Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 18 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Partai Ummat Siapkan 5 Usulan Menggebrak RUU Pemilu, tapi Belum Dapat Undangan DPR
Politik

Partai Ummat Siapkan 5 Usulan Menggebrak RUU Pemilu, tapi Belum Dapat Undangan DPR

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Agustus 5, 2026 3:06 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 minggu lalu
Share
Ilustrasi Pemilu
Ilustrasi Pemilu/Doc. Owrite/Acel
SHARE

Partai Ummat mengusulkan perubahan besar dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Salah satu poin yang disorot adalah penurunan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menjadi di bawah 1 persen.

Alternatif lain yang diusulkan Partai Ummat yakni menggunakan basis daerah pemilihan (dapil) agar suara pemilih tak lagi terbuang sia-sia.

Partai Ummat mengusulkan dua alternatif, yakni menggunakan basis dapil atau menurunkan ambang batas nasional hingga di bawah 1 persen,”

kata Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurut Ridho, sistem berbasis dapil akan memberi kesempatan kepada partai yang memperoleh suara mayoritas di suatu daerah. Dengan demikian, partai politik bisa tetap mendapatkan kursi di parlemen, tanpa bergantung pada akumulasi suara nasional.

Baca juga:
Minta Persetujuan DPR, Prabowo Targetkan Bursa Komoditas RI Beroperasi 1… Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki bursa mineral dan komoditas strategis sendiri…
Puan Bongkar Serangan ke DPR di Dunia Maya: Kutipan Palsu… Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti derasnya arus informasi di ruang digital…
Empat Pedoman Kabinet Prabowo: Tanpa Data Akurat, Rencana Pemerintah Sekadar… Empat pedoman Kabinet Merah Putih yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan…
  • Minta Persetujuan DPR, Prabowo Targetkan Bursa Komoditas RI Beroperasi 1 Januari 2027
  • Puan Bongkar Serangan ke DPR di Dunia Maya: Kutipan Palsu hingga Video…
  • Empat Pedoman Kabinet Prabowo: Tanpa Data Akurat, Rencana Pemerintah Sekadar Angan

Sementara, opsi parliamentary threshold di bawah 1 persen dinilai lebih memberi ruang bagi munculnya gagasan politik baru. Selain itu, memperluas partisipasi partai politik dalam sistem demokrasi.

Partai Ummat juga menawarkan penerapan sistem stembus accord atau aliansi penggabungan sisa suara antarpeserta pemilu.

Melalui mekanisme itu, sisa suara dari partai-partai yang beraliansi tidak langsung hangus. Tapi, bisa digabungkan untuk dikonversi menjadi kursi.

DPR Mau Safari Politik Bahas RUU Pemilu, Partai Gema Bangsa Berharap Dilibatkan

Menurut Ridho, skema itu harus diumumkan kepada publik sejak sebelum pemungutan suara agar pemilih mengetahui arah koalisi partai yang dipilihnya.

Partai Ummat juga mendorong digitalisasi tahapan pemilu melalui penerapan e-rekap langsung dari tempat pemungutan suara (TPS) ke pusat. Langkah itu dinilai lebih mendesak dibanding penerapan e-voting.

Proses bisa dimulai dengan e-rekap langsung dari TPS ke pusat untuk meminimalkan celah manipulasi dalam rekapitulasi berjenjang,”

ujarnya.

Tak hanya itu, Partai Ummat mengusulkan penyederhanaan proses verifikasi partai politik dengan membagi peserta pemilu ke dalam tiga klaster, yakni partai parlemen, partai nonparlemen yang pernah menjadi peserta pemilu, dan partai baru.

Dalam usulannya, partai parlemen tak perlu diverifikasi ulang. Pun, partai nonparlemen cukup menjalani verifikasi administrasi. Sementara, partai baru tetap mengikuti verifikasi faktual secara penuh.

Baca juga:
Prabowo Perintahkan RUU Perampasan Aset Disegerakan, Menkum: Kami Tunggu DPR Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto telah…
Gaya Elegan Selvi Ananda di Sidang Tahunan MPR 2026, Tampil… Istri Wakil Presiden Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda, nampak mendampingi sang…
Nuansa 'Bumi' di Panggung Parlemen: Puan Maharani Tampil Anggun Dibalut… Ketua DPR Puan Maharani mengenakan kebaya klasik kelir hijau olive pada Sidang…
  • Prabowo Perintahkan RUU Perampasan Aset Disegerakan, Menkum: Kami Tunggu DPR
  • Gaya Elegan Selvi Ananda di Sidang Tahunan MPR 2026, Tampil Anggun dengan…
  • Nuansa 'Bumi' di Panggung Parlemen: Puan Maharani Tampil Anggun Dibalut Kebaya Hijau…

Menurut Ridho, skema itu lebih efisien karena tak mengulang proses yang sudah pernah dilakukan.

