Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Gerindra Singgung Dugaan Makar di Balik Penyadapan Prabowo, Ada Pembangkangan Garis Komando?

Partai Gerindra menyinggung kemungkinan adanya upaya makar terhadap Presiden Prabowo Subianto di balik dugaan penyadapan ilegal.

Presiden Prabowo Subianto (kiri) memberi bintang tanda kerhormatan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Presiden memberi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Mantan Menko Polkam Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, Menhan Jenderal (Purn) Sjafrie Syamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta memberi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana kepada Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono. ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Presiden Prabowo Subianto (kiri) memberi bintang tanda kerhormatan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Presiden memberi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Mantan Menko Polkam Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, Menhan Jenderal (Purn) Sjafrie Syamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta memberi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana kepada Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Partai Gerindra menyinggung kemungkinan adanya upaya dugaan makar terhadap Presiden Prabowo Subianto di balik dugaan penyadapan ilegal.

Gerindra menilai tindakan menyadap kepala negara tanpa kewenangan yang sah bukan sekadar pelanggaran hukum. Namun, juga berpotensi mencerminkan pembangkangan terhadap garis komando.

“Tindakan penyadapan yang dilakukan tanpa kewenangan yang sah merupakan persoalan yang sangat serius. Apalagi dilakukan kepada Presiden,”

kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono dalam keterangannya, Rabu, 4 November 2026.

Dia mengatakan penyadapan tanpa kewenangan itu juga dapat menunjukkan adanya persoalan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap garis komando di lingkungan terkait.

Iklan

“Bahkan, apabila ditemukan unsur-unsur yang memenuhi ketentuan hukum, perlu didalami pula kemungkinan adanya tindakan yang mengarah pada upaya makar terhadap Presiden,”

lanjut Sugiono.

Meski demikian, ia menegaskan seluruh proses harus tetap diselesaikan melalui mekanisme hukum. Pun, ia berharap penetapan tersangka terhadap sejumlah perwira tinggi Polri jadi momentum untuk memperkuat profesionalisme dan integritas institusi korps Bhayangkara.

“Saya memandang hal ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk terus memperkuat institusi Polri. Dalam kesempatan ini, saya juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolri atas langkah-langkah yang telah diambil dalam menyikapi persoalan tersebut,”

katanya.

Lebih lanjut, Sugiono juga mengingatkan pentingnya jaga kepatuhan seluruh institusi negara terhadap konstitusi dan kepemimpinan nasional yang sah. Menurut dia, setiap persoalan yang muncul harus diselesaikan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dia menilai penegakan hukum dan pembenahan kelembagaan tidak boleh berhenti pada penindakan terhadap individu. Proses tersebut juga harus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Di sisi lain, Gerindra meminta dinamika kasus penyadapan tidak mengganggu pelaksanaan agenda pembangunan nasional. Seluruh jajaran pemerintahan diminta tetap fokus menjalankan program prioritas Presiden Prabowo.

“Berbagai agenda transformasi bangsa yang sedang dijalankan merupakan amanah besar yang harus terus kita kawal bersama demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”

ujarnya.

Menurutnya, penegakan hukum dan keberlanjutan pembangunan harus berjalan beriringan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga stabilitas, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara, serta memastikan agenda pembangunan nasional terus berjalan dengan baik,”

tuturnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.