Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyoroti ekspansi pertambangan yang turut mendorong deforestasi di Indonesia. Dampaknya tak hanya menghilangkan tutupan hutan, tapi juga mengancam ruang hidup masyarakat dan meningkatkan risiko bencana ekologis.
Pengkampanye Hutan dan Kebun Walhi Umi Ma’rufah mengatakan deforestasi imbas aktivitas pertambangan telah merambah berbagai kawasan termasuk wilayah yang jadi ruang hidup masyarakat.
“Deforestasi akibat ekspansi tambang tidak hanya terjadi di kawasan hutan negara. Namun, juga merambah hutan adat, hutan desa, kebun campuran, hingga lahan pertanian rakyat,”
kata Umi kepada Owrite, Sabtu, 7 November 2026.
Di Sumatera bagian utara yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sudah lebih dari 1,4 juta hektare hutan hilang sepanjang periode 2016–2025.






