Kapten Persija Jakarta Rizky Ridho kembali menyoroti buruknya kondisi rumput Stadion Jakarta International Stadium (JIS). Ia menilai persoalan rumput lapangan butuk itu terus berulang.
Pernyataan itu disampaikan Ridho setelah Persija meraih kemenangan 2-1 atas Persik Kediri pada pekan ketujuh Super League 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di JIS, Jakarta Utara, Senin 26 Oktober 2026, tetap menyisakan kekecewaan bagi sang kapten meskipun timnya berhasil mengamankan tiga poin.
Persija sempat tertinggal akibat gol Imanol Garcia pada menit ke-10. Tuan rumah kemudian bangkit pada babak kedua melalui gol Denis Kolinger pada menit ke-64 dan Rizky Ridho dua menit setelahnya.
Iklan
Keberhasilan membalikkan keadaan tidak membuat Rizky Ridho sepenuhnya puas. Bek Timnas Indonesia tersebut menilai Persija belum mampu menyuguhkan permainan yang sesuai harapan para pendukungnya akibat kondisi lapangan yang kurang mendukung.
Menurut Ridho, Persija memiliki tanggung jawab untuk menjaga hasil positif ketika tampil di hadapan publik sendiri. Ia mengungkapkan bahwa pelatih juga telah mengingatkan para pemain agar tidak sampai kehilangan poin di kandang.
“Pertama-tama kita tahu kita main di kandang. Kita enggak mau juga mendapatkan kekalahan di kandang dengan suporter kita sendiri,”
ujar Rizky Ridho dalam konferensi pers usai pertandingan.
Dia menceritakan instruksi dari pelatih Shin Tae-yong agar Macan Kemayoran jangan kalah di kandang sendiri.
Ketika di ruang ganti juga Coach memberikan instruksi jangan sampai kalah di kandang. Jadi, kita harus lebih kerja keras lagi,”
lanjut Ridho.
Jakarta International Stadium (JIS), tempat digelarnya kompetisi Super League 2026/2027 (Foto: persija.id)
Meski demikian, Ridho merasa permainan Persija belum bisa memberikan hiburan maksimal kepada suporter fanatiknya, The Jakmania yang datang ke JIS. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada Jakmania karena timnya harus berjuang di tengah kondisi rumput yang dinilai tidak ideal.
“Meskipun ya kita tahu sendiri, mungkin saya memohon maaf ke The Jakmania karena enggak bisa menghibur permainan malam ini. Karena ya teman-teman bisa lihat sendiri, kita berusaha di lapangan yang seperti ini,”
ujar Ridho.
Kondisi Rumput Menghambat
Rizky Ridho tidak hanya memikirkan kesulitan yang dialami Persija. Ia juga mengapresiasi kualitas permainan Persik Kediri, terutama kemampuan tim tamu membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek dengan satu atau dua sentuhan.
Namun, menurutnya, kondisi permukaan lapangan membuat Persik tidak bisa memperlihatkan permainan terbaiknya. Situasi itu juga menjadi alasan Ridho merasa kualitas lapangan perlu diperhatikan sebagai bentuk penghormatan kepada tim lawan.
“Tapi mereka juga enggak bisa main dengan bagus di lapangan seperti ini. Jadi, saya kira kita juga kurang respek dengan bermain di lapangan seperti ini menghadapi tim lawan dan menyambut tim lawan. Jadi, kurang enaklah, jujur,”
tutur Ridho.
Bagi Ridho, kualitas lapangan merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan. Permukaan rumput yang kurang mendukung berpotensi menyulitkan pemain dalam mengalirkan bola dan menjalankan strategi permainan secara optimal.