Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 8 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kalau Circle Kamu Kayak Gini, Mungkin Itu Udah Toxic Friendship
Sefruit

Kalau Circle Kamu Kayak Gini, Mungkin Itu Udah Toxic Friendship

Salsabillah Irwandairen natania longdong
Last updated: Mei 7, 2026 9:40 pm
Salsabillah Irwanda
Iren Natania
Share
SHARE

Kadang toxic friendship itu susah disadari. Soalnya bentuknya nggak selalu drama besar, ribut, atau tiba-tiba putus pertemanan. Malah seringnya, toxic friendship itu datang dari circle yang kelihatannya seru-seru aja.

Masih nongkrong bareng. Masih ketawa tiap ketemu. Masih aktif di grup chat. Tapi anehnya, setiap habis ketemu mereka tuh, entah kenapa kita jadi capek sendiri alias mental kita jadi drop.

Dan itu yang bikin banyak orang baru sadar kalau ternyata yang bikin mental lelah itu bukan cuma hubungan percintaan, tapi juga pertemanan.

Semua Hal Dijadiin Bahan Bercanda

Sala4h satu tanda toxic friendship yang paling sering dianggap normal adalah bercandaan yang keterlaluan.

Awalnya mungkin lucu sih. Tapi lama-lama semua hal tentang diri kamu jadi bahan roasting. Penampilan dibahas, insecurity dijadiin lelucon, pencapaian diremehin, bahkan masalah pribadi pun kadang dilempar jadi candaan depan banyak orang.

Yang bikin bingung, kalau kamu sakit hati malah dibilang:

“Baper banget sih.”

“Kan cuma bercanda.”

“Circle kita kan emang begini.”

Padahal bercanda tetap ada batasnya. Kalau tiap ketemu, kamu malah jadi takut ngomong atau takut di-judge, mungkin itu bukan sekadar humor tongkrongan lagi.

Circle yang Diam-Diam Kompetitif

Toxic friendship juga sering muncul dalam bentuk persaingan yang nggak sehat.

Teman yang harus selalu lebih unggul. Teman yang susah genuinely senang lihat kamu berhasil. Atau circle yang tiap ngobrol isinya malah jadi ajang compare hidup masing-masing.

Siapa yang paling sukses.

Siapa yang paling banyak dikenal.

Siapa yang paling glow up.

Siapa yang paling “menang” hidupnya.

Akhirnya pertemanan terasa kayak kompetisi diam-diam. Dan capeknya, kamu jadi merasa harus terus validasi diri supaya dianggap worth di circle itu.

Kamu Selalu Ada Buat Mereka, Tapi Nggak Sebaliknya

Ada juga toxic friendship yang bentuknya lebih halus. Mereka datang pas butuh doang.

Saat mereka lagi sedih, kamu dicari. Saat mereka butuh bantuan, kamu dipanggil. Tapi giliran kamu lagi capek atau butuh didengar, responsnya tiba-tiba hilang.

Hubungan pertemanan jadi terasa satu arah. Kamu terus ngertiin orang lain, tapi jarang ada yang benar-benar ngertiin kamu balik.

Circle yang Bikin Kamu Nggak Jadi Diri Sendiri

Tanda lain yang sering nggak disadari adalah ketika kamu mulai berubah demi diterima circle.

Harus ikut gaya mereka.

Harus ikut cara bercandanya.

Harus ikut nongkrong walaupun capek.

Harus pura-pura santai padahal sebenarnya nggak nyaman.

Kalau setiap masuk circle tertentu kamu malah jadi overthinking dan nggak bisa jadi diri sendiri, itu patut dipertanyakan.

Karena pertemanan yang sehat seharusnya bikin nyaman, bukan bikin kamu terus merasa harus “cukup” supaya diterima.

Nggak Semua Pertemanan Harus Dipertahanin

Banyak orang bertahan di circle toxic karena takut sendirian. Takut dibilang berubah. Takut kehilangan teman. Padahal makin dewasa, makin sadar juga kalau nggak semua hubungan harus dipaksa bertahan.

Kadang menjaga jarak bukan berarti jahat loh ya. Kadang itu justru cara buat menjaga diri sendiri untuk tetap waras. Karena punya sedikit teman tapi bikin tenang jauh lebih sehat daripada punya circle besar tapi bikin mental capek terus.

Tag:BersahabatToxic
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kata gaul dalam bahasa Inggris
Daerah

30 Daftar Singkatan Bahasa Inggris