Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 8 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • MBG
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Giliran BBM Naik Kendaraan Listrik Ikut Kena Pajak, Kok jadi Gini Sih?
Sefruit

Giliran BBM Naik Kendaraan Listrik Ikut Kena Pajak, Kok jadi Gini Sih?

Salsabillah IrwandaAmin Suciady
Last updated: April 22, 2026 5:43 pm
Salsabillah Irwanda
Amin Suciady
Share
SHARE

Harga BBM lagi naik, dan seperti biasa, banyak orang mulai cari alternatif biar pengeluaran gak makin berat.

Daftar isi Konten
  • Tadinya jadi Solusi, Sekarang Ikut Kena Beban
  • Bikin Orang Mikir Dua Kali
  • Gak Cuma Soal Pengguna, Tapi Juga ke Industri
  • Jadi, Pilih yang Mana?

Salah satu yang sempat dilirik adalah kendaraan listrik yang katanya lebih hemat, lebih ramah lingkungan, dan sebelumnya juga dapat keringanan pajak.

Tapi di momen yang sama, justru muncul kebijakan baru yang bikin orang mikir ulang.

Lewat aturan terbaru itu, kendaraan listrik yang sebelumnya bebas pajak sekarang berpotensi dikenakan pajak tahunan. Jadi di saat BBM makin mahal, opsi “kabur” ke kendaraan listrik juga ikut kena biaya tambahan.

Gak heran kalau banyak yang ngerasa…ini timing-nya kok pas banget ya?

Tadinya jadi Solusi, Sekarang Ikut Kena Beban

Selama ini, kendaraan listrik punya daya tarik karena ada insentif, salah satunya pajak yang lebih ringan, bahkan sempat Rp 0. Ini jadi semacam “kompensasi” karena harga awal kendaraan listrik masih cukup tinggi.

Tapi ketika insentif itu mulai dicabut, keunggulan tersebut jadi berkurang. Di satu sisi BBM naik, di sisi lain kendaraan listrik yang diharapkan jadi solusi malah ikut nambah beban.

Bikin Orang Mikir Dua Kali

Beralih ke kendaraan listrik itu bukan keputusan kecil. Selain harga beli-nya, orang juga mempertimbangkan biaya jangka panjangnya.

Sekarang, dengan aturan baru, kendaraan listrik sebelumnya yang bisa kena bebas pajak (Rp 0 %) mulai dikenakan pajak seperti kendaraan pada umumnya. Secara umum, pajak kendaraan bermotor berada di kisaran 1-2% dari nilai jual pertahun, tergantung daerah.

Artinya, kalau sebelumnya pemilik mobil listrik tidak membayar pajak tahunan, sekarang mereka bisa mengeluarkan sekitar 3-5jt pertahun untuk mobil di kelas harga 300-400jtan.

Nah, disinilah dilema terasa. Dengan adanya pajak tambahan, wajar kalau banyak yang akhirnya menunda atau bahkan batal beralih. Apalagi buat kelas menengah, perubahan kecil dalam biaya bisa terasa cukup signifikan kalau dihitung secara keseluruhan.

Gak Cuma Soal Pengguna, Tapi Juga ke Industri

Kebijakan seperti ini gak cuma berdampak ke konsumen, tapi juga ke industri kendaraan listrik secara keseluruhan.

Kalau aturan berubah di tengah jalan, kepercayaan investor bisa ikut goyah. Padahal, Indonesia punya potensi besar untuk jadi pemain utama di sektor kendaraan listrik. Tapi tanpa dukungan yang konsisten, potensi itu bisa jadi jalan di tempat.

Jadi, Pilih yang Mana?

Sekarang, pilihannya jadi agak dilematis.

Tetap pakai kendaraan berbahan bakar, tapi harus siap dengan harga BBM yang terus naik. Atau beralih ke kendaraan listrik, tapi dengan biaya tambahan yang mulai terasa.

Yang jelas, situasi ini bikin banyak orang ngerasa pilihan yang ada bukan lagi soal mana yang lebih hemat, tapi mana yang paling masuk akal di kondisi sekarang.

Tag:BBMBBM Bersubsidibbm non subsidiDikenai PajakHarga BBMHarga BBM naikHemat BBMKenaikan BBMKendaraan listrikmobil ListrikMotor Listrik
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Trending di OWRITE
Izin Dipersulit, Duit Melejit: Catatan ICW Soal Kasus Silmy Karim
By Adi Briantika
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim (tengah) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
1
Bagaimana Zimbabwe Bisa Bangkrut? Kisah Negara Kaya yang Uangnya Tidak Lagi Berharga
By Ani Ratnasari
Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe
2
Teddy Banjir Kritik, Pejabat Bertumbangan Diciduk! Kebetulan atau Ada yang Panik?
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (kanan) berbincang dengan calon siswa saat meninjau bakal Sekolah Rakyat di kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Adminstrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN), Penjompongan, Jakarta, Rabu (22/4/2026). Peninjauan tersebut untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana bakal Sekolah Rakyat yang menampung sebanyak 100 siswa dari keluarga tidak mampu untuk memperoleh pendidikan dengan lingkungan berkualitas. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
3
Beda Selera DPR vs Pemerintah dalam RUU Polri: Satu Minta Buka Pintu, Satu Minta Mundur
By Rika Pangesti
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (kedua kiri) bersama Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto (kiri) menyerahkan pandangan presiden kepada Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (ketiga kanan), Wakil Ketua Komisi III DPR Dede Indra (kanan), Rano Alfath (kedua kanan) dan Ahmad Sahroni (ketiga kiri) saat rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).
4
Rakyat Diminta Hemat, BGN Malah Gelar Acara Mewah Hingga Makan Anggaran Rp55 Miliar
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto bersama pemilik SPPG di seluruh Indonesia. Doc: IG SetnegRI
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Kenapa Kamu Selalu Khawatir Salah Ngomong di Chat?

Lebih berani bicara langsung daripada kirim chat? Bisa jadi kamu terjebak overthinking…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
2 hari lalu
Sefruit

Kalau Kamu Haus Pujian di Satu Hal Tertentu, Coba Perhatikan Ini

Pernah terpikir kenapa jenis pujian tertentu rasanya jauh lebih berkesan? Berdasarkan riset…

Salsabillah Irwanda
By
Salsabillah Irwanda
2 hari lalu
Sefruit

Busy Day vs Productive Day: Banyak Orang Masih Ketuker

Merasa lelah seharian tapi tugas utama tidak selesai? Bisa jadi kamu terjebak…

Salsabillah Irwanda
By
Salsabillah Irwanda
2 hari lalu
Sefruit

Ternyata Nggak Semua Kekhawatiran Itu Overthinking

Sering meragukan perasaan sendiri karena takut dianggap overthinking? Padahal, tidak semua kecemasan…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up