Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 31 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • Banjir
  • sumatera
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Tak Mau Tuai Protes, DPR Libatkan Advokat dalam Penyusunan RUU
Nasional

Tak Mau Tuai Protes, DPR Libatkan Advokat dalam Penyusunan RUU

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Maret 31, 2026 1:45 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni (Foto: dpr.go.id)
SHARE

Komisi III DPR RI membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi publik dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hukum Acara Perdata.

Daftar isi Konten
  • Sorotan Isu Krusial dalam Pembahasan
  • DPR Buka Partisipasi Publik

Keterlibatan berbagai pihak, termasuk advokat dan pemangku kepentingan lainnya, dinilai penting untuk menghasilkan regulasi yang komprehensif dan mudah diterapkan.

Langkah ini diambil agar aturan yang disusun tidak menimbulkan penolakan ketika sudah resmi diberlakukan.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menjelaskan bahwa pembahasan RUU saat ini masih berada pada tahap pengumpulan masukan dari masyarakat.

Ini kan masih masukan, belum menjadi bagian final. Jangan sampai nanti pada saat undang-undang itu jadi banyak protes,”

ujar Sahroni di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 30 Maret 2026.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), Komisi III menghadirkan sejumlah organisasi advokat seperti Peradi SAI dan Kongres Advokat Indonesia.

Kehadiran mereka dinilai penting untuk memberikan pandangan praktis terkait berbagai persoalan yang selama ini terjadi dalam proses peradilan perdata di lapangan.

Kita mengundang para stakeholder untuk memberikan masukan kepada kami semua, untuk mendengarkan apa yang perlu diperbaiki demi kemaslahatan dan keadilan,”

jelasnya.

Sorotan Isu Krusial dalam Pembahasan

Sejumlah isu penting muncul dalam diskusi, mulai dari mekanisme mediasi, teknis persidangan, hingga lamanya waktu penyelesaian perkara.

Hal-hal ini menjadi fokus evaluasi karena dinilai masih menjadi kelemahan dalam sistem yang ada saat ini.

Tadi cukup banyak masukan, terkait mediasi, terkait waktu, teknis. Bahkan jangan sampai setelah putusan masih harus menunggu lama lagi. Itu yang kita evaluasi,”

ungkap Legislator Fraksi Partai Nasdem itu.

Sahroni juga menyoroti perlunya penyederhanaan prosedur yang selama ini dianggap berbelit dan memperlambat proses hukum.

Ia menegaskan bahwa pembaruan hukum acara perdata harus berorientasi pada efisiensi dan kepastian hukum.

Kenapa mesti diperlambat kalau bisa dipercepat. Ini yang menjadi bagian dari tanggung jawab kami ke depan,”

tegas Sahroni.

Terkait adanya perbedaan pendapat di antara organisasi advokat, Sahroni menilai hal tersebut sebagai dinamika yang lumrah dalam proses legislasi.

Namun, Komisi III akan berupaya mencari titik temu agar semua masukan dapat diakomodasi dengan baik.

Pada prinsipnya sebenarnya sama, cuma kata-katanya saja yang berbeda. Kita cari jalan tengah supaya semua pihak bisa menerima,”

katanya.

DPR Buka Partisipasi Publik

Ke depan, Komisi III DPR RI akan terus mengundang lebih banyak pihak untuk memberikan masukan sebelum memasuki tahap pembahasan lanjutan bersama pemerintah.

Masih banyak stakeholder yang akan kita undang. Ini terbuka, kita ingin semaksimal mungkin semua pihak terlibat,”

ujarnya.

Terkait jadwal pengesahan, Sahroni menyebut belum ada target pasti karena proses pembahasan masih panjang. Namun, ia memastikan bahwa DPR akan mengupayakan hasil terbaik dalam penyusunan regulasi ini.

Target tidak bisa diprediksi karena ini panjang. Tapi yang jelas kita maksimalkan agar hasilnya terbaik untuk republik ini,”

pungkasnya.

Dengan pendekatan partisipatif dan terbuka, DPR berharap RUU Hukum Acara Perdata dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan dalam sistem peradilan saat ini, sekaligus menghadirkan keadilan yang lebih cepat, sederhana, dan pasti bagi masyarakat.

Tag:AdvokatAhmad SahroniDPRkaiPenyusunanPeradi SAIRDPURUU
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu memberikan keterangan dalam konferensi pers penetapan tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan korupsi kuota haji dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta
Hukum

Dalami Kasus Kuota Haji, KPK Buka Peluang Jerat Mertua Dito Ariotedjo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tersangka korupsi kuota haji Kementerian Agama (Kemenag) 2023-2024 berpotensi bertambah. Bahkan KPK mengisyaratkan bakal menjerat Mertua Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, yang…

By
Rahmat
Ivan
4 Min Read
Petugas mengisi BBM jenis Pertalite ke tangki sepeda motor konsumen di salah satu SPBU Pertamina di Palu, Sulawesi Tengah
Ekonomi Bisnis

BBM Tak Naik Tapi Ada Isu Pembatasan, ESDM: Sabar Aja Tunggu Keputusan!

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) angkat suara terkait adanya pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak penyesuaian harga BBM, pada Selasa, 31 Maret 2026. Menurut Kepala…

By
Iren Natania
Dusep
3 Min Read
gambar ilustrasi pembuatan SKCK online
Cari Tahu

Polri Resmi Luncurkan SKCK Digital, Begini Cara dan Syaratnya

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi menghadirkan inovasi layanan publik dengan meluncurkan sistem SKCK digital sejak Maret 2026. Melalui kebijakan ini, masyarakat kini dapat mengurus SKCK secara online tanpa harus…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta
Nasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Desak PBB Lakukan Investigasi!

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 jam lalu
Petugas Pertamina melayani pemudik yang mengisi bahan bakar kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) modular, KM 37 rest area tol Banda Aceh-Sigli, Aceh Besar, Aceh
Nasional

Isu Kenaikan BBM 1 April Dibantah, Ini Penjelasan DPR

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan bahwa tidak akan ada…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 jam lalu
Hakim Konstitusi Arsul Sani (kiri) bersama Anwar Usman (kanan) memimpin sidang pembacaan putusan Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Mahkamah Konstitusi, Jakarta
Nasional

Jelang Anwar Usman Pensiun, Syarat ‘Negarawan’ Hakim MK Baru Dinilai Semu

Dinamika di tubuh Mahkamah Konstitusi (MK) termasuk wacana pergantian Hakim Konstitusi Anwar…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
2 jam lalu
TAUD beraudiensi dengan jajaran Komnas HAM dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus, 31 Maret 2026, di kantor Komnas HAM.
Nasional

Datangi Komnas HAM, TAUD Tolak Pelimpahan Berkas Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) beraudiensi dengan jajaran Komnas HAM dalam penanganan…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up