Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 26 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Saat Bantuan Menipis di Pengungsian: Gempa NTT Buka Borok Penanganan Bencana
Nasional

Saat Bantuan Menipis di Pengungsian: Gempa NTT Buka Borok Penanganan Bencana

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 26, 2026 12:59 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Sejumlah pengungsi beraktivitas di tenda pengungsian mandiri di Pota, Sambi Rampas, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/8/2026).
Sejumlah pengungsi beraktivitas di tenda pengungsian mandiri di Pota, Sambi Rampas, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/8/2026). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/kye)
SHARE

Peneliti Bidang Sosial The Indonesian Institute (TII) Made Natasya Restu Dewi Pratiwi mengatakan pola penanganan bencana gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) masih cenderung reaktif.

Daftar isi Konten
  • Kebutuhan Dasar
  • Siaga
  • Jangan Hanya Teori

Kondisi tersebut terlihat dari ketersediaan air minum, air bersih, dan bahan makanan menipis di sejumlah lokasi pengungsian. Hal itu menunjukkan pentingnya mengubah pola penanganan bencana dari sekadar merespons setelah kejadian menjadi langkah antisipatif sebelum bencana.

“Persoalan manajemen bencana di Indonesia tidak hanya terletak pada besarnya ancaman, tetapi juga pada kesigapan pemerintah untuk menyediakan bantuan dan perlindungan bagi masyarakat,”

kata Natasya dalam keterangannya, dikutip pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Baca juga:
Gempa NTT Bikin Warga Mampu Jatuh Miskin, DPR Minta Kemensos… Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) tak hanya meninggalkan kerusakan…
Sumatera Barat Kirim 2,2 Ton Rendang untuk Korban Gempa dan… Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima dan mendistribusikan bantuan pangan berupa 2,2…
Korban Gempa NTT Membludak, 206 Relawan Dikirim ke Enam Wilayah… Tingginya kebutuhan layanan medis di wilayah terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di…
  • Gempa NTT Bikin Warga Mampu Jatuh Miskin, DPR Minta Kemensos Perluas Perlindungan…
  • Sumatera Barat Kirim 2,2 Ton Rendang untuk Korban Gempa dan Tsunami di…
  • Korban Gempa NTT Membludak, 206 Relawan Dikirim ke Enam Wilayah Terdampak Parah

Kebutuhan Dasar

Pemerintah perlu menyiapkan kebutuhan kelompok rentan sejak fase pra-bencana, terutama di wilayah berisiko tinggi. Data mengenai kebutuhan kelompok rentan harus menjadi dasar untuk menentukan lokasi penyimpanan dan distribusi bantuan.

Dengan pendekatan tersebut, stok kebutuhan seperti air bersih, makanan, perlengkapan bayi, kebutuhan ibu hamil dan menyusui, perlengkapan kesehatan reproduksi, hingga alat bantu mobilitas dapat disiapkan sebelum bencana terjadi.

“Pendekatan Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) perlu diintegrasikan sebelum bencana terjadi, termasuk melalui penyediaan data kebutuhan sasaran berbasis GEDSI di wilayah dengan risiko bencana tinggi agar pemetaan distribusi bantuan sudah siap sebelum bencana terjadi,”

jelas Natasya.

Upaya tersebut penting untuk mencegah keterlambatan distribusi maupun kekurangan stok bantuan ketika bencana melanda. Pemerintah tidak seharusnya baru memetakan kebutuhan kelompok rentan setelah masyarakat berada di pengungsian.

Siaga

Selain stok bantuan, kesiapsiagaan layanan kesehatan bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita juga perlu menjadi bagian khusus dari sistem penanggulangan bencana.

Natasya menyatakan bencana dapat mengganggu fasilitas kesehatan, jaringan transportasi, dan rantai pasok yang dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan ibu. Kondisi ini berpotensi menyulitkan pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, praktik menyusui, hingga distribusi obat dan perlengkapan kesehatan.

