Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengkritik pemerintah belum memberikan perhatian dan penanganan serius terhadap berbagai bencana ekologis yang terjadi di Tanah Air. Penanganan itu mulai dari banjir bandang di Sumatra, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga bencana di Papua.
Pengkampanye Hutan dan Kebun Walhi Umi Ma’rufah mengatakan berbagai bencana itu tak bisa dilepaskan dari persoalan kerusakan lingkungan dan aktivitas industri.
Ia mencontohkan banjir bandang di Sumatra misalnya berkaitan dengan kerusakan hutan dan deforestasi. Sementara, kebakaran hutan dan lahan berkaitan dengan pemberian izin perkebunan serta lemahnya pengawasan terhadap korporasi.







