Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus membantah tuduhan telah menghina profesi wartawan dalam rapat Komisi II DPR.
Politikus PDIP itu menegaskan pernyataan ‘sudah seperti sirkus kita ini‘ sama sekali tidak ditujukan kepada insan pers. Tapi, melainkan menggambarkan kondisi ruang rapat yang dinilainya tidak tertib.
Saya menghormati profesi wartawan beserta perannya sebagai salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, saya sangat menyayangkan munculnya tuduhan bahwa saya menghina profesi wartawan,”
kata Deddy, dalam keterangannya, Jumat, 31 Juli 2026.
Klarifikasi itu disampaikan Deddy menyusul laporan terhadapnya yang dilayangkan Koordinator Koalisi Wartawan Parlemen (KWP) ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR terkait dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan.
Deddy menyayangkan tuduhan itu disampaikan ke publik tanpa terlebih dahulu meminta konfirmasi kepadanya.
Tuduhan tersebut disampaikan kepada publik tanpa adanya konfirmasi atau klarifikasi kepada saya terlebih dahulu,”
jelas Deddy.
Menurut Deddy, ucapan yang dipersoalkan sebenarnya berbunyi, “Pimpinan, mohon ruangan ditertibkan, banyak sekali yang berdiri di sini. Padahal, ada ruangan balkon di atas. Sudah seperti sirkus kita ini.”
Ia menyampaikan omongannya itu merujuk pada situasi ruang rapat Komisi II DPR yang dipenuhi orang-orang berdiri dan berkerumun saat rapat berlangsung.
Pernyataan itu sama sekali tidak ditujukan kepada wartawan maupun kelompok atau individu tertentu,”
ujarnya.
Deddy membantah tudingan telah menghalangi kerja jurnalistik. Ia menegaskan rapat kerja Komisi II bersama pemerintah bersifat terbuka sehingga dapat dihadiri wartawan maupun masyarakat.
Selain itu, ia meminta setiap informasi yang disampaikan kepada publik didasarkan pada fakta yang telah diverifikasi dan didahului proses konfirmasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Apabila memang terdapat kekeliruan dalam penyampaian informasi terkait peristiwa ini, saya berharap hal tersebut dapat diluruskan kepada publik sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga akurasi informasi,”
tutur Deddy.
Lebih lanjut, Deddy menyampaikan dirinya tetap menghargai kerja-kerja jurnalistik dan berharap hubungan antara DPR dengan insan pers tetap terjaga.
Ia juga menambahkan dirinya siap memberikan klarifikasi melalui Dewan Pers apabila masih terdapat keraguan terhadap penjelasannya.
Namun, saya menegaskan bahwa tidak pernah ada niat ataupun kata-kata dari saya yang dapat diasumsikan sebagai bentuk merendahkan atau menghina profesi wartawan,”
ujarnya.
























