Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Psikolog Forensik Bedah Motif Teror Air Keras: Aktivis vs Dendam Pribadi
Nasional

Psikolog Forensik Bedah Motif Teror Air Keras: Aktivis vs Dendam Pribadi

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: April 7, 2026 12:24 pm
Adi Briantika
Ivan
Share
Aktivis KontraS Andrie Yunus. (Sumber: Amnesty International)
Aktivis KontraS Andrie Yunus. (Sumber: Amnesty International)
SHARE

Rentetan kasus penyiraman air keras di Indonesia, mulai dari serangan terhadap Novel Baswedan, Andrie Yunus, hingga konflik warga di Tambun Selatan, memiliki niat jahat (mens rea) yang berbeda. 

Dosen Psikologi Universitas Gunadarma sekaligus anggota Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR) Meity Arianty membedah pola psikologis yang tidak hanya menghancurkan fisik korban, namun turut bertujuan menebar teror di masyarakat. 

Perbedaan motif antara kasus dendam personal dan pembungkaman tokoh publik, dapat digali melalui teori agresi afektif (affective aggression) dan agresi instrumental (instrumental aggression). 

Pada kasus dendam antar tetangga di Tambun, pelaku didorong agresi afektif bersifat emosional dan reaktif. Tujuannya adalah katarsis emosi atas luka batin atau penghinaan yang dirasakan secara subjektif. 

Sebaliknya, pada kasus pembungkaman tokoh publik (seperti Novel Baswedan), polanya adalah instrumental aggression yang bersifat dingin dan kalkulatif, yaitu kekerasan digunakan sebagai alat (instrumen) untuk mencapai tujuan strategis tertentu, seperti penghentian investigasi atau intimidasi politik,”

kata Meity kepada owrite, Senin, 6 April 2026. 

Secara psikologis, pelaku teror tokoh publik seringkali mengalami pelepasan moral,  mereka mampu menjustifikasi tindakan keji tersebut sebagai bagian dari “tugas” atau kepentingan kelompok yang lebih besar.

Berbeda dengan pelaku dendam personal yang biasanya terjebak dalam obsesi atau amarah yang lebih personal/pribadi. 

Lebih sederhana, kasus dendam tetangga dilatarbelakangi oleh dorongan pribadi/personal, sementara kasus Novel Baswedan dilatarbelakangi oleh dorongan dari kelompok/kepentingan kelompok tertentu.

Kasus tambun memberikan efek personal, yakni hanya pada korban; sedangkan kasus Novel Baswedan dan Andrie Yunus memberikan efek nasional dan menimbulkan teror di masyarakat. 

Masyarakat jadi merasa tidak aman dan mempertanyakan kondisi hukum di Indonesia, itu sebabnya tidak bisa dianggap sepele, harus diusut tuntas dan berikan hukuman seberat-beratnya. 

Kasus Tambun dengan mudah mengungkap pelaku beserta alasan melakukan hal tersebut. Sebaliknya terjadi pada kasus Novel yang lebih memberikan dampak luas di masyarakat, toh sampai sekarang juga tidak jelas siapa dalang sesungguhnya,”

terang Meity. 

Secara tidak langsung, kejadian Novel Baswedan dan Andrie Yunus telah menunjukkan sebuah kejahatan teror di masyarakat.

Hilangnya ruang aman di publik area, hilangnya keamanan dan kebebasan menyampaikan pendapat, dan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem keamanan dan hukum di Indonesia.

Kematian Sosial 

Meity berujar korban penyiraman air keras sering kali mengalami fenomena kematian sosial, yaitu mereka merasa kehilangan eksistensi diri di mata masyarakat sebelum kematian biologis itu sendiri terjadi. 

Secara psikologis, dijelaskan melalui Teori Perbandingan Sosial dari Festinger dan konsep Stigma dari Goffman, korban mengalami diskontinuitas identitas karena wajah yang selama ini menjadi medium utama interaksi sosial telah terdistorsi secara permanen. 

Proses menghadapi kondisi ini melibatkan mekanisme koping yang berat, korban harus merekonstruksi identitas di tengah gempuran stigma dan diskriminasi publik, yang sering kali memandang mereka dengan kengerian atau belas kasihan yang merendahkan. 

Rasa malu yang ekstrem muncul karena ada internalisasi stigma, sehingga ruang publik yang dulunya aman kini dipersepsikan sebagai medan penuh ancaman penilaian, jika tidak ditangani dengan dukungan psikososial yang masif, dapat menggiring korban pada isolasi total dan hilangnya kebermaknaan hidup,”

tutur Meity. 

Negara tidak lagi menjadi tempat yang aman dan hilangnya kepercayaan masyarakat pada pemerintah akan membuat bangsa ini mengalami kemunduran.

Tag:Air KerasAndrie YunusMeity AriantyMotif TerorNovel BaswedanPsikolog Forensik
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi Emas Antam
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini Rabu 29 April 2026, Anjlok Rp30.000

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) anjlok Rp 30.000 per gram pada hari ini, Rabu, 29 April 2026. Dilansir dari laman Logam Mulia,harga emas antam hari ini dipatok…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Selebrasi pemain Borneo FC Komang Teguh usai mencetak gol
Olahraga

Jadwal Pertandingan BRI Super League Hari Ini: Potensi Borneo FC Gusur Persib

Borneo FC berpeluang besar merebut posisi teratas klasemen BRI Super League 2025/2026 saat menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-30. Pertandingan yang digelar di Stadion Brawijaya, Rabu, 29 April 2026 pukul…

By
Hadi Febriansyah
Syifa Fauziah
3 Min Read
Ilustrasi Hujan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca 29 April 2026: Jakarta Hujan Ringan, Kepulauan Seribu Hujan Sedang

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Rabu, 29 April 2026. Dilansir dari laman BMKG, wilayah DKI Jakarta dilanda hujan di…

By
Syifa Fauziah
Ivan
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Petugas mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi
Nasional

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, YKLI Minta PT KAI Bebenah Sistem

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia angkat suara setelah insiden kecelakaan kereta di Stasiun…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
15 jam lalu
Tim SAR Gabungan masih berupaya mengevakuasi korban yang terjebak di KRL Commuter Line
Nasional

Rencana Prabowo Kucurkan Rp4 Triliun Bangun Flyover Pascakecelakaan KRL, Kemenkeu Belum Buka Sumber Anggaran

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp4 triliun untuk membangun…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
15 jam lalu
Sejumlah korban kecelakaan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi dirawat di ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, Jawa Barat
Nasional

Jasa Raharja Berikan Santunan Rp90 Juta ke Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

PT Jasa Raharja akan memberikan santunan pada korban kecelakaan yang tewas, yang…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
15 jam lalu
Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi
Nasional

Pengamat Transportasi Minta PT KAI Benahi Sistem Usai Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di kawasan Stasiun…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up