Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya Bibit Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia bagian selatan Pulau Jawa dengan kecepatan angin maksimum sekitar 35 knot (65 km/jam) dan tekanan udara minimum sekitar 998 hPa.
Bibit siklon ini bergerak ke arah barat daya, menjauhi wilayah Indonesia,”
ujar Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardhani kepada owrite, Senin 22 Desember 2025.
Ida mengatakan keberadaan bibit siklon yang terjadi di selatan Pulau Jawa itu juga memberikan dampak tidak langsung ke daratan Pulau Jawa.
Akan terjadi peningkatan curah hujan dan potensi angin kencang, terutama di wilayah Jawa dan sekitarnya, melalui pembentukan daerah konvergensi atau perlambatan kecepatan angin,”
ungkap Ida.
Ida juga menyebut dalam beberapa hari ke depan, sebagian wilayah Indonesia diprakirakan masih akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang juga disertai angin kencang.
Kondisi ini dipengaruhi oleh penguatan Monsun Asia yang berdampak pada peningkatan suplai massa udara basah dan curah hujan di wilayah Indonesia,”
jelas Ida.
Ida menambahkan BMKG akan terus memantau dan memperbarui perkembangan sistem ini serta menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat melalui kanal resmi BMKG.


