Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 19 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • iran
  • Spill
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sosiolog Kritik SPPG Masuk Kampus: UKT Belum Beres Malah Disuruh Ngurus Dapur
Nasional

Sosiolog Kritik SPPG Masuk Kampus: UKT Belum Beres Malah Disuruh Ngurus Dapur

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: Mei 18, 2026 1:10 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/bar
SHARE

Rencana pemerintah memasukkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) demi mengeksplorasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke lingkungan perguruan tinggi menuai kritik. 

Daftar isi Konten
  • Logika Keliru 
  • Mula Kisruh 

Kebijakan tersebut dianggap tak efektif, salah kaprah secara logika akademis, dan berpotensi mengabaikan masalah substansial pendidikan tinggi. Sebab, kampus malah menjadi lebih sibuk mempersiapkan infrastruktur SPPG, tata kelola, sistem, dan SDM. 

Padahal ada hal yang lebih substansial dalam perguruan tinggi, yaitu akademis dan non akademia, riset, infrastruktur, sarana-prasarana, dosen, uang kuliah. Itu yang lebih prinsip dan belum terselesaikan,”

kata Dosen Bidang Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rakhmat Hidayat, kepada Owrite.id. 

Pengalihan fokus ini dapat merusak esensi perguruan tinggi lantaran rencana pemerintah itu mencederai kampus sebagai tempat yang memproduksi pengetahuan.

Kalau kampus terlibat, bukan dengan cara membuka dapur MBG di dalam kampus. Itu menurut saya logika ngawur, yang tidak dipikirkan secara matang dan intelektual,”

ucap dia. 
Baca juga:
Defisit APBN Terancam Lewati 3 Persen, Krisis Fiskal dan Lanjutannya… Pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berpotensi menghadapi pelebaran defisit Anggaran…
Pedagang Meninggal usai Ditabrak Mobil MBG, Warganet: Banyak Ruginya Dibanding… Insiden tragis terjadi di kawasan Bekasi Timur setelah sebuah mobil operasional Satuan…
Prabowo Ungkap Dampak MBG: Perputaran Uang di Desa Bisa Capai… Presiden Prabowo menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program pemenuhan…
  • Defisit APBN Terancam Lewati 3 Persen, Krisis Fiskal dan Lanjutannya Mengintai RI
  • Pedagang Meninggal usai Ditabrak Mobil MBG, Warganet: Banyak Ruginya Dibanding Manfaat
  • Prabowo Ungkap Dampak MBG: Perputaran Uang di Desa Bisa Capai Rp10,8 Miliar

Logika Keliru 

Rakhmat berpendapat bila pemerintah ingin melibatkan akademisi, seharusnya berbasis pada keahlian ilmiah dan pengabdian kepada publik, bukan menjadikan kampus sebagai operator teknis dapur MBG. 

Misalnya, kampus dapat memaksimalkan peran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) untuk menugaskan dosen berkompetensi bidang gizi, pangan, dan kesehatan, sebagai fasilitator atau pengawas di area sekitar kampus masing-masing. 

Baca juga:
Sokong MBG, Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi Tahun Ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkata hingga saat ini Polri telah mengembangkan…
Prabowo Bangun 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri Kapasitas 1.000 Ton Presiden Prabowo melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan peluncuran operasional…
Sopir SPPG di Depok Jadi Kurir Sabu: Ketahuan Gara-gara Curhatan… Seorang sopir Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Depok inisial A harus…
  • Sokong MBG, Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi Tahun Ini
  • Prabowo Bangun 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri Kapasitas 1.000 Ton
  • Sopir SPPG di Depok Jadi Kurir Sabu: Ketahuan Gara-gara Curhatan Tukang Pecel…

Rakhmat mencontohkan, pengalamannya sebagai fasilitator pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Jakarta pada 2016-2017. Kala itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan kampus untuk mendampingi program dari nol hingga selesai. 

Skema kemitraan tersebut dinilai lebih rasional dan implementatif jika diterapkan dalam program MBG saat ini.

