Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, harus puas mengakhiri balapan Moto3 Aragon 2026 di posisi ke-20.
Balapan yang berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Minggu 30 Agustus 2026 tersebut berlangsung sengit hingga lap terakhir.
Maximo Quiles akhirnya keluar sebagai pemenang setelah terlibat persaingan ketat di barisan depan.
David Almansa finis di posisi kedua, sedangkan Marco Morelli melengkapi podium dengan menempati peringkat ketiga.
Veda memulai balapan dari posisi ke-22. Namun, pembalap Indonesia tersebut langsung menunjukkan perlawanan dengan memperbaiki posisinya menjadi ke-19 selepas start.
Memasuki lap pertama, Veda kembali naik satu tingkat ke posisi ke-18.
Di sisi lain, David Almansa langsung mengambil alih posisi terdepan sejak awal balapan. Persaingan di barisan depan berlangsung ketat dengan sejumlah pembalap terus bertukar posisi.
Pembalap Malaysia, Hakim Danish, juga tampil cukup agresif. Setelah mengawali balapan dari posisi yang lebih belakang, ia mampu menempati posisi ke-11 dan kemudian naik ke urutan ke-10 pada lap kedua.
Posisi ke-17
Persaingan terus berkembang memasuki lap ketiga. Hakim Danish kembali memperbaiki posisinya hingga berada di urutan kesembilan.
Sementara Veda sempat mengalami penurunan posisi ke-20. Namun, ia mampu bangkit dan kembali naik hingga menempati posisi ke-17.
Situasi balapan berubah pada lap keenam setelah Jesus Rios mengalami kecelakaan highside cukup keras di tikungan ke-17.
Rios yang sebelumnya berada di posisi keempat tidak dapat melanjutkan balapan. Insiden tersebut membuat beberapa pembalap, termasuk Veda, mendapatkan keuntungan posisi.
Urutan ke-15.
Memasuki lap ketujuh, pertarungan untuk posisi teratas masih berlangsung sengit. David Almansa mempertahankan posisi pertama dengan Maximo Quiles berada di belakangnya, sementara Alvaro Carpe menempati posisi ketiga.
Pada lap ke-11, Quiles akhirnya berhasil mengambil alih posisi terdepan dari Almansa. Carpe tetap berada di posisi ketiga dan menjaga jarak dengan dua pembalap di depannya.
Di saat persaingan di depan semakin panas, Veda masih harus berjuang di posisi ke-18. Hakim Danish berada jauh lebih baik dengan menempati posisi ke-10.
Kembali Merosot
Memasuki lap ke-12, Veda kembali kehilangan posisi. Ia turun ke urutan ke-19 dan kemudian harus berada di posisi ke-20.
Hakim Danish juga mengalami penurunan posisi dan berada di urutan ke-13. Sementara itu, persaingan untuk kemenangan semakin sulit diprediksi.
Memasuki lima lap terakhir, Almansa berhasil merebut kembali posisi terdepan dari Quiles. Marco Morelli berada di posisi ketiga dan ikut dalam persaingan barisan depan.
Perubahan posisi kembali terjadi ketika balapan menyisakan empat lap. Quiles kembali memimpin, diikuti Morelli, Carpe, dan Almansa.
Keempat pembalap tersebut terus terlibat duel ketat untuk memperebutkan kemenangan. Almansa kemudian berhasil kembali naik ke posisi kedua.
Berbeda dengan persaingan di depan, Veda masih mengalami kesulitan untuk memperbaiki posisinya. Saat balapan memasuki tiga lap terakhir, Veda berada di posisi ke-22. Hakim Danish juga masih berada di urutan ke-13.
Maximo Quiles Menang
Drama kemenangan mencapai puncaknya pada lap terakhir. Quiles yang berada di posisi pertama terus mendapatkan tekanan dari Almansa.
Jarak kedua pembalap tersebut hanya sekitar 0,3 detik sehingga peluang terjadinya perubahan posisi masih terbuka hingga garis finis.
Namun, Quiles mampu mempertahankan keunggulannya dan akhirnya memastikan kemenangan di Moto3 Aragon 2026.
David Almansa harus puas finis kedua, sedangkan Marco Morelli mengamankan posisi ketiga.
Veda Ega Pratama menyelesaikan balapan di posisi ke-20, sementara Hakim Danish menjadi pembalap Malaysia terbaik dalam balapan tersebut dengan finis di urutan ke-12.



















