Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan minta masyarakat agar berhenti memperdebatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Luhut menilai program andalan Presiden Prabowo itu merupakan kebijakan yang baik dan perlu penyempurnaan tata kelola.
Pernyataan itu disampaikan Luhut usai menghadiri pertemuan DEN dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.
Saya kira mengenai MBG kita jangan bertengkar lagi mengenai itu, itu barang baik. Tinggal pengelolanya saja yang tentu kita perbaiki,”
kata Luhut, dikutip pada Rabu, 10 Juni 2026.
Luhut juga menyampaikan DEN sudah menjalankan arahan Prabowo untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG melalui survei yang dilakukan secara profesional.
Survei itu menggunakan metode random sampling terhadap 800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Nias Selatan, Halmahera, hingga Papua.
Menurutnya, pemilihan sampel dilakukan secara komputerisasi agar bisa merepresentasikan kondisi keseluruhan SPPG yang saat ini beroperasi.
Jadi, betul-betul dengan profesional. Kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami dan itu kami laporkan ke Presiden detail,”
ujarnya.
Adapun, Luhut menuturkan dari hasil survei itu juga sudah dilaporkan secara rinci kepada Presiden Prabowo. Laporan itu sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program MBG ke depan.



