Ombudsman RI menemukan kartu rumah sakit atas nama Hansen Setiawan, Direktur Utama PT Sentra Usaha Tama Jaya yang disebut sebagai terpidana kasus importasi gula. Kartu itu ditemukan di salah satu bangunan di area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
Temuan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPR RI sebagai bagian dari pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan.
Kami menemukan juga adanya kartu rumah sakit Pondok Indah atas nama Hansen Setiawan, yang kemudian kami cek itu adalah Direktur Utama PT Sentra Usaha Tama Jaya terpidana dalam kasus importasi gula di salah satu bangunan di area Lapas kelas 2A Cibinong,”
kata Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan dalam rapat yang dikutip dari YouTube DPR, Senayan, Rabu, 30 September 2026.
Syafrida mengatakan, kartu rumah sakit itu ditemukan saat Ombudsman melakukan pemeriksaan di area Lapas Cibinong. Temuan itu jadi bagian dari sejumlah hal yang masih perlu didalami lebih lanjut.
Ombudsman juga menemukan bangunan-bangunan di dalam area lapas yang peruntukannya belum dapat dipastikan. Syafrida menyebut persoalan tersebut perlu ditelusuri oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Selain tadi ditemukannya bangunan-bangunan yang peruntukannya masih perlu didalami dan diinvestigasi oleh Kementerian Imipas dan perlu disampaikan kepada kami dan kepada publik serta DPR,”
ujarnya.
Selain temuan kartu rumah sakit dan bangunan, Ombudsman menerima informasi mengenai dugaan pungutan terhadap warga binaan. Besarannya disebut mencapai Rp150.000 setiap minggu di salah satu blok di Lapas Cibinong.
Ya, kemudian kami menemukan masih ada pungli terhadap warga binaan sebesar Rp150.000 per minggu yang di salah satu blok yang berada di area Lapas,”
kata Syafrida.
Ia menjelaskan, informasi dugaan pungutan itu diperoleh melalui wawancara langsung dengan keluarga warga binaan yang baru selesai melakukan kunjungan ke lapas.
Dan, itu kami peroleh dari keluarga warga binaan yang habis melakukan kunjungan, jadi ketemu di halaman itu kami langsung lakukan wawancara,”
ujarnya.






