Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 25 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Di Balik Bencana Sumatera: Carut Marut Izin, Kepentingan Politik, dan Pengawasan Lemah
Nasional

Di Balik Bencana Sumatera: Carut Marut Izin, Kepentingan Politik, dan Pengawasan Lemah

Syifa FauziahAmin Suciady
Last updated: Desember 16, 2025 5:30 pm
Syifa Fauziah
Amin Suciady
Share
Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah
Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah (foto: owrite)
SHARE

Bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) dalam beberapa waktu terakhir, tidak bisa dilihat semata-mata sebagai peristiwa alam.

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah, mengatakan tragedi tersebut merupakan akumulasi dari persoalan tata kelola perizinan yang telah berlangsung secara masif selama puluhan tahun, khususnya di sektor kehutanan, perkebunan, dan pertambangan.

Sehingga yang terjadi adanya alih fungsi lahan. Ketika bencana itu muncul, sesungguhnya akibat yang ditimbulkan dari perizinan-perizinan yang selama ini memang tumpang tindih dan tidak jelas kewenangannya,” 

ujar Trubus kepada owrite baru-baru ini.

Ditambahkannya, masalah utama bukan hanya pada jumlah izin, tetapi pada sistem perizinan yang sejak awal tidak tertata dengan baik. Banyak izin diterbitkan tanpa koordinasi antarlembaga, bahkan saling bertabrakan satu sama lain.

Ia menceritakan, sejak era Reformasi kewenangan perizinan pada awalnya diberikan kepada pemerintah daerah. Namun seiring waktu, sebagian kewenangan itu ditarik kembali ke pemerintah pusat.

Masalahnya, daerah tidak mau melepas sepenuhnya. Karena perizinan itu terkait langsung dengan sistem politik lokal, terutama saat pilkada.

Mereka didukung pemilik modal, kemudian dijanjikan terkait dengan pengelolaan, seperti sumber daya mineral, hutan, perkebunan, ada yang muncul sistem “hijau”, artinya belum jadi tapi sudah ditawarkan,”

jelasnya. 

Di sisi lain, sambung Trubus, pemerintah pusat juga memiliki kepentingan besar. Ketika perizinan sepenuhnya diserahkan ke daerah, muncul kekhawatiran daerah menjadi terlalu proteksionis dan menutup informasi, bahkan melahirkan “raja-raja kecil” di wilayahnya.

Menurut Trubus, sistem perizinan yang ideal adalah sistem kewenangan bertingkat dan kolaboratif antara pusat dan daerah.

Kalau nilai investasinya triliunan, itu kewenangan pusat. Kalau di bawah itu, (kewenangan) daerah. Tapi masalahnya, aturan teknisnya tidak pernah benar-benar jelas,”

jelasnya.

Ditegaskan Trubus, undang-undang sering kali menyebutkan bahwa perizinan adalah kewenangan daerah. Namun dalam praktiknya, pemerintah pusat tetap turun tangan. Ketidakjelasan inilah yang memicu konflik kewenangan dan membuka ruang penyimpangan.

Dijelaskannya, perizinan tidak berhenti hanya pada penerbitan izin. Substansi utama dari sebuah izin adalah pengawasan dan penegakan hukum. Namun di Indonesia, implementasi dua hal ini masih sangat lemah.

Idealnya, kata Trubus, perizinan dilakukan secara kolaboratif. Pemerintah daerah harus dilibatkan, karena merekalah yang memiliki wilayah, sumber daya manusia, dan menanggung langsung dampak lingkungan.

Bahkan, sering kali daerah mensyaratkan agar tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal agar ada manfaat ekonomi langsung. Namun dalam praktiknya, kolaborasi ini sering gagal.

Pusat tidak sepenuhnya percaya pada daerah karena banyak kasus penyimpangan. Sebaliknya, daerah merasa pusat terlalu dominan dan tidak adil dalam pembagian hasil,”

bebernya. 

Trubus juga menyinggung bahwa konflik antara pemerintah pusat dan daerah dalam perizinan pernah sampai pada titik ekstrem. Ada kepala daerah yang secara terbuka menyatakan ketidakpuasan terhadap sistem bagi hasil, bahkan mengancam ingin “lebih dekat” ke negara lain.

Kasus-kasus seperti itu akhirnya banyak berujung pada penegakan hukum. Banyak kepala daerah ditangkap KPK, karena kongkalikong dengan pengusaha, bahkan melibatkan pihak luar negeri,”

tandasnya.
Tag:acehBanjirBerita PentingHeadlinelongsorsumaterasumatera selatanSumatera Utara
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Donald Trump: AS Akan Ambil Uranium Iran Jika Kesepakatan Tercapai

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, pada Senin, 23 Maret 2026, bahwa jika AS mencapai kesepakatan dengan Iran, AS akan mengambil uranium yang diperkaya milik negara tersebut. Ketika ditanya…

By
Iren Natania
Amin Suciady
1 Min Read
Sejumlah kendaraan melintas tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat.
Nasional

Polri Berlakukan One Way Nasional Arus Balik di KM 414 Kalikangkung – KM 70 Cikatama

Polri resmi memberlakukan skema one way nasional pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026. Skema ini diberlakukan dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikatama. Kapolri…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas (kiri) tiba di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Soal Potensi Yaqut jadi Tahanan Rumah Lagi, Jawaban KPK Bikin Gregetan!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, setelah sebelumnya sempat menjadi tahanan rumah. Pengalihan penahanan Yaqut dilakukan setelah ia mengajukan permohonan ke KPK pada…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pusat wisata sekaligus memantau persiapan pengamanan arus balik di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa, 24 Maret 2026.
Nasional

Tinjau Arus Balik di Bali, Kapolri Instruksikan Mitigasi Cuaca Ekstrem

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan optimal…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
11 jam lalu
Ilustrasi mudik lebaran dengan kereta (sumber: PT KAI)
Nasional

Arus Balik Membludak: Tiket KA Jarak Jauh Ludes, Penumpang Tembus 101% dari Kapasitas

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, sebanyak 4.195.627 tiket sudah terjual pada…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
12 jam lalu
Sejumlah kendaraan pemudik melaju di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah
Nasional

Rekayasa One Way Lokal di Tol Semarang-Kalikangkung Diberlakukan

Kepadatan mulai terjadi pada arus balik di Jalan Tol Semarang pada Selasa,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
By
Rahmat
Ivan
12 jam lalu
Warga mengarak Ogoh-ogoh jelang Hari Raya Nyepi tahun Saka 1948 di Desa Adat Tuban, Badung, Bali
Nasional

Konflik Global Ancam Devisa Pariwisata Hingga Rp184 Miliar Sehari, Kemenpar Siapkan Langkah Ini

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan sektor…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up