Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut isu yang berkembang di media sosial menyusul polemik surat perjalanan dinas ke Amerika Serikat (AS) dan mutasi ratusan pejabat di lingkungan kementeriannya sebagai hoaks.
Menurutnya, polemik tersebut bukan persoalan yang perlu ditanggapi secara serius. Saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Dody enggan menjelaskan secara rinci isu yang dimaksud, ia menegaskan hanya akan bersikap serius terhadap persoalan yang berkaitan dengan aspek teknis pekerjaannya.
Kecuali sesuatu yang teknis banget baru saya akan serius. Kalau ini kan bukan sesuatu yang serius, ini hoaks semua, gimana,”
kata Dody saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai polemik yang menyeret namanya dalam beberapa waktu terakhir, dikutip Selasa, 21 Juli 2026.
Munculnya Surat Perjalanan Dinas ke AS


Polemik yang dimaksud bermula setelah Surat Sekretaris Jenderal Kementerian PU Nomor HL04/T/Sj/2026/81 tertanggal 29 Juni 2026 beredar luas di media sosial. Surat tersebut memuat daftar delegasi kunjungan kerja Menteri PU ke New York, Amerika Serikat, pada 13–19 Juli 2026.
Publik kemudian menyoroti tercantumnya nama istri Dody, Irma Hermawati, dan putrinya, Aurellia Tsabitha Meidirama, dalam daftar delegasi.
Jadwal perjalanan yang berdekatan dengan final Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat juga memicu berbagai spekulasi di media sosial.
Polemik tersebut juga diikuti sorotan terhadap mutasi ratusan pejabat di lingkungan Kementerian PU setelah surat itu beredar.



























