Timnas Brasil tampaknya sudah menemukan sosok pemimpin baru di lini serang mereka. Di tengah ambisi merebut kembali mahkota juara dunia, Vinicius Jr tampil luar biasa dan menjadi figur sentral dalam perjalanan Selecao pada fase awal Piala Dunia 2026.
Penyerang bernomor punggung tujuh itu terlibat langsung dalam seluruh gol Brasil pada dua pertandingan pertama turnamen. Catatan impresif itu membuat Vinicius melewati kontribusi dua legenda sepak bola Brasil, Romario dan Ronaldinho, dalam jumlah pertandingan yang lebih sedikit.
Performa terbaru Vinicius kembali terlihat saat Brasil membungkam Haiti 3-0 di Stadion Philadelphia, Sabtu malam WIB. Dalam laga itu, winger Real Madrid itu mencetak satu gol dan menyumbang satu assist untuk Matheus Cunha.
Dia juga jadi aktor utama dalam proses gol pembuka yang lahir dari bola muntah hasil tembakannya.
Momen kebetulan dan langka terjadi di stadion malam itu. Dua legenda Brasil yang rekornya mulai didekati Vinicius, Romario dan Ronaldinho, turut hadir menyaksikan kemenangan Selecao dari tribun.
Secara statistik, Vinicius kini terlibat langsung dalam enam gol hanya dalam enam penampilan di Piala Dunia. Data itu jika digabungkan antara Piala Dunia edisi Qatar 2022 dan 2026.
Catatan tersebut menyamai pencapaian Romario saat membawa Tim Samba jadi juara dunia pada 1994. Bedanya, Romario membutuhkan delapan pertandingan untuk mencapai enam gol. Sementara, Ronaldinho mengoleksi lima gol dalam sepuluh pertandingan Piala Dunia yang tersebar pada edisi 2002 dan 2006.
Di antara para pemain Brasil yang tampil di Piala Dunia pada abad ke-21, hanya Ronaldo, Neymar, dan Rivaldo yang memiliki kontribusi gol lebih banyak dibanding Vinicius.
Kepercayaan Diri yang Kembali
Perjalanan Vinicius bersama tim nasional tak selalu berjalan mulus. Sebelum turnamen ini, ia beberapa kali mendapat kritik karena dianggap belum bisa menampilkan performa terbaik seperti saat membela klub.
Namun, kini situasinya berubah. Dia sudah merasa nyaman di timnas Brasil era pelatih Carlo Anceloti.
Tetapi sebelumnya, segalanya tidak berjalan sesuai rencana,”
kata Vinicius kepada CazeTV dikutip dari laman FIFA, Minggu, 21 Juni 2026.
Dia menceritakan selalu berusaha main bagus dengan mencetak peluang. Namun, gol belum juga muncul.
Saya datang ke Piala Dunia ini dengan fokus penuh untuk memainkan permainan saya. Untungnya, gol-gol telah datang, dan sekarang saatnya untuk terus meningkatkan kemampuan,”
ujar Vinicius.
Kemenangan atas Haiti membawa Brasil kini memuncaki Grup C dengan koleksi empat poin. Mereka unggul selisih gol atas Maroko yang berada di posisi kedua.
Lalu, skotlandia menempati peringkat ketiga dengan tiga poin. Sementara, Haiti dipastikan gagal melaju ke fase berikutnya.
Bagi Vinicius, performa apik di awal turnamen hanyalah langkah awal menuju target yang jauh lebih besar.
Ini momen yang sangat penting,”
lanjut Vinicius.
Bagi dia, dengan tim bermain bagus dan mencetak gol maka akan bantu membangun kepercayaan diri di turnamen Piala Dunia.
Saya fokus untuk mencapai hal-hal hebat bersama Brasil. Saya ingin terus berkontribusi dengan gol dan assist, tetapi tujuan terbesar saya adalah memenangkan Piala Dunia bersama Brasil,”
tuturnya.
Sentuhan Ancelotti Jadi Pembeda
Kebangkitan Vinicius bersama timnas Brasiljuga tidak bisa dilepaskan dari kehadiran pelatih Carlo Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu jadi figur yang paling memahami karakter permainan Vinicius. Sebab, keduanya sudah bekerja sama selama bertahun-tahun di Real Madrid.
Ancelotti mengaku sengaja mengubah peran Vinicius agar lebih sering bergerak ke area tengah, sehingga mampu memaksimalkan kecepatan dan kemampuannya menyerang ruang kosong di belakang garis pertahanan lawan.
Kami dapat menggunakan Vini sedikit lebih sentral, memungkinkan Douglas Santos untuk memberikan lebar lapangan, dan itu berhasil dengan sangat baik,”
kata Ancelotti.

























