Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara langsung menyerahkan bonus kepada atlet Indonesia peraih medali SEA Games 2025 di acara seremoni resmi yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis 8 Januari 2026.
Bonus tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi kontingen Merah Putih di ajang olahraga Asia Tenggara tersebut.
Para atlet mulai memadati kompleks Istana Kepresidenan sejak pukul 14.30 WIB. Mereka tampil kompak mengenakan atribut resmi kontingen Indonesia dengan dominasi warna hijau.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Wakil Menpora Taufik Hidayat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Hadir pula Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta sejumlah menteri dan pejabat lainnya.
Prestasi Bersejarah Indonesia di SEA Games 2025
Kontingen Indonesia menutup SEA Games ke-33 di Thailand dengan capaian membanggakan. Indonesia finis di posisi kedua klasemen akhir perolehan medali, mengoleksi total 333 medali yang terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu.
Capaian ini menjadi tonggak sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya sejak 1995 atau dalam kurun 30 tahun Indonesia, mampu menempati peringkat kedua SEA Games tanpa berstatus sebagai tuan rumah.
Target awal kontingen Indonesia adalah meraih 80 medali emas. Namun, hasil akhir melampaui ekspektasi dengan torehan 91 emas.
Pemerintah menetapkan besaran bonus berbeda sesuai jenis medali dan kategori pertandingan. Untuk atlet tunggal, bonus yang diberikan mencapai angka tertinggi dalam sejarah olahraga nasional.
Bonus Terbesar Sepanjang Sejarah Olahraga
Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa bonus tersebut langsung ditransfer ke rekening masing-masing atlet dan merupakan yang terbesar sepanjang sejarah pemberian bonus olahraga nasional.
Kami langsung mentransfer ke rekening masing-masing dengan total Bonus Rp465.250.000.000 dengan medali emas tunggal mendapatkan Rp1 miliar. Ini terbesar dalam sejarah bonus untuk atlet peraih medali emas di Indonesia,”
kata Erick.
Lalu tunggal medali perak[mendapatkan bonus Rp315 juta. Kemudian medali perunggu mendapatkan Rp157 juta. Untuk kategori tim nanti juga ada perhitungan sendiri dan pelatih juga,”
ujarnya.
Bonus Atlet dari APBN
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya menegaskan bahwa seluruh bonus atlet berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan dana pribadi Presiden.
Bonus atlet semua dari APBN Tentu tidak. Kalau dari APBN berarti berasal dari pos anggaran tertentu di Kementerian Keuangan,”
kata Purbaya.
Untuk lokasi tadi, awalnya angkanya sekitar 580 sekian miliar, tetapi kemudian turun menjadi 480 miliar. Detail pastinya memang diketahui oleh pihak kementerian. Jadi sekarang angkanya 480,”
tambahnya.
Pemberian bonus ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam menghargai perjuangan atlet yang telah mengharumkan nama bangsa.
Selain mencatat prestasi bersejarah di SEA Games 2025, para atlet Indonesia kini juga mencatat rekor baru dalam hal apresiasi negara.
Rincian Bonus Peraih Medali di SEA Games 2025:
Tunggal
- Medali Emas Rp1 Miliar
- Medali Perak Rp315 Juta
- Medali Perunggu Rp157 Juta
Beregu
- Medali Emas: 500.000.000 per orang
- Medali Perak: 220.500.000 per orang
- Medali Perunggu: 110.250.000 per orang
- Total Bonus: Rp465.250.000.000
