Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Olahraga

Dulu Tolak Tawaran Indonesia saat di Inter Milan, Kini Emil Audero Justru Bangga Bela Garuda

Kiper Rayo Vallecano itu pernah menolak tawaran perkuat Indonesia saat membela Inter Milan pada periode 2023–2024.

Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero.
Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga.

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero menceritakan kisah di balik keputusannya membela skuad Garuda. Penjaga gawang klub La Liga Rayo Vallecano itu mengaku pernah menolak tawaran perkuat Indonesia saat membela Inter Milan pada periode 2023–2024.

Keputusan itu bukan diambil karena tidak tertarik membela negara kelahirannya. Audero menjelaskan bahwa kondisi keluarga saat itu menjadi pertimbangan utama yang membuatnya belum bisa menerima tawaran tersebut.

Saya tidak menerimanya karena situasi keluarga,”

kata Audero dikutip dari wawancara bersama jurnalis Italia Gianluca Di Marzio, Kamis, 15 Oktober 2026.

Dalam kesempatan itu, ia juga berbicara mengenai hubungan emosionalnya dengan Indonesia yang memiliki tempat istimewa dalam perjalanan hidupnya.

Iklan

Sebelum akhirnya mengenakan seragam Merah Putih, Audero sempat memiliki kesempatan untuk memperkuat Timnas Indonesia saat masih berkarier di Inter Milan. Namun, persoalan keluarga membuatnya belum bisa mengambil kesempatan tersebut.

Kiper berusia 29 tahun itu memiliki latar belakang keluarga Indonesia dan Italia. Ia lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, dari ayah berkebangsaan Indonesia dan ibu asal Italia.

Dalam perjalanan karier internasionalnya, Audero sempat perkuat timnas Italia pada kelompok umur. Namun, ia tak pernah dapat kesempatan tampil bersama tim senior Gli Azzurri.

Situasi itu kemudian jadi bagian dari perjalanan panjang Audero hingga akhirnya memilih membela Indonesia di level senior.

Ikatan Emosiaonal

Bagi Audero, Indonesia bukan sekadar negara yang memiliki hubungan dengan latar belakang keluarganya. Tempat kelahirannya itu juga menyimpan ikatan emosional yang kuat.

Ia mengakui bahwa asal-usul keluarga dan pengalaman hidupnya membuat Indonesia tetap jadi bagian penting dari identitas dirinya. Hal itu turut memberikan makna tersendiri ketika akhirnya memutuskan bergabung dengan skuad Garuda.

Ayah saya orang Indonesia. Ibu saya orang Italia, saya lahir di Indonesia. Saya merasa memiliki akar yang dalam di sana,”

ujar Audero.

Pengakuan tersebut memperlihatkan bahwa keputusan membela Indonesia memiliki arti lebih dari sekadar pilihan dalam karier sepak bola. Ada hubungan personal dengan tanah kelahiran yang turut memengaruhi langkahnya.

Debut 2025

Setelah melalui berbagai pertimbangan, Audero akhirnya memilih membuka babak baru dalam karier internasionalnya bersama Timnas Indonesia.

Ia menjalani debut bersama skuad Garuda ketika menghadapi China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Juni 2025. Kehadirannya memberikan tambahan pengalaman bagi lini pertahanan Indonesia, terutama berkat pengalamannya bermain di kompetisi Eropa.

Sejak bergabung dengan Timnas Indonesia, Audero menjadi salah satu pilihan di posisi penjaga gawang bersama Maarten Paes. Persaingan di posisi tersebut memberikan lebih banyak opsi bagi tim pelatih dalam menentukan susunan pemain.

Pengalaman Audero di sepak bola Eropa juga jadi modal penting saat menghadapi pertandingan internasional dengan tekanan tinggi.

Keputusan perkuat Indonesia kini menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Audero. Ia mengaku merasa senang dengan pilihan yang telah diambil dan menilai pengalamannya bersama skuad Garuda memberikan banyak pelajaran.

Tidak hanya dari sisi sepak bola, pengalaman tersebut juga memberikan nilai bagi perkembangan dirinya secara pribadi.

Saya sangat senang dengan pilihan yang saya buat. Pengalaman seperti ini memberi Anda banyak hal, baik secara pribadi maupun dalam hal sepakbola,”

ujarnya.

Audero juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia yang menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Pencapaian itu menambah cerita dalam perjalanannya bersama tim nasional.

Iklan