Usulan lain yang turut disampaikan ialah rekonstruksi komposisi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan memasukkan unsur keterwakilan partai politik peserta pemilu.

Partai Ummat menilai model tersebut dapat memperkuat kontrol dan pengawasan internal sehingga keputusan penyelenggara pemilu menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Meski telah menyiapkan sejumlah usulan, Partai Ummat mengaku hingga kini belum menerima undangan resmi dari Komisi II DPR RI untuk membahas RUU Pemilu.

Hingga hari ini kami memang belum menerima undangan resmi dari Komisi II DPR RI. Lima poin ini sudah kami matangkan dan siap dipaparkan,”

tutur Ridho.

Sebelumnya, Komisi II DPR RI berencana menggelar safari politik ke partai-partai nonparlemen untuk menyerap aspirasi dalam penyusunan RUU Pemilu.

Sejumlah isu yang akan dibahas meliputi parliamentary threshold, presidential threshold, hingga penataan daerah pemilihan.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima mengatakan pembahasan RUU Pemilu tidak hanya akan melibatkan partai politik di parlemen, tetapi juga partai nonparlemen agar regulasi yang dihasilkan lebih komprehensif.

Namun, hingga kini sejumlah partai nonparlemen, termasuk Partai Ummat, mengaku belum menerima undangan resmi untuk berdiskusi.

Tag:DPRpartai ummatRUU Pemilu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
HUT RI ke-81: Gaya Nyentrik Gibran Berbalut Adat NTT, Kumpul Keluarga Besar di Istana
By Hadi Febriansyah
Eks Presiden RI Joko Widodo (kiri), Presiden RI Prabowo Subianto tengah), dan Wakil Presiden Gibran (kanan) dalam peringatan HUT KE-81 RI di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2026.
1
Cegah Rasuah: KPK “Pasang Mata” Penyaluran Bantuan Gempa NTT
By Rahmat Baihaqi
Petugas medis memindahkan pasien ke dalam tenda darurat di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026).
2
Tampil Anggun Berkebaya Putih, Dewi Soekarno Hadiri Upacara HUT RI di Istana Merdeka
By Rahmat Baihaqi
Istri mendiang Presiden pertama Soekarno, Ratna Dewi Soekarno atau Dewi Soekarno memakai kebaya putih menghadiri upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara.
3
Dari Sinden Cilik hingga Peraih Emas Olimpiade, Ini Keseruan HUT ke-81 RI di Istana
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) membacakan naskah Proklamasi pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta
4
Riuh Hari Damai Aceh: Suasana Kondusif, KSAD Maruli Tak Tambah Prajurit
By Rahmat Baihaqi
Massa yang menghadiri zikir dan doa bersama peringatan hari perdamaian Aceh terlibat kericuhan di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (15/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto.
Politik

Kecam Letusan Senjata di Tempat Ibadah Saat Pengibaran Bendera GAM, PDIP: Jangan Buka Lagi Luka Konflik

PDI Perjuangan menyoroti respons aparat dalam menangani insiden pengibaran bendera Bulan Bintang…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
8 jam lalu
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Senin, 17 Agustus 2026.
Politik

Prabowo Klaim Prabowonomics Berasas Marhaenisme, PDIP: Kebijakan Harus Berpihak ke Petani

PDI Perjuangan menyambut pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut Prabowonomics berasas…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
8 jam lalu
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Politik

Sindir Kebijakan Nir-Etika: Kabinet Bayangan Minta Menkes Dijabat Ahli Kesehatan

Menteri Kesehatan Kabinet Bayangan Irma Hindayana mendorong agar kepemimpinan sektor kesehatan, termasuk…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
8 jam lalu
Sekjend PDIP, Hasto Kristianto.
Politik

Kasus Keracunan MBG Berulang, PDIP: Di Situ Ada Pemburu Rente

Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan.…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up