Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Ganjar Sentil Penanganan Karhutla, Pejabat Diminta Rasakan Sendiri Sesaknya Bernapas

Dengan merasakan sesak bernafas dalam kepungan asap, pejabat diharapkan bisa mengetahui sendiri kondisi lapangan.

Petugas menarik selang saat memadamkan kebakaran lahan yang mendekati kawasan permukiman warga di Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Petugas menarik selang saat memadamkan kebakaran lahan yang mendekati kawasan permukiman warga di Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (ANTARA FOTO/Auliya Rahman/wsj.)

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo mengusulkan agar kegiatan belajar tatap muka dialihkan ke pembelajaran jarak jauh (PJJ) di lokasi terdampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Ganjar juga minta pejabat terkait berkantor langsung di daerah terdampak agar mengetahui kondisi masyarakat dan bisa percepat penanganan.

Jika asap masih mengepung wilayah tertentu, baiknya siswa diliburkan saja,”

tulis Ganjar dikutip dari laman X pribadinya, Rabu, 21 Oktober 2026.

Ganjar menekankan keselamatan dan kesehatan anak mesti jadi pertimbangan utama dalam menentukan metode pembelajaran di tengah kepungan asap.

Iklan

Ia mengusulkan PJJ sebagai alternatif agar kegiatan belajar bisa tetap berlangsung tanpa memaksa siswa datang ke sekolah ketika kualitas udara membahayakan kesehatan.

Laksanakan pembelajaran jarak jauh, demi keselamatan dan kesehatan anak-anak kita,”

jelasnya.

Selain perlindungan terhadap siswa, Ganjar menyoroti perlunya keterlibatan langsung pejabat dalam penanganan karhutla.

Ia minta pejabat terkait tak hanya mengandalkan laporan. Namun, juga hadir di wilayah yang mengalami dampak kebakaran.

Kerahkan seluruh pejabat terkait untuk ngantor di wilayah karhutla,”

lanjut eks Gubernur Jawa Tengah itu.

Menurut Ganjar, kehadiran langsung di lapangan bisa membantu pejabat terkait mengetahui langsung memahami kondisi masyarakat terdampak.

Dengan paham situasi itu, pejabat diharapkan bisa memahami tingkat urgensi penanganan dan mengambil langkah lebih cepat.

Dengan merasakan sendiri sesaknya bernafas dalam kepungan asap dan mengetahui sendiri kondisi lapangan, para pejabat akan lebih mengetahui tingkat urgensinya sehingga penanganan bisa lebih cepat dilakukan,”

jelasnya.

Usulan Ganjar mencakup dua hal utama yakni melindungi kesehatan siswa melalui penerapan PJJ saat kondisi udara tak aman. Selain itu, mendorong pejabat terkait turun langsung ke wilayah terdampak untuk mempercepat penanganan karhutla.

Penerapan PJJ di wilayah terdampak asap juga sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mengatur penyesuaian pembelajaran berdasarkan kondisi kualitas udara dan risiko kesehatan.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.