FIFA secara resmi menunjuk wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, untuk memimpin laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina.
Pertandingan bergengsi tersebut akan digelar di Stadion New Jersey, East Rutherford, New Jersey pada Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.
Laga ini menjadi penutup rangkaian Piala Dunia 2026 sekaligus mempertemukan dua juara kontinental yang datang dengan status unggulan.
Dalam menjalankan tugasnya di partai final, Slavko Vincic akan dibantu dua asisten wasit yang juga berasal dari Slovenia, yakni Tomaz Klancnik dan Andraz Kovacic.
Sementara itu, FIFA menunjuk dua perangkat pertandingan asal Yordania untuk melengkapi tim perwasitan. Adham Makhadmeh dipercaya sebagai ofisial keempat, sedangkan Mohamad Alkalaf bertugas sebagai wasit cadangan.
Final Ideal antara Juara Eropa dan Amerika Selatan
Pertemuan Spanyol melawan Argentina disebut banyak pihak sebagai final ideal di Piala Dunia 2026.
Spanyol datang dengan status juara Euro 2024, sedangkan Argentina merupakan kampiun Copa America 2024 sekaligus juara bertahan Piala Dunia.
Duel dua raksasa sepak bola tersebut diprediksi akan berlangsung sengit mengingat keduanya tampil konsisten sejak fase grup hingga semifinal.
Tim Matador memastikan tiket ke final setelah menyingkirkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0.
Gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro, yang membawa tim asuhan mereka melangkah ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah.
Argentina Bangkit dan Singkirkan Inggris
Di semifinal lainnya, Argentina menunjukkan mental juara saat menghadapi Inggris.
La Albiceleste sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Anthony Gordon. Namun, tim besutan Lionel Scaloni berhasil membalikkan keadaan berkat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez sehingga menang 2-1.
Kemenangan tersebut memastikan Argentina kembali tampil di final dan berpeluang mempertahankan gelar juara dunia.
Spanyol dan Argentina Kejar Rekor Bersejarah
Final Piala Dunia 2026 bukan hanya menjadi perebutan trofi, tetapi juga kesempatan bagi kedua negara untuk mencatat sejarah baru.
Spanyol saat ini baru sekali meraih gelar juara dunia, yakni pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Jika kembali menjadi kampiun tahun ini, La Roja akan menyamai koleksi dua gelar milik Prancis.
Sementara itu, Argentina telah mengoleksi tiga trofi Piala Dunia yang diraih pada edisi 1978, 1986, dan 2022.
Apabila berhasil mengalahkan Spanyol di partai final, La Albiceleste akan menambah koleksi gelarnya menjadi empat, sekaligus menyamai catatan Italia dan Jerman sebagai negara dengan empat gelar juara Piala Dunia.

























