Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 9 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Sistem Pemilu Rawan Disalahgunakan, DPR Usul E-Voting untuk WNI di Luar Negeri
Politik

Sistem Pemilu Rawan Disalahgunakan, DPR Usul E-Voting untuk WNI di Luar Negeri

Rika PangestiIvan OWRITE
Last updated: Juni 16, 2026 8:25 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda (Foto: dpr.go.id)
SHARE

Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mendorong KPU dan Bawaslu mulai mengkaji penerapan sistem e-voting bagi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

Usulan itu muncul setelah DPR menilai mekanisme pemungutan suara yang selama ini digunakan masih menyisakan banyak kerawanan.

Menurut Rifqi, perbedaan waktu pelaksanaan dan metode pencoblosan di berbagai negara membuat proses pemilu luar negeri rentan terhadap penyalahgunaan.

Baca juga:
PPHN Segera Disusun, MPR Pastikan Tak Akan Ikut Campur Urusan… Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menegaskan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) tak akan mengatur…
'Benteng' Berlapis Indikasi TPPO: Imigrasi Tunda Keberangkatan 8.287 WNI Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menunda keberangkatan 8.287 warga negara…
Pemisahan Pemilu Untungkan Parpol, Rakyat Kini Lebih Mudah Menghukum Partai… Pemisahan pemilu nasional dan daerah pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) akan memperbesar pengaruh…
  • PPHN Segera Disusun, MPR Pastikan Tak Akan Ikut Campur Urusan Teknis Pemilu…
  • 'Benteng' Berlapis Indikasi TPPO: Imigrasi Tunda Keberangkatan 8.287 WNI
  • Pemisahan Pemilu Untungkan Parpol, Rakyat Kini Lebih Mudah Menghukum Partai Penguasa

Urgensi e-voting ini juga, berdasarkan pengalaman kami mengikuti Pemilu tahun 2009 di Malaysia, memang di luar negeri kalau masih menggunakan pola yang sekarang, waktunya tidak sama, metode pencoblosannya juga berbeda-beda, dan sangat rawan untuk kemudian disalahgunakan,”

kata Rifqinizamy saat memimpin Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI bersama KPU dan Bawaslu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Selasa, 16 Juni 2026.

Penerapan E-Voting Relevan

Politikus Partai NasDem itu menilai, penerapan e-voting semakin relevan karena mayoritas diaspora Indonesia di luar negeri telah memiliki akses terhadap perangkat digital.

Selain itu, banyak WNI yang bekerja di sektor informal maupun perusahaan yang tidak memiliki keleluasaan untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pencoblosan.

Di luar negeri rata-rata mereka aware punya handphone. Mungkin perlu kita gagas e-voting. Karena tidak semua mereka juga punya keleluasaan untuk menuju TPS yang sudah kita tentukan, baik karena bekerja di rumah tangga maupun bekerja di perusahaan yang tidak memungkinkan mereka datang pada hari-H pemungutan suara,”

ujarnya.

Tak hanya mendorong digitalisasi pemungutan suara, Rifqi juga mengusulkan agar pembahasan Revisi Undang-Undang Pemilu ke depan memberi perhatian khusus terhadap representasi politik diaspora Indonesia.

Menurutnya, persoalan yang dihadapi WNI di luar negeri berbeda dengan pemilih di dalam negeri sehingga membutuhkan saluran representasi yang lebih spesifik.

RUU Pemilu Molor, Ancaman Serius bagi Kelancaran Pemilu 2029

Ia bahkan menyinggung model yang diterapkan Italia, yang menyediakan kursi parlemen khusus bagi warga negaranya yang tinggal di luar negeri.

Ke depan saya kira kita juga perlu memikirkan dapil luar negeri. Isu luar negeri ini berbeda dengan isu di tempat lain. Agar warga negara kita yang diaspora di luar negeri mendapatkan representasi yang tepat untuk menyuarakan persoalan mereka di DPR,”

katanya.

Rifqi menilai gagasan e-voting dan daerah pemilihan khusus luar negeri layak menjadi bagian dari agenda besar reformasi sistem pemilu nasional.

Ke depan mungkin menjadi isu kita bersama lah nanti dalam Revisi Undang-Undang Pemilu, mumpung tadi bicara IT saya kira ini menjadi menarik,”

pungkasnya.

Tag:E-VotingpemiluPemungutan SuaraTPSWNI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Buntut Pasien BPJS Telantar Berjam-jam: PB IDI Minta Rumah Sakit Diaudit
By Syifa Fauziah
Ilustrasi koridor rumah sakit penuh sesak.
1
Cibir Keluhan Pasien BPJS dan Diduga Langgar Sumpah: IDI Bakal Panggil Dokter Nirempati
By Syifa Fauziah
Ilustrasi kritik sikap nirempati tenaga medis terhadap keluhan pasien BPJS.
2
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
3
Anak Sering Bawa Pulang MBG untuk Ibunya, BGN Kini Perketat Larangan
By Rika Pangesti
Siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 106162, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
4
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Triumvirat dalam kekosongan Presiden dan Wakil Presiden RI.
Politik

Jika Gibran Mundur dan ‘Takhta’ Kosong: Denny Indrayana Urai Skenario Triumvirat

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengungkap skenario konstitusional apabila Gibran Rakabuming…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
5 jam lalu
Ilustrasi Denny Indrayana bersurat untuk Wapres Gibran.
Politik

Denny Indrayana Kirim Surat Terbuka Desak Gibran Mundur: Murni Gerakan Politik Otonom

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengakui surat terbuka yang dikirimkan kepada…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
6 jam lalu
Ilustrasi Monumen Bandung Lautan Api dan nasib warga Jawa Barat.
Politik

Bukan Sekadar ‘Uji Viral’, Kinerja Dedi Mulyadi Mesti Diuji Lewat Nasib Warga Jabar

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno meminta publik tidak mengukur…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
7 jam lalu
Ilustrasi KDM dan kualitas hidup penduduk Jawa Barat.
Politik

Popularitas Dedi Mulyadi Tembus ‘Sidratul Muntaha’, Kualitas Hidup Jabar Malah ‘Membumi’

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menyorot popularitas dan elektabilitas…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up