Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Terpesona India Bisa Bangun 40 Juta Rumah, Prabowo Langsung Kirim Tim Pelajari Rahasianya

Presiden RI Prabowo Subianto mengirim tim ke India, China, hingga Mesir untuk mempelajari berbagai strategi percepatan pembangunan.

Presiden RI Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri akad massal 62.000 unit KPR rumah subsidi dan penyaluran KUR Perumahan senilai Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026. (Foto: YouTube Presiden).

Presiden RI Prabowo Subianto mengirim tim ke India, China, hingga Mesir untuk mempelajari berbagai strategi percepatan pembangunan.

Salah satu target yang ingin dicapai adalah percepat pembangunan rumah layak bagi masyarakat dengan mencontoh keberhasilan negara lain.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri akad massal 62.000 unit KPR rumah subsidi dan penyaluran KUR Perumahan senilai Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026.

Iklan

Prabowo mengatakan pemerintah tak boleh ragu belajar dari negara lain selama terbukti mampu menghasilkan kemajuan.

Kalau bangsa kita mau bangkit dan bertransformasi, kita tidak boleh malu untuk belajar dari siapa pun,”

kata Prabowo.

Menurutnya, salah satu negara yang menjadi perhatian adalah India. Prabowo mengaku terkesan dengan kemampuan negara tersebut membangun 40 juta rumah dalam kurun 12 tahun atau sekitar 3 juta rumah setiap tahun.

Mereka mampu membangun 40 juta rumah dalam 12 tahun, atau kira-kira 3 juta rumah setiap tahun. Ini sedang saya pelajari, bagaimana caranya. Ada teknik-teknik tertentu, dan ini bisa kita coba,” .

ujar Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Tak hanya India, Prabowo mengungkapkan pemerintah juga mengirim tim ke sejumlah negara lain untuk mempelajari berbagai terobosan pembangunan yang bisa diterapkan di Indonesia.

Saya kirim tim ke Tiongkok, tim ke India, tim ke Mesir untuk melihat, mencatat, dan belajar. Kita ambil yang terbaik dari bangsa-bangsa lain,”

tutur Prabowo.

Prabowo mengatakan, Langkah itu merupakan bagian dari upaya pemerintah mencari berbagai inovasi agar pembangunan berjalan lebih cepat dan memberi hasil nyata bagi masyarakat.

Ia menilai Indonesia harus berani meninggalkan cara-cara lama jika ingin mengejar ketertinggalan.

Bangsa Indonesia harus memiliki keberanian, keberanian berpikir, keberanian belajar dari orang lain, keberanian mengambil risiko, keberanian berbuat, serta keberanian mencari inovasi dan terobosan,”

ujar Prabowo.

Meski terus mempelajari praktik terbaik dari negara lain, Prabowo memastikan pemerintah tetap melanjutkan program-program yang sudah berjalan.

Ia menegaskan fokus pemerintah adalah mempercepat penyediaan rumah layak sekaligus menggerakkan perekonomian nasional.

Saya tidak mau banyak berjanji. Namun, kita akan terus menjalankan rencana-rencana yang telah disusun,”

kata Prabowo.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.