Menurut Hetifah, persoalan ini muncul saat penanganan sejumlah bencana masih membutuhkan konsentrasi dan dukungan serius dari BNPB. Ia menyinggung kebakaran hutan di Kalimantan yang belum tuntas serta persoalan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Jadi, di tengah-tengah keseriusan masalah-masalah bencana di NTT belum beres, ya kan? Itu tiba-tiba ini terjadi,”
ujar politikus Partai Golkar itu.
Lebih lanjut, dia mengatakan, kasus OTT BNPB juga jadi bahan refleksi bagi DPR, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap lembaga yang menjadi mitra kerja Komisi VIII.
Apakah fungsi pengawasan kita ke depan harus lebih ketat lagi,”
jelas Hetifah.
Kemudian, ia juga menyerahkan pengusutan perkara kepada aparat penegak hukum. Hal ini termasuk mendalami dugaan penyimpangan dalam pengadaan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanganan bencana.
Menurutnya, penegak hukum perlu menelusuri apakah persoalan itu hanya berkaitan dengan pengadaan atau ada aspek lain yang harus dibenahi.
Tentunya itu kita serahkan lah ya kepada penegak hukum untuk menggali,”
ujarnya.
Hetifah berharap peristiwa ini jadi momentum pembenahan internal BNPB maupun evaluasi bagi DPR dalam mengawasi kementerian dan lembaga mitra.
Ia mengatakan Komisi VIII akan bersikap kolaboratif dalam proses penanganan perkara tersebut.
Pun, Hetifah juga menyoroti dampak kasus ini dalam kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang bertugas menangani bencana. Menurutnya, kepercayaan publik jadi hal penting karena masyarakat masih membutuhkan kehadiran dan dukungan lembaga kebencanaan.
Trust (kepercayaan) publik kan jadi turun kepada lembaga yang menangani bencana ini. Otomatis gitu,”
tutur Hetifah.
Di Kalimantan Timur, Hetifah menyebut kebakaran masih jadi persoalan di tengah kondisi kekeringan imbas kemarau. Kekeringan juga menyebabkan permukaan Sungai Mahakam surut. Dengan demikian, mengganggu transportasi dan memicu kelangkaan bahan pokok di sejumlah wilayah.
Nah, akibatnya di beberapa daerah seperti Kabupaten Mahakam Ulu terjadi kelangkaan sembako,”
ujarnya.
Terkait kondisi kebakaran dan asap, Hetifah mengatakan situasi berbeda di setiap daerah. Ia menyebut Balikpapan sempat diguyur hujan. Sementara, saat mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sejumlah kabupaten/kota, kondisi langit terlihat seperti mendung atau berkabut.
Hetifah berharap persoalan di BNPB segera ditangani dan pembenahan dilakukan agar lembaga tersebut tetap mampu menjalankan tugasnya. Ia mengatakan Komisi VIII DPR berpeluang membahas dampak kasus itu dalam rapat setelah masa reses berakhir.
Nanti mungkin kita juga bisa nanti rapat ya, kalau ini kan kebetulan lagi reses nih,”
katanya.