Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Olahraga

Persija dan Jakmania Disanksi Usai Kericuhan, I.League Kirim Peringatan Keras ke Suporter

Sanksi Persija bikin Jakmania gigit jari. Larangan away dijatuhkan buat Jakmania usai ricuh laga lawan Persita.

Direktur I.League Ferry Paulus.
Direktur I.League Ferry Paulus. (Foto: Owrite/Hadi Febriansyah).

Direktur I.League Ferry Paulus mengumumkan sanksi terhadap Persija Jakarta dan kelompok suporternya, Jakmania imbas kericuhan saat pertandingan melawan Persita Tangerang beberapa waktu lalu.

Hukuman juga dijatuhkan kepada Persita sebagai tuan rumah dalam laga yang berlangsung di Banten International Stadium (BIS).

Selain sanksi larangan bertandang bagi Jakmania, Persija Jakarta juga dibebani sanksi finansial berupa denda sebesar Rp30 juta atas pelanggaran tim,”

kata Ferry Paulus dalam konferensi pers I.League di Jakarta, Rabu 21 Oktober 2026.

Sejumlah keputusan terkait insiden pertandingan disampaikan, termasuk hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang membahas kericuhan suporter tersebut.

Iklan

Jakmania Dilarang Away

Kericuhan yang melibatkan suporter Persija dan Persita kemudian jadi perhatian dan dibahas dalam sidang Komdis PSSI selama dua hari.

Sidang Komdis memutuskan Persija dapat hukuman berupa larangan kehadiran suporter Jak Mania saat menjalani pertandingan tandang. Selain sanksi itu, Macan Kemayoran juga mesti membayar denda atas pelanggaran yang terjadi.

Selain sanksi larangan bertandang bagi Jakmania, Persija Jakarta juga dibebani sanksi finansial berupa denda sebesar Rp30 juta atas pelanggaran tim,”

lanjut Ferry Paulus.

Tidak hanya denda untuk pelanggaran tim, Persija juga dikenai sanksi finansial tambahan akibat tindakan sejumlah oknum suporter yang menyalakan petasan dan melempar flare ke area pertandingan.

Serta denda tambahan sebesar Rp60 juta akibat ulah oknum suporter yang melakukan penyalaan petasan sebanyak tiga kali dan pelemparan satu buah flare,”

jelas Ferry.

Dengan demikian, total denda yang dibebankan kepada Persija mencapai Rp90 juta. Sementara, larangan bagi Jakmania untuk menghadiri pertandingan tandang jadi salah satu konsekuensi yang harus diperhatikan klub dan para pendukungnya.

Persita Juga Disanksi

Hukuman tak hanya berlaku bagi Persija Jakarta. Persita Tangerang sebagai tuan rumah turut menerima sanksi karena dinilai gagal menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Panitia Pelaksana (Panpel) Persita dikenai denda sebesar Rp40 juta. Selain itu, suporter Persita juga mendapat larangan hadir ketika tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut menjalani laga tandang melawan Persija.

Keputusan tersebut membuat kedua klub sama-sama menerima konsekuensi atas insiden yang terjadi. Persija harus menghadapi denda dan pembatasan kehadiran pendukung saat laga tandang.

Sementara, Persita juga dikenai denda serta larangan bagi suporternya untuk mendukung tim dalam pertandingan tandang melawan Macan Kemayoran.

Dalam penjelasan mengenai insiden tersebut, Ferry menyebut kericuhan suporter pada pertandingan Persita kontra Persija berawal dari persoalan sepele. Ia menyayangkan kejadian itu karena laga kedua tim sebenarnya berlangsung menarik.

Sebelum pertandingan digelar, pihak kepolisian disebut tak memberikan indikasi bahwa laga tersebut memiliki tingkat kerawanan tertentu. Kondisi itu turut memengaruhi keputusan Panpel Persita dalam menyediakan kuota tribune bagi pendukung tim tamu.

Padahal sebelum laga, tidak ada indikasi kerawanan dari pihak kepolisian, sehingga Panpel Persita memberikan alokasi kuota tribun melebihi batas normal bagi Jakmania,”

ujar Ferry.

Insiden itu jadi pengingat bahwa pengelolaan pertandingan tak hanya berkaitan dengan jalannya laga di lapangan. Namun, juga keamanan, ketertiban, dan perilaku suporter di stadion.

Menyusul kericuhan tersebut, I.League menegaskan akan meningkatkan evaluasi terhadap pemberian izin bagi suporter tim tamu. Operator kompetisi juga membuka kemungkinan mendorong penerapan hukuman yang lebih berat apabila kejadian serupa kembali terulang.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi klub, panitia pelaksana, dan kelompok suporter agar lebih memperhatikan aspek keamanan saat pertandingan berlangsung.

Operator liga meminta manajemen klub untuk menjadikan sanksi tegas terhadap Jakmania ini sebagai peringatan keras serta momentum edukasi agar penonton dan suporter dapat menjaga ketertiban dalam setiap pertandingan,”

jelas Ferry.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.