Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 23 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Olahraga / Indonesia Bisa Masuk Piala Dunia, Tapi…
Olahraga

Indonesia Bisa Masuk Piala Dunia, Tapi…

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: November 23, 2025 7:32 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
9 bulan lalu
Share
Pengamat sepak bola, Akmal Marhali
Pengamat sepak bola, Akmal Marhali (Foto: OWRITE)
SHARE

Pengamat sepak bola yang juga Ketua LSM Save Our Soccer, Akmal Marhali melihat Indonesia terlalu berambisi untuk bisa masuk ke Piala Dunia 2026. Padahal masih banyak hal yang perlu dibenahi.

Kalau kita mau mimpi ke Piala Dunia, saya pikir ini terlalu berlebihan. Bukan berarti kita tidak punya peluang, punya, tapi peluang kita itu sangat kecil,”

ujar Akmal saat ditemui di Kantor owrite.id, Rabu, 19 November 2025.

Menurutnya, untuk bisa masuk Piala Dunia harus ada tahapan yang perlu dijalani. Hal pertama adalah dengan memberikan pembinaan dan membangun mental para pemain.

Kompetisi kita masih ada faktor-faktor non teknis yang mempengaruhi banyak judinya juga. Selama ekosistem sepak bola kita tidak sehat, maka jangan pernah berpikir kita akan punya tim nasional yang kuat. Nah itu yang harus menjadi PR buat PSSI,”

ucap Akmal.

Untuk saat ini, lanjut Akmal, Indonesia harus melalui beberapa tahap, seperti juara Piala AFF, semifinal Piala Asia, kemudian baru bisa bermimpi masuk Piala Dunia.

Kalau kemudian kemarin masuk kualifikasi Piala Dunia, itu kejutan menurut saya. Lawan yang kita kalahkan adalah Filipina masih sebatas Asia. Baru dibawah keempat kita lawan tim-tim yang punya tradisi main di Piala Dunia. Artinya secara mental kita menggunakan mental untuk tampil di Piala Asia,”

tambah Akmal.

Jadi menurut saya kalau kita ingin naik anak tangga untuk sampai ke puncak, maka jalannya harus bertahap. Tidak usah kemudian melompat, tapi kemudian kita dibawa ke mimpi yang pada akhirnya gagal juga,”

ujar Akmal.

Ia meyakini bahwa Timnas Indonesia belum memiliki tradisi Piala Dunia. Ia berpesan kepada PSSI untuk tidak mengajak para pesepak bola untuk bermimpi terlalu tinggi.

Karena orang yang terlalu banyak mimpi itu orang yang tidak bekerja. Tidur terus kan? Jadi kalau mau gantung ke cita-citanya yang tinggi, bukan mimpinya. Kalau cita-cita kan ada target yang ingin dituju,”

Akmal.

Target Realistis 2038

Akmal menyebut Indonesia belum layak masuk Piala Dunia. Ia mengakui saat ini Indonesia berada di peringkat 122 di FIFA.

Kalau kita mau mimpi ke Piala Dunia, saya pikir ini terlalu berlebihan. Bukan berarti kita tidak punya peluang, punya, tapi peluang kita itu sangat kecil. Kita lolos round empat Piala Dunia 2026 aja sudah prestasi tertinggi sepanjang sejarah PSSI berdiri. Jadi kita butuh proses untuk menuju Piala Dunia sesungguhnya,”

ucap Akmal.

Ia menambahkan, berkaca pada Negara Jepang yang menargetkan juara Piala Dunia pada 2050, artinya kalau sekarang 2025, berarti Jepang butuh waktu 25 tahun untuk bisa jadi juara dunia.

Ada proses di situ. Jadi menurut saya kita ini tidak bisa melompat dalam membangun sepak bola kita. Kita di level Piala AFF juga enggak pernah juara, di Piala Asia kita cuma jadi penggembira. Kok ujuk-ujuk kita pengen lolos Piala Dunia? Itu mimpi yang terlalu tinggi. Segala sesuatu itu kan harus ada yang bertahap,”

kata Akmal menambahkan.

