Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 21 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Anak Kelas 1 SD Jangan Dipaksa Baca-Tulis Bahasa Asing, Begini Penjelasan Psikolog
Nasional

Anak Kelas 1 SD Jangan Dipaksa Baca-Tulis Bahasa Asing, Begini Penjelasan Psikolog

Syifa FauziahHardani Triyoga
Last updated: Agustus 21, 2026 11:36 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
1 jam lalu
Share
Ilustrasi SD Negeri Ciledug 2, Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Ilustrasi SD Negeri Ciledug 2, Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan).
SHARE

Psikolog Meity Arianty menilai pengenalan bahasa asing kepada siswa sekolah dasar (SD) perlu mempertimbangkan kemampuan literasi anak. Menurutnya, literasi bahasa Indonesia sebaiknya menjadi prioritas.

Meity mengatakan penting penguatan literasi Bahasa Indonesia sebelum anak diarahkan untuk membaca dan menulis dalam bahasa asing.

Secara psikologis bahasa Indonesia sebaiknya tetap menjadi prioritas utama,”

kata Meity kepada Owrite, Jumat, 21 Agustus 2026.
Baca juga:
Wacana Prabowo Bahasa Asing Masuk SD Jangan Sampai "Gusur" Bahasa… Wacana Presiden Prabowo Subianto terkait pengenalan bahasa asing kepada siswa sekolah dasar…
Prabowo Dorong Bahasa Asing Sejak SD: Belajar Jangan Maraton, Cukup… Psikolog Meity Arianty merespons wacana Presiden Prabowo Subianto terkait pembelajaran bahasa asing…
Wacana Bahasa Asing Sejak SD, Psikolog: Jangan Jadi Beban Akademik Gagasan Presiden Prabowo Subianto perihal pembelajaran bahasa asing bagi siswa SD dinilai…
  • Wacana Prabowo Bahasa Asing Masuk SD Jangan Sampai "Gusur" Bahasa Daerah
  • Prabowo Dorong Bahasa Asing Sejak SD: Belajar Jangan Maraton, Cukup 1–2 Jam
  • Wacana Bahasa Asing Sejak SD, Psikolog: Jangan Jadi Beban Akademik

Meity mengatakan, anak usia 6–7 tahun yang duduk di kelas 1 SD masih berada dalam tahap membangun fondasi literasi. Pada fase itu, anak mulai mengenali hubungan antara bunyi dan huruf, membaca kata, memahami makna, hingga belajar menulis.

Dia menyampaikan pengenalan bahasa asing tetap bisa dilakukan sejak dini. Namun, kemampuan membaca dan menulis dalam bahasa asing sebaiknya tak langsung jadi target utama pembelajaran pada kelas 1 SD.

Membaca dan menulis dalam bahasa asing menambahkan tuntutan kognitif karena anak harus mempelajari sistem bahasa sekaligus dalam bahasa yang belum dikuasainya,”

jelas Meity.
Guru Belum Merata, Kebijakan Bahasa Asing Sejak Kelas 1 SD Jangan Sembarangan

Maka itu, Meity menilai pembelajaran bahasa asing untuk siswa kelas 1 SD lebih ideal jika diawali dengan kemampuan listening dan speaking. Anak bisa terlebih dahulu diperkenalkan dengan kosakata sederhana melalui percakapan, permainan, lagu, cerita, maupun aktivitas sehari-hari.

Sementara, menurutnya, kemampuan reading dan writing dalam bahasa asing dapat dikembangkan secara bertahap. Hal itu bisa dilakukan setelah fondasi literasi bahasa Indonesia anak sudah cukup kuat.

