Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta Polri tidak berhenti pada penggerebekan pabrik dan penangkapan pengedar narkoba.
Menurutnya, jaringan di balik bisnis haram tersebut terutama bandar besar yang mengendalikan peredaran harus ikut dibongkar.
Keberanian Kapolri memimpin langsung operasi-operasi besar ini memberikan pesan yang sangat kuat. Negara hadir dan tidak boleh kalah dengan sindikat narkoba,”
kata Habiburokhman, dalam keterangannya, Senin, 26 Oktober 2026.
Habiburokhman menilai langkah Kapolri Jenderal Suyudi yang turun langsung memimpin pemberantasan narkoba perlu diikuti dengan penindakan konsisten hingga ke akar jaringan. Ia minta Polri mempertahankan langkah agresif tersebut.
Iklan
Dia bilang pemberantasan narkoba tak sekadar berkaitan dengan penegakan hukum dan penangkapan pelaku. Operasi kepolisian juga menyangkut upaya melindungi masyarakat terutama generasi muda dari dampak peredaran narkoba.
Langkah agresif Kapolri turun langsung ke lapangan bukan semata penegakan hukum, melainkan misi kemanusiaan untuk menyelamatkan masyarakat dan generasi muda dari kehancuran,”
ujarnya.
Habiburokhman menyoroti sejumlah operasi yang disebutnya bagian dari upaya membongkar jaringan narkoba dari hulu hingga hilir.
Operasi itu mencakup pengungkapan pabrik narkoba di Pidie, Aceh, pembongkaran pabrik tramadol ilegal lintas provinsi, hingga penggerebekan kawasan yang menjadi pusat peredaran narkoba.
Namun, menurut Habiburokhman, penindakan di berbagai titik tersebut perlu dibarengi dengan upaya membongkar keseluruhan rantai pasokan narkoba.
Sebab, penggerebekan tempat produksi dan penangkapan pengedar tidak dengan sendirinya memastikan jaringan di balik bisnis tersebut telah terungkap seluruhnya,”
ujarnya.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. (Sumber: dpr.go.id)
Habiburokhman meminta kepolisian memastikan operasi pemberantasan narkoba menjangkau pihak-pihak yang memiliki kendali lebih besar dalam jaringan. Ia secara khusus menekankan pentingnya mengejar bandar besar agar penindakan tidak berhenti pada pelaku di lapangan.
Langkah ini juga otomatis membakar semangat seluruh jajaran kepolisian di daerah untuk bergerak dengan frekuensi dan kecepatan yang sama,”
tuturnya.
Ia juga mengharapkan keterlibatan langsung Kapolri bisa jadi dorongan bagi jajaran kepolisian di daerah untuk bergerak dengan intensitas yang sama.
Lebih lanjut, Habiburokhman mengatakan Komisi III DPR RI mendukung langkah Kapolri dalam memerangi peredaran narkoba.
Kami meminta Polri terus mempertahankan ritme ‘gas pol’ ini, menyikat habis seluruh jaringan hingga ke akar-akarnya dan para bandar besarnya,” .