Dirinya memprediksi, Indonesia akan lolos Piala Dunia tahun 3038 sesuai dengan roadmap PSSI 2045.

Kalau Piala Dunia kalau saya realistis, kalau sekarang babak 4, besok 2030 baru babak 5 kualifikasi. 2038 saya pikir waktu yang realistis untuk kita lolos Piala Dunia seperti roadmap PSSI 2045. Jadi dalam waktu kalau sekarang 2025 menuju 2038 artinya butuh waktu 13 tahun untuk membangun itu semua. Harus diingat, Spanyol butuh waktu 16 tahun untuk kembali jadi juara dunia. Jerman juga. Jadi ngak ada sesuatu yang didapat dengan instan,”

kata Akmal.

Lebih lanjut Akmal mengatakan selain mental, pemain Timnas Indonesia juga belum kuat pada pondasi sepak bola. Bahkan pembinaan usia mudanya masih berantakan.

Kompetisi kita masih ada faktor-faktor non teknis yang mempengaruhi banyak judinya juga. Selama ekosistem sepak bola kita tidak sehat, maka jangan pernah berpikir kita akan punya tim nasional yang kuat. Nah itu yang harus menjadi PR buat PSSI,”

ungkapnya.

Akmal juga mengkritik pihak PSSI yang ingin pemain Timnas Indonesia untuk menang. Bahkan mengambil keputusan memanggil pemain-pemain Diaspora secara cepat yang pada akhirnya tidak akan menghasilkan apa-apa juga.

Karena kalau kita mau panen, maka kita harus menanam benih yang berkualitas. Dan itu harus dilakukan di pembinaan usia muda. Kan sekarang ini udah mulai ada beberapa kabinet nih nama-nama pelatih tim nasional Indonesia muncul,”

tandasnya.

Tag:Akmal MarhaliAmbisi IndonesiaBolaPiala Dunia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Karhutla Ancam Kalimantan, IKN Forest City Dipertanyakan: Jangan Cuma Jual Narasi Hijau
By Syifa Fauziah
Peserta menanam bibit pohon dalam kegiatan aksi menanan bersama di Ibu Kota Nusantara (IKN), Paser Penajam Utara, Kalimantan Timur
1
Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Otomatis Diangkat Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes
By Rika Pangesti
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026).
2
Konflik Agraria Tak Kunjung Tuntas, Komnas HAM Catat 2.780 Aduan dalam Lima Tahun
By Rika Pangesti
Ilustrasi lahan pertanian
3
Paman Birin Terpilih Aklamasi Jadi Ketum PB Lemkari, Kini Pimpin Dewan Guru 2026-2031
By Hadi Febriansyah
Pemilihan Ketua Dewan Guru Lemkari
4
DPR Desak Kemenkeu Cairkan Rp290,9 Miliar untuk Penanganan Karhutla
By Rika Pangesti
Api membakar sebuah pondok dari bambu di Kelurahan Sabaru, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
5

BERITA LAINNYA

Pemilihan Ketua Dewan Guru Lemkari
Olahraga

Paman Birin Terpilih Aklamasi Jadi Ketum PB Lemkari, Kini Pimpin Dewan Guru 2026-2031

Dr. (HC) H. Sahbirin Noor, S.Sos, M.H atau yang akrab disapa Paman…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
Striker Persija Jakarta, Alexander Jeremejeff
Olahraga

Langkah Pertama Alexander Jeremejeff di Persija, Langsung Terpukau dengan Suasana Tim

Striker anyar Persija Jakarta, Alexander Jeremejeff, mulai menjalani babak baru dalam kariernya.…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir
Olahraga

Bareskrim Tetapkan Eks Pelatih Panjat Tebing Tersangka, Ini Pesan Tegas Erick Thohir

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menyatakan dukungan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
21 jam lalu
Kiper Cremonese sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero
Olahraga

Sempat Dikaitkan Juventus, Emil Audero Justru Resmi Bertahan di Como 1907

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, dipastikan menjadi bagian dari skuad Como 1907…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up