Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi dikurangi jumlah penyalurannya dari enam kali menjadi lima hari dalam sepekan. Langkah itu dilakukan sebagai salah satu langkah efisiensi anggaran pemerintah di tengah melambungnya harga minyak dunia akibat perang di Timur Tengah (Timteng).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan saat ini rencana pemangkasan hari penyaluran Program MBG tengah difinalkan oleh pemerintah. Ia tidak secara gamblang mengungkapkan apakah langkah ini segera dilakukan.
Sedang kita finalkan,”
ujar Prasetyo di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.
Adapun terkait kapan pemerintah akan mengumumkan langkah-langkah dalam merespons dampak situasi global saat ini, termasuk MBG. Prasetyo mengatakan bahwa akan diumumkan minggu ini.






