Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewanti-wanti perang Amerika Serikat-Israel vs Iran akan berdampak besar terhadap masyarakat Indonesia. Menurutnya akibat perang tersebut menyebabkan ekonomi dunia terganggu.
Hal itu dia sampaikan saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di PTIK, Senin, 2 Maret 2026.
Tentunya menjadi masalah, yang tentunya kita harus waspada ini akan berdampak pada situasi dalam negeri,”
kata Sigit dalam pidatonya.
Menurutnya situasi global akan memberikan berbagai macam konsekuensi bagi negara-negara lain termasuk Indonesia. Dia meminta kepada jajarannya untuk siap siaga.
Tentunya dalam situasi seperti ini kita semuanya harus siap-siap dan harus kemudian melakukan berbagai macam upaya untuk menghadapi situasi global yang tentunya membawa konsekuensi bagi kita semua,”
ujar Sigit.
Sebagaimana diketahui, Amerika Serikat dan Israel telah memantik perang besar-besaran terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Serangan ini disebut oleh Presiden AS, Donald Trump, sebagai “major combat operations” dan telah mengguncang kawasan tersebut secara dramatis.
Pasca perang besar-besaran itu, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Hosseini Khamenei, meninggal dunia setelah serangan udara.
Serangan udara pada Sabtu pekan lalu di Iran juga menargetkan 24 provinsi, menewaskan sedikitnya 201 orang, menurut laporan media Iran.
Iran merespons dengan serangkaian serangan balasan, menargetkan Israel dan aset militer AS di seluruh Timur Tengah.


