Markas Besar TNI membantah narasi yang beredar di media sosial terkait keberadaan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
TNI menegaskan alusista berupa kendaraan lapis baja itu merupakan bagian dari persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bukan disiagakan untuk menghadapi massa aksi yang diisukan muncul pada Agustus 2026.
Itu latihan persiapan upacara memeriahkan HUT RI,”
kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Nas mengimbau masyarakat agar tak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang tak benar. Ia bilang narasi yang mengaitkan keberadaan alutsista dengan isu bakal adanya gelombang massa pada Agustus 2026 merupakan informasi yang menyesatkan.
Jangan menyebarkan hoaks, apalagi provokasi,”
jelas Nas.
Narasi itu sebelumnya ramai beredar melalui unggahan akun Instagram @bintangaja8102. Narasi dari akun itu dengan memperlihatkan video adanya deretan kendaraan lapis baja angkut personel Anoa 6×6 TNI produksi PT Pindad terparkir di kawasan Monas.
Video itu disertai keterangan yang menyebut kendaraan lapis baja diduga disiagakan untuk menghadapi gelombang aksi massa pada Agustus 2026.
Akun itu menyebut keberadaan lapis baja itu sebagai bukti ketakutan penguasa kepada rakyatnya.
Bukti ketakutan penguasa kepada rakyatnya sendiri sampai segininya seperti mau perang,”
tulis keterangan dalam video tersebut.























