Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031.
Indonesia termasuk dalam jajaran kandidat dan akan bersaing dengan tujuh negara lain untuk menggelar turnamen sepak bola paling prestisius di Asia tersebut.
Dalam proses bidding ini, Indonesia harus bersaing dengan Australia, India, Korea Selatan, Kuwait, Kirgistan, Tajikistan, dan Uzbekistan.
Khusus tiga nama terakhir, yakni Kirgistan, Tajikistan, dan Uzbekistan, maju sebagai tuan rumah bersama.
AFC juga menyampaikan bahwa Uni Emirat Arab sebelumnya turut mendaftar, namun memutuskan mengundurkan diri dari pencalonan tuan rumah Piala Asia 2031.
Hanya Tiga Negara Pernah Jadi Tuan Rumah
Dari seluruh kandidat yang tersisa, hanya tiga negara yang memiliki pengalaman menjadi tuan rumah Piala Asia, yakni Korea Selatan (Piala Asia 1960), Indonesia (tuan rumah bersama Piala Asia 2007), dan Australia (Piala Asia 2015).
Sementara negara lain masih berupaya mencatatkan sejarah pertama mereka sebagai penyelenggara ajang tersebut.
Pengumuman AFC ini sejalan dengan pernyataan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang lebih dulu menyampaikan pada Desember 2024 bahwa Indonesia telah mengajukan diri sebagai tuan rumah tunggal Piala Asia 2031.
Indonesia memasukkan bidding untuk menjadi tuan rumah tunggal Piala Asia 2031. Dari segi kesiapan panitia pelaksana dan fasilitas stadion berstandar FIFA sudah terpenuhi,”
kata Erick.
Presiden AFC Salman bin Ebrahim Al Khalifa menyatakan bahwa penentuan tuan rumah Piala Asia 2031 akan dibahas dalam Kongres AFC ke-35 yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kongres AFC ke-35 untuk menjajaki kemungkinan pengajuan pilihan tuan rumah untuk edisi Piala Asia AFC 2031 dan 2035,”
tulis AFC dalam rilisnya pada Rabu 4 Februari 2026 kemarin.
