Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain setelah berhasil meraih kemenangan atas Mozambik dalam laga FIFA Matchday Juni 2026.
Salah satu pemain yang mendapat sorotan khusus dari pelatih asal Inggris tersebut adalah Elkan Baggott yang tampil impresif di lini pertahanan.
Kemenangan ini sekaligus menjadi hasil positif kedua secara beruntun bagi skuad Garuda setelah sebelumnya sukses menundukkan Oman.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 9 Juni 2026, Elkan Baggott dipercaya tampil sejak menit pertama.
Bek berusia 23 tahun itu mengisi lini belakang bersama Rizky Ridho dan Kevin Diks dalam skema tiga bek yang diterapkan John Herdman.
Penampilan Baggott sepanjang pertandingan terbilang solid. Berdasarkan data statistik Lapangbola, pemain yang kini memperkuat Ipswich Town tersebut mencatatkan dua tekel sukses, sembilan sapuan, serta memenangkan lima duel udara.
Performa apik tersebut membantu Timnas Indonesia menjaga gawang tetap aman hingga akhir laga dan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Mozambik. Gol kemenangan Garuda dicetak Ole Romeny pada menit ke-11.
Sebelumnya, Baggott juga menjadi salah satu pemain kunci saat Indonesia menaklukkan Oman dengan skor 3-0 pada laga FIFA Matchday yang berlangsung 5 Juni lalu.
John Herdman Sebut Elkan Baggott Layaknya Pejuang
Usai pertandingan, Herdman mengaku puas dengan performa seluruh pemain. Beberapa nama seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan, dan Joey Pelupessy turut mendapat pujian.
Namun, Elkan Baggott mendapatkan perhatian khusus karena dinilai tampil luar biasa dalam mengawal pertahanan Timnas Indonesia.
Saya bangga kepada Ole. Sangat menyenangkan melihat dia bermain dengan bebas dan menikmati sepak bolanya. Ragnar, Marselino, sangat menyenangkan untuk disaksikan. Saya pikir Indonesia bisa bersemangat dengan talenta yang kita miliki,”
ujar John Herdman.
Lalu ada pemain seperti Elkan Baggott yang malam ini benar-benar menjadi pejuang di lini belakang, menjaga garis pertahanan dengan sangat baik,”
tambahnya.
Menurut Herdman, kehadiran Baggott menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan permainan Indonesia, khususnya saat menghadapi tekanan lawan.
Joey Pelupessy Jadi Penyeimbang Lini Tengah
Selain Baggott, Herdman juga menyoroti kontribusi Joey Pelupessy yang dinilai mampu menjaga stabilitas permainan di sektor tengah.
Pelatih berusia 50 tahun itu menilai Timnas Indonesia kini mulai memiliki fondasi tim yang kuat dari lini belakang hingga lini tengah.
Kemudian Joey Pelupessy di depannya. Para pemain benar-benar menunjukkan kalau kami memiliki tulang punggung tim yang kuat di area tengah,”
kata pelatih asal Inggris tersebut.
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda disebut menjadi salah satu kekuatan utama Timnas Indonesia saat ini.
Herdman Minta Timnas Indonesia Tetap Rendah Hati
Meski berhasil mencatatkan dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan, Herdman mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas.
Menurutnya, perjalanan Timnas Indonesia masih panjang dengan sejumlah agenda penting yang sudah menanti, termasuk Piala AFF 2026, FIFA Matchday September, hingga Piala Asia 2027.
Pelatih yang pernah menangani Timnas Kanada tersebut meminta para pemain tetap fokus meningkatkan kualitas permainan dan menjaga konsistensi performa.
Jadi saya pikir kami bisa bangga dengan pekerjaan yang telah kami lakukan dalam dua pertandingan terakhir ini. Kami akan tetap rendah hati dan kembali bekerja pada bulan September. Akan ada jeda internasional yang besar saat itu,”
pungkasnya.

