Persija Jakarta memberikan penjelasan resmi terkait kabar sanksi yang dijatuhkan Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) kepada pelatih kepala mereka, Shin Tae-yong.
Manajemen Macan Kemayoran memastikan telah melakukan komunikasi langsung dan proses verifikasi dengan pihak KFA untuk mengetahui fakta sebenarnya mengenai hukuman yang diterima pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Sebelumnya, sejumlah media Korea Selatan yang kemudian dikutip berbagai media di Indonesia memberitakan bahwa Shin Tae-yong terancam menerima sanksi hingga 10 tahun.
Namun, berdasarkan hasil klarifikasi Persija kepada KFA, informasi tersebut tidak tepat. Klub ibu kota itu menyebut durasi hukuman yang sebenarnya hanya berlaku selama satu tahun.
Sanksi Hanya Berlaku di Wilayah Korea Selatan
Persija juga menegaskan bahwa sanksi yang diberikan KFA hanya memiliki kekuatan hukum di lingkungan sepak bola Korea Selatan.
Dengan demikian, hukuman tersebut tidak memengaruhi aktivitas Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija Jakarta di Indonesia.
Sanksi disiplin yang dijatuhkan KFA kepada Shin Tae-yong berdurasi satu tahun. Sanksi disiplin tersebut merupakan kewenangan KFA dan hanya berlaku dalam yurisdiksi sepak bola Korea Selatan,”
tulis pernyataan Persija.
Sehingga tidak berpengaruh terhadap aktivitas Shin Tae-yong di luar Korea Selatan, termasuk di Persija. Persija menegaskan bahwa manajemen menghormati keputusan KFA,”
tambah keterangan tersebut.
Meski telah memastikan fakta mengenai hukuman tersebut, Persija tetap menghormati keputusan yang diambil Federasi Sepak Bola Korea Selatan.
Klub menilai pemberian sanksi merupakan kewenangan penuh KFA sehingga tidak berada dalam ranah Persija untuk memberikan penilaian.
Fokus utama manajemen saat ini adalah memastikan situasi tersebut tidak mengganggu persiapan tim menghadapi kompetisi.
Persija Berikan Dukungan Penuh kepada Shin Tae-yong
Setelah memperoleh kepastian mengenai status sanksi tersebut, Persija menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala.
Manajemen memastikan kepercayaan terhadap STY tidak berubah dan tetap berharap sang pelatih mampu membawa Persija tampil kompetitif pada musim 2026/2027.
Shin Tae-yong sendiri resmi bergabung dengan Persija pada Juni 2026 dengan kontrak berdurasi tiga tahun yang berlaku hingga akhir musim 2028/2029.
Saat ini, Shin Tae-yong tengah memimpin Persija menjalani persiapan menghadapi turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
Debut resminya bersama Macan Kemayoran dijadwalkan berlangsung saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu 26 Juli 2026. Meski pada laga tersebut Persija harus kalah 0-1 dari tuan rumah.
Selain Piala Presiden, Persija juga tengah mempersiapkan diri menyongsong kompetisi Super League 2026/2027.
Direktur Persija, Prapanca, berharap seluruh elemen tim tetap menjaga fokus dan tidak terpengaruh oleh isu yang berkembang mengenai Shin Tae-yong.
Menurutnya, seluruh perhatian klub saat ini diarahkan untuk meningkatkan performa tim menghadapi musim baru.
Kami memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija. Seluruh elemen tim saat ini tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027. Kami pun berharap seluruh elemen tim tidak terpengaruh dengan situasi saat ini dan tetap berorientasi pada peningkatan performa tim,”
tambah Prapanca.





