Kemampuan reading, writing bahasa asing secara bertahap saja setelah fondasi literasi bahasa Indonesia sudah kuat,” tuturnya.

jelas Meity.
Baca juga:
Mengenal Ring of Fire, Jalur Cincin Api dengan Ratusan Gunung Api… Gempa bumi dengan kekuatan besar kembali terjadi di sejumlah negara dalam beberapa…
Guru Belum Merata, Kebijakan Bahasa Asing Sejak Kelas 1 SD… Rencana pemerintah menerapkan pembelajaran bahasa asing sejak kelas 1 sekolah dasar (SD)…
Jenderal Loyalis Netanyahu Peringatkan Israel, AS Tak Bisa Terus Jadi… Mayor Jenderal Uzi Dayan, perwira cadangan Israel yang dikenal dekat dengan Perdana…
  • Mengenal Ring of Fire, Jalur Cincin Api dengan Ratusan Gunung Api Aktif
  • Guru Belum Merata, Kebijakan Bahasa Asing Sejak Kelas 1 SD Jangan Sembarangan
  • Jenderal Loyalis Netanyahu Peringatkan Israel, AS Tak Bisa Terus Jadi Andalan

Lebih lanjut, Meity menyampaikan penguatan bahasa Indonesia dan pengenalan bahasa asing tak perlu diposisikan sebagai dua hal yang saling bertentangan. Kata dia, justru kemampuan bahasa ibu yang kuat bisa jadi fondasi sebelum anak memperluas kemampuan literasinya ke bahasa lain.

Jadi, prinsipnya ‘kuatkan literasi bahasa ibu, kemudian perluas dengan literasi bahasa asing,’ bukan mempertentangkan keduanya,”

jelas Meity.
Tag:Bahasa Asingbahasa indonesiaBerita PentingLiterasipsikolog
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Lampu Hijau di Rumah Sakit Ternyata Punya Makna Mengharukan, Ada Kaitannya dengan Donor Organ?
By Ani Ratnasari
Hospital Seberang Jaya, Pulau Pinang, Malaysia
1
Rektor dan Warek Unsoed Terjaring OTT, KPK Dalami Keterlibatan Pihak Lain
By Rahmat Baihaqi
Sel tahanan KPK
2
Rupiah Perkasa di Level Rp17.729, Dolar AS Tertekan! Investor Kini Menanti Data Penting BI
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
3
IHSG Dibuka Hijau 0,42 Persen ke Level 6.528, Simak Prediksi Pergerakan Hari Ini
By Anisa Aulia
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom)
4
Gempa NTT: Kapan Prabowo Turun ke Lapangan?
By Natania Longdong
Foto udara posko pengungsian korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Lapangan Barangkolong, Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis (20/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto Bicara Soal BUMN di Sidang Tahunan MPR 2026. (Sumber: Dok. DPR)
Nasional

Wacana Prabowo Bahasa Asing Masuk SD Jangan Sampai “Gusur” Bahasa Daerah

Wacana Presiden Prabowo Subianto terkait pengenalan bahasa asing kepada siswa sekolah dasar…

Syifa FauziahAmin-Suciady-Owrite
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
32 menit lalu
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus
Nasional

Anggaran BNPB Tak Cukup, DPR Minta Menteri PU ‘Gas’ Tambah Dana Tangani Bencana NTT

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meminta Menteri Pekerjaan Umum (PU) tidak…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
36 menit lalu
Direktur Ekosistem Media, Kementerian Komunikasi dan Digital Farida Dewi Maharani (kanan) berbincang dengan pelajar saat berkunjung ke sekolah yang termasuk dalam program Revitalisasi Pendidikan di SD Inpres Naimata, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (21/7/2026).
Nasional

Prabowo Dorong Bahasa Asing Sejak SD: Belajar Jangan Maraton, Cukup 1–2 Jam

Psikolog Meity Arianty merespons wacana Presiden Prabowo Subianto terkait pembelajaran bahasa asing…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 jam lalu
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi memberikan edukasi mitigasi bencana kepada siswa SDN IV Bantargebang di Kantor BPBD Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
Nasional

Wacana Bahasa Asing Sejak SD, Psikolog: Jangan Jadi Beban Akademik

Gagasan Presiden Prabowo Subianto perihal pembelajaran bahasa asing bagi siswa SD dinilai…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up