Hotman Diminta ‘Geng Solo’ Hapus Video Roy Suryo, Respons dari Istana Justru Bikin Kaget
Heboh pengakuan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang diminta seseorang dari 'geng Solo' untuk menghapus video berisi permintaan kepada Kapolri dan Jaksa agar Roy Suryo-Dokter Tifa tak ditahan.
Kuasa Hukum Keluarga Fandi Hotman Paris mengadu ke DPR mengenai janggalnya kasus penyelundupan narkoba kliennya di Batam. (Sumber: YouTube TV Parlemen)
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengaku sempat diminta oleh seseorang yang disebut dekat dengan ‘geng Solo’. Permintaan itu untuk menghapus video berisi permintaannya agar Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Doter Tifa tak ditahan demi menjaga stabilitas politik dan ekonomi nasional.
Menurut Hotman, permintaan itu muncul tak lama setelah videonya yang ditujukan kepada Kapolri dan Kejaksaan menjadi viral di media sosial.
Namun, alih-alih menghapus video, pengacara nyentrik itu mengaku justru mengirimkannya kepada orang-orang yang berada di lingkaran dekat Presiden RI Prabowo Subianto.
Iklan
Waktu itu, di WA saya yang sangat viral, bahkan ada orang yang dekat dengan Solo meminta saya untuk menghapus video tersebut,”
kata Hotman dalam video yang beredar di media sosial yang dikutip, Kamis, 25 Juni 2026.
Goncang dan Semrawut
Hotman mengatakan video tersebut dibuat pada saat Roy Suryo dan Doter Tifa dijemput aparat kepolisian. Dalam video itu, ia meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Nugroho dan Kejaksaan agar proses hukum terhadap Roy Suryo tetap berjalan tanpa harus dilakukan penahanan.
Ia menyinggung kondisi ekonomi negara yang lagi goncang dan tengah semrawut.
Anda tau gak pada hari kepolisian menjemput Roy Suryo, saya langsung bikin video yang sangat viral isinya. Halo bapak Kapolri dan bapak Jaksa, nggak usahlah ditahan demi kepentingan nasional dan politik yang sedang lagi goncang dan semrawut ekonomi,”
Alih-alih mengikuti permintaan untuk menghapus video itu, Hotman mengaku tetap mempertahankannya. Ia bahkan mengirim video itu kepada pihak yang disebutnya berada di Ring Satu Istana.
Tapi seperti biasa, video tersebut saya selalu kirim ke Ring Satu Istana. Karena Presiden itu adalah mantan klien saya,”
jelasnya.
Hotman kemudian mengklaim respons yang diterimanya dari lingkungan dekat Presiden Prabowo justru berbanding terbalik dengan permintaan yang ia terima sebelumnya.
Gak nyampe hitungan lima menit setelah video saya kirim ke Ring Satu Istana, salah seorang yang sangat dekat selama ini sebagai ajudan sekarang menjadi pejabat senior, WA saya dan mengatakan bagus sekali videomu abang,”
ujarnya.
Hotman menyampaikan pesan itu datang dari sosok yang disebutnya sangat dekat dengan Presiden Prabowo.
Itu WA dari istana, dari orang paling dekat dengan Presiden Prabowo,”