Keberhasilan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan trofi kedua bagi La Furia Roja. Tapi, juga melahirkan sejarah baru bagi dua talenta mudanya, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi.
Di usia yang belum genap 20 tahun, keduanya berhasil mengangkat trofi Piala Dunia sekaligus masuk dalam jajaran pemain termuda yang pernah meraih gelar paling bergengsi di sepak bola internasional.
Lamine Yamal tampil sebagai salah satu pemain kunci di sektor sayap kanan sepanjang Piala Dunia 2026. Kemampuan menggiring bola, kreativitas, dan kecepatannya menjadi senjata utama Spanyol dalam membongkar pertahanan lawan.
Sementara itu, Pau Cubarsi menunjukkan kedewasaan luar biasa di lini belakang. Meski baru berusia 19 tahun, bek muda tersebut mampu bermain tenang, membaca permainan lawan dengan baik, dan membangun kerja sama solid bersama para pemain senior.
Kontribusi keduanya menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 di partai final.
Berikut daftar 10 pemain termuda yang pernah Juara Piala Dunia dirangkum Owrite, Rabu, 22 Juli 2026:
- Pele (Brasil) – Piala Dunia 1958
Usia: 17 tahun 249 hari
Pele masih memegang rekor sebagai pemain termuda yang pernah menjuarai Piala Dunia. Ia mencatat sejarah saat membawa Brasil mengalahkan Swedia di final Piala Dunia 1958 ketika usianya baru 17 tahun 249 hari.
- Ronaldo Nazario (Brasil) – 1994
Usia: 17 tahun 298 hari
Ronaldo Nazario menjadi salah satu pemain termuda yang meraih trofi Piala Dunia bersama Brasil pada edisi 1994. Meski tidak tampil sepanjang turnamen, namanya tetap tercatat sebagai bagian dari skuad juara saat berusia 17 tahun 298 hari.
- Giuseppe Bergomi (Italia) – 1982
Usia: 18 tahun 174 hari
Giuseppe Bergomi menjadi bagian penting kesuksesan Italia di Piala Dunia 1982. Setelah lebih sering menjadi pemain cadangan pada awal turnamen, ia dipercaya tampil sebagai starter pada semifinal dan final, termasuk saat Italia mengalahkan Jerman Barat 3-1.
- Coutinho (Brasil) – 1962
Usia: 19 tahun 6 hari
Coutinho ikut membawa Brasil menjuarai Piala Dunia 1962.
Meski tidak mendapatkan kesempatan bermain sepanjang turnamen di Cile, ia tetap tercatat sebagai salah satu pemain termuda yang meraih trofi dunia pada usia 19 tahun 6 hari.
- Lamine Yamal (Spanyol) – 2026
Usia: 19 tahun 6 hari
Lamine Yamal genap berusia 19 tahun pada 13 Juli 2026.
Enam hari kemudian, ia tampil di final Piala Dunia saat Spanyol mengalahkan Argentina dengan skor 1-0. Sepanjang turnamen, Yamal selalu mendapat kepercayaan tampil dan menorehkan satu gol serta satu assist.
- Marco Antonio (Brasil) – 1970
Usia: 19 tahun 135 hari
Marco Antonio menjadi bagian dari skuad Brasil yang menjuarai Piala Dunia 1970 di Meksiko. Ia tampil dalam dua pertandingan, termasuk menjadi starter saat menghadapi Peru.
- Pau Cubarsi (Spanyol) – 2026
Usia: 19 tahun 178 hari
Pau Cubarsi menjadi salah satu bek muda paling menonjol pada Piala Dunia 2026. Di usianya yang baru 19 tahun, ia tampil kokoh mengawal pertahanan Spanyol yang hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen hingga akhirnya keluar sebagai juara dunia.
- Kylian Mbappe (Prancis) – 2018
Usia: 19 tahun 207 hari
Kylian Mbappe tampil gemilang saat membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018. Ia mengoleksi empat gol dan satu assist, termasuk mencetak gol pada partai final melawan Kroasia.
- Jose Altafini (Brasil) – 1958
Usia: 19 tahun 309 hari
Jose Altafini turut jadi bagian dari skuad Brasil yang menjuarai Piala Dunia 1958. Meski kalah bersaing dengan Pele, Altafini tetap beri kontribusi dengan dua gol dan satu assist pada laga pembuka menghadapi Austria.
- Ruben Moran (Uruguay) – 1950
Usia: 19 tahun 344 hari
Ruben Moran merupakan bagian dari skuad Uruguay yang menciptakan sejarah lewat kemenangan atas Brasil pada laga legendaris yang dikenal sebagai Maracanazo.
Ia dimainkan sebagai starter saat Uruguay menang 2-1 di Stadion Maracana dan menjadi juara dunia pada usia 19 tahun 344 hari.
Keberhasilan Lamine Yamal dan Pau Cubarsi mengangkat trofi Piala Dunia di usia yang masih sangat muda memperlihatkan cerahnya masa depan sepak bola Spanyol.
Keduanya tak sekadar jadi pelengkap skuad juara, tetapi juga memainkan peran penting sepanjang turnamen.
Dengan pencapaian tersebut, Yamal dan Cubarsi kini resmi bergabung dengan deretan pemain muda terbaik yang pernah menjuarai Piala Dunia, sejajar dengan nama-nama legendaris seperti Pele, Ronaldo Nazario, hingga Kylian Mbappe.
























