Kedutaan Besar Malaysia untuk RI di Jakarta mengonfirmasi sudah menerima pemberitahuan resmi terkait penahanan seorang pilot warga negara Malaysia, inisial MSO (39).
MSO ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Dalam pernyataan resminya, Kedutaan Besar Malaysia menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Indonesia.
Pihak Kedutaan mengesahkan telah menerima notis penahanan seorang warganegara Malaysia daripada Direktorat Tindak Pidana Narkoba, Badan Siasatan Jenayah Polis Republik Indonesia, mengenai penahanan yang dilakukan di Terminal 3 Lapangan Terbang Antarabangsa Soekarno Hatta,”
demikian pernyataan Kedutaan Besar Malaysia, Jumat, 31 Juli 2026.
Kedutaan Besar Malaysia juga menyatakan tengah berkoordinasi dengan otoritas Indonesia untuk memperoleh akses konsuler kepada warga negaranya tersebut.
Pihak Kedutaan menghormati proses undang-undang Indonesia dan sedang berurusan dengan pihak berkuasa Indonesia untuk akses konsular kepada warganegara Malaysia berkenaan,”
tulis Kedutaan Besar Malaysia.
MSO diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus penyelundupan 70.114 butir ekstasi dan 4 gram sabu di Bandara Soetta.
Polisi masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap dugaan keterlibatan jaringan narkotika internasional dalam kasus tersebut.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan akan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan Malaysia soal penangkapan seorang pilot maskapai asal Malaysia berinisial MSO (39).
MSO ditangkap karena diduga menyelundupkan 70.114 butir ekstasi dan 4 gram sabu melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Adapun Kasubdit Penegakan Hukum Penerbangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Dody Dharma Cahyadi sebelumnya menyampaikan pihaknya berkoordinasi dengan otoritas Malaysia.
Langkah itu dilakukan karena tersangka merupakan pilot warga negara asing yang berada di bawah kewenangan otoritas penerbangan Malaysia.
Kami nanti akan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan Malaysia terkait dengan kejadian ini. Karena ini pilot, penerbang asing. Jadi, kita koordinasi dengan Malaysia,”
kata Dody dalam konferensi pers di KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Jumat, 31 Juli 2026.


