Pemerintah perlu melibatkan publik dalam perencanaan kesiapsiagaan, termasuk melalui konsultasi, pelatihan, dan simulasi bencana. Masyarakat harus mengetahui rute evakuasi, lokasi pengungsian, serta pusat rujukan pelayanan kesehatan sebelum bencana terjadi. 

Jangan Hanya Teori

Natasya juga menekankan bahwa sistem peringatan dini tidak cukup hanya dengan menyampaikan informasi mengenai potensi bencana. Informasi tersebut harus dapat dipahami dan diterjemahkan masyarakat menjadi tindakan.

“Indonesia tidak hanya harus memastikan akses informasi peringatan dini, tetapi turut memastikan informasi tersebut dapat dipahami dan ditindaklanjuti masyarakat,”

kata dia.

Ia mendorong pemerintah mengoptimalkan sosialisasi aplikasi informasi risiko bencana seperti Info BMKG dan InaRISK agar masyarakat di wilayah rawan bencana dapat menggunakan sebelum terjadi bencana.

“Gempa NTT harus menjadi momentum untuk mengubah cara Indonesia mengelola bencana dari reaktif menjadi antisipatif dan responsif, serta kolaboratif,”

tutup Natasya.
Baca juga:
Pemerintah Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Bantu Korban Bencana, NTT Dapat… Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)…
7 Hari Pascagempa NTT, Warga Manggarai Timur Cuma Dapat 1… Tujuh hari berlalu sejak gempa bumi melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), namun…
Stop Politisasi Luka NTT: Jimly Minta Pejabat Tak "Cari Muka"… Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie mengingatkan para pejabat tingkat pusat dan…
  • Pemerintah Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Bantu Korban Bencana, NTT Dapat 6.800 Ton…
  • 7 Hari Pascagempa NTT, Warga Manggarai Timur Cuma Dapat 1 Kg Beras
  • Stop Politisasi Luka NTT: Jimly Minta Pejabat Tak "Cari Muka" di Lokasi…
Tag:BencanaGEDSIgempaNTTTII
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Asap Karhutla Bikin Palembang Sesak: 9.313 Kasus ISPA Tercatat hingga Agustus 2026
By Syifa Fauziah
Pengendara memakai masker saat pembagian masker gratis di simpang empat RS Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026).
1
Persija Bikin Kejutan di JIS, Far East Movement Hadir di Launching Tim dan Jersey Baru
By Hadi Febriansyah
Jakarta International Stadium (JIS), tempat digelarnya kompetisi Super League 2026/2027
2
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun Tangan
By Natania Longdong
Foto udara saat terjadi kebakaran lahan di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan, Kalimantan Timur.
3
Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah
By Ossid Duha Jussas Salma
Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
4
Prabowo Klaim Karhutla Mulai Teratasi, Target Semua Api Padam dalam Satu-Dua Pekan ke Depan
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat luncurkan program PLTS 100 GWp, Kabupaten Jembrana, Bali.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto memeluk seorang anak usai memimpin rapat koordinasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8/2026).
Nasional

Prabowo ke Kalteng, Walhi: Jangan Cuma Padamkan Api, Cari Akar Karhutla

Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Tengah Janang Firman Palanungkai mengkritik kunjungan Presiden Prabowo…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
4 menit lalu
Petugas Manggala Agni Daops Bukit Tempurung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (25/8/2026).
Nasional

Karhutla Berulang, Komisi IV DPR Desak Audit Korporasi: Bukan Cuma Padamkan Api

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman mendesak pemerintah segera…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
6 menit lalu
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Papua Maikel Primus. (Sumber: Dok. Walhi)
Nasional

Karhutla Menjalar hingga Papua, Walhi: Titik Api Ada di Dalam Konsesi Food Estate Prabowo

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Papua Maikel Primus menyebut hampir…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
8 menit lalu
Pengungsi korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) berjalan di dekat tenda posko pengungsian di Lapangan Barangkolong, Reo, Kabupaten Manggarai, NTT
Nasional

Gempa NTT Bikin Warga Mampu Jatuh Miskin, DPR Minta Kemensos Perluas Perlindungan Sosial

Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) tak hanya meninggalkan kerusakan…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
9 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up