidikan dan penyidikan, serta mempercepat penanganan perkara,”

Praswad.

Disatu sisi, meski nantinya Kedeputian Intelijen telah terbentuk masih tidak menutup kemungkinan modus kasus rasuah juga ikut berkembang seiring berkembangnya teknologi.

Dia menegaskan suksesnya pengungkapan kasus korupsi tergantung pada SDM di kedeputian itu.

Pembentukan deputi ini harus dipandang sebagai bagian dari proses transformasi berkelanjutan, bukan sebagai solusi final,”

Praswad.

Keberhasilannya akan sangat bergantung pada kemampuan KPK dalam merekrut dan mengembangkan SDM yang kompeten, berintegritas tinggi, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi. Sinergi dengan berbagai lembaga pemerintah lainnya, juga akan semakin memperkuat efektivitas Deputi Intelijen KPK dalam memberantas korupsi hingga ke akarnya,”

Praswad.

Tag:Deteksi Dini KorupsiKedeputian IntelijenKPKOTT
Share This Article
Email Salin Tautan Print
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput isu nasional dengan berfokus pada bidang politik hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Nasional

Menteri Pariwisata Dapet Rapor Merah dari DPR

Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Sudibyo memberi rapor merah terhadap kinerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana. Penilaian yang hanya mendapat angka 50 itu disampaikan menyusul kebijakan pariwisata yang…

By
Iren Natania
Ivan
4 Min Read
Uang total Rp1,5 miliar yang diamankan dari OTT Kepala KPP Madya Banjarmasin kasus korupsi restitusi PPN PT BKB
Hukum

Kepala KPP Madya Banjarmasin Jadi Tersangka Korupsi Restitusi Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Mulyono (MLY) sebagai tersangka kasus korupsi restitusi pajak Pertambahan Nilai (PPN) Rp48 miliar dari PT Buana Karya Bhakti…

By
Rahmat
Ivan
3 Min Read
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menerima pengurus MUI
Nasional

Kapolri Terima Audiensi MUI, Bahas Tim Tanggap Bencana

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan melebarkan fungsi dan tugasnya dengan menggandeng pihak Kepolisian Republik Indonesia, dimana nantinya anggota MUI akan dilatih menjadi personel yang siap dalam menghadapi bencana melalui Muslim…

By
Rahmat
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Hakim MK Adies Kadir bersiap mengikuti pembacaan sumpah jabatan pada pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dan Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Nasional

Resmi Jadi Hakim MK, Adies Kadir Janji ‘Jaga Jarak’ dari Perkara Terkait Partai Golkar

Adies Kadir memastikan tak akan menyidangkan gugatan yang berkaitan dengan Partai Golkar.…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
11 jam lalu
Ilustrasi Tambang Martabe di Batang Toru, Sumatera Utara.
Nasional

(Part II) Izin Dicabut, BUMN Masuk: Polemik Martabe dan Masa Depan Iklim Investasi Pertambangan

Prinsip Due Process of Law Sudirman menekankan, bahwa pencabutan izin atau pemutusan…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
12 jam lalu
Ilustrasi Tambang Martabe di Batang Toru, Sumatera Utara.
Nasional

(Part I) Izin Dicabut, BUMN Masuk: Polemik Martabe dan Masa Depan Iklim Investasi Pertambangan

PT Agincourt Resources (AR) atau biasa dikenal sebagai perusahaan tambang emas Martabe, harus…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
12 jam lalu
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) dan Hakim MK Adies Kadir (kiri). (Sumber: Youtube Sekretariat Presiden)
Nasional

Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu dan Adies Kadir Sebagai Hakim MK

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan dan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
13 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up