Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Gerindra Akui Lapangan Kerja Masih jadi PR Prabowo, Ancaman AI Mengintai Pekerja Profesional

Perubahan dunia kerja saat ini membuat sejumlah pekerjaan profesional mulai tergantikan AI. Pemerintaan Prabowo harus bergerak.

Pencari kerja antre saat mencari informasi lowongan pekerjaan pada kegiatan Job Fair Kendal 2026 di Kendal, Jawa Tengah.
Pencari kerja antre saat mencari informasi lowongan pekerjaan pada kegiatan Job Fair Kendal 2026 di Kendal, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar).

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Andre Rosiade mengakui persoalan lapangan kerja masih menjadi tantangan pemerintah.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu menyoroti perubahan dunia kerja yang membuat sejumlah pekerjaan profesional mulai tergantikan AI. Sementara, pekerjaan di sektor manufaktur juga terdampak otomatisasi.

Nah, ini memang PR pemerintah yang harus kita cari terobosan bagaimana lapangan pekerjaan ini,”

kata Andre dalam diskusi bertajuk ‘Mengupas Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Kebijakan yang Berpihak Pada Rakyat, Ekonomi Kuat, Hingga Kemandirian Nasional’ di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026.

Andre menjelaskan, perkembangan teknologi membuat pola penciptaan lapangan kerja tidak lagi sama seperti sebelumnya.

Iklan

Menurut dia, investasi dalam jumlah besar belum tentu menghasilkan penyerapan tenaga kerja sebanyak yang terjadi pada masa lalu.

Dia mencontohkan penggunaan AI yang mulai menggantikan sejumlah pekerjaan profesional atau pekerja kerah putih atau white collar.

Sementara, sektor industri juga menghadapi perubahan karena semakin banyak proses produksi yang mengandalkan mesin dan sistem otomatis.

Bagaimana pekerja-pekerja profesional banyak digantikan oleh AI, ya. White collar kita, ya, ini pekerja profesional banyak diganti AI,”

ujarnya.

Andre juga menyinggung pekerja pabrik yang berpotensi terdampak otomatisasi. Kondisi itu jadi tantangan bagi pemerintah untuk memastikan perkembangan teknologi dan masuknya investasi tetap membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.

Lalu, pekerja pabrik sekarang banyak diganti oleh otomatisasi, karena inilah perkembangan teknologi,”

kata Andre.

Menurut Andre, peningkatan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pembukaan lapangan kerja baru.

Dia menilai pemerintah perlu mencari terobosan agar pertumbuhan ekonomi tidak berhenti pada peningkatan angka investasi dan aktivitas usaha, tetapi juga menghasilkan kesempatan kerja yang lebih luas.

Bagaimana lapangan pekerjaan ini, pertumbuhan ekonomi, ya. Yang terus meningkat sesuai target Presiden Prabowo nanti di akhir periode pertama beliau tembus 8 persen ini, ya, itu tetap bisa berujung dengan pembukaan lapangan pekerjaan yang baru,”

ujarnya.

Andre juga menyinggung sektor pariwisata yang menurutnya memiliki kontribusi besar terhadap devisa dan penciptaan lapangan kerja.

Dia menyebut sektor tersebut telah membuka hampir 25 juta lapangan pekerjaan dalam kurun 10 tahun terakhir.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.