Itu menurut saya lebih logis, lebih masuk akal, dan proses kemitraannya melakukan kolaborasi (atau) perjanjian kerja sama dengan rektor, misalnya. Kemudian rektor mengoordinasikan pendampingan, lalu LPPM menugaskan dosen-dosen yang berkompetensi,”

terang dia. 

Mula Kisruh 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, menyebut perguruan tinggi berperan strategis dalam mendukung keberhasilan program ini. Kampus didorong untuk membangun dan mengelola SPPG secara mandiri, sekaligus menjadikannya sebagai pusat pembelajaran berbasis praktik. 

Saya kira kampus perlu memahami karena ini peluang besar. Minimal punya satu SPPG, dan kalau bisa pasokannya berasal dari civitas akademica,”

ujar Dadan dalam Forum U25 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum yang dihadiri para rektor dari 24 PTN-BH di Makassar, 28 April 2026. 

Dadan berpendapat satu unit SPPG tidak hanya berfungsi sebagai dapur penyedia makanan, tetapi juga sebagai simpul ekonomi yang membutuhkan dukungan produksi pangan dalam jumlah besar. 

Demi memenuhi kebutuhan satu SPPG, dibutuhkan setidaknya 8 hektare lahan sawah untuk suplai beras, serta sekitar 19 hektare lahan jagung guna mendukung kebutuhan pakan ternak.

Tag:KampusMBGSPPGUniversitas
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Pelemahan Rupiah Belum Berhenti dan Cetak Sejarah Lagi, Pagi Ini Rp17.706 per Dolar AS
By Anisa Aulia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
1
Gegara Perang di Timur Tengah, Harga Minyak RI April 2026 Tembus US$117 per Barel
By Iren Natania
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
2
Defisit APBN Terancam Lewati 3 Persen, Krisis Fiskal dan Lanjutannya Mengintai RI
By Anisa Aulia
Ilustrasi Uang Rupiah.
3
IHSG Ditutup Merosot 3,46 Persen, Asing Jual Saham-saham Ini
By Anisa Aulia
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). IHSG pada Jumat (24/4) ditutup melemah 249,12 poin atau 3,38 persen ke posisi 7.129,49, sementara indeks LQ45 turun 25,12 poin atau 3,51 persen ke posisi 690,76.
4
Mimpi Gigi Copot, Benarkah Pertanda Buruk?
By Ossid Duha Jussas Salma
Mimpi gigi copot
5

BERITA LAINNYA

Pengamat Politik Citra Institute, Efriza. (Foto: owrite)
Nasional

Indonesia Incorporated Sulit Terwujud Jika Oligarki Masih Kuat

Presiden RI Prabowo Subianto mengajak para pelaku usaha untuk menjadi bagian dari…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
1 jam lalu
Gambar ilustrasi DPR Tak lagi wakili rakyat, UU dibuat ekstra cepat, demokrasi hanya omong kosong
Nasional

DPR Tak Lagi Wakili Rakyat dan UU Dibuat Kilat, Demokrasi RI Cuma ‘Omon-omon’

Melemahnya fungsi DPR sebagai lembaga pengawas pemerintah, menjadi salah satu tanda demokrasi…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
2 jam lalu
Pengajar Sekolah Tinggi Hukum Jentera, Bivitri Susanti
Nasional

Kritik Dibungkam, Demokrasi Diawasi, Indonesia Mengarah ke Otoritarianisme

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum Jentera, Bivitri Susanti menilai, Indonesia saat ini menunjukkan…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
2 jam lalu
Kapal-kapal yang mengikuti "Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission" berangkat dari marina di Augusta, Pulau Sisilia, Italia, 26 April 2026.
Nasional

Menkomdigi Kecam Israel atas Penahanan Armada Gaza yang Bawa Jurnalis RI

Menteri Komunikasi dan Digital RI (Menkomdigi) Meutya Hafid, mengecam keras tindakan militer…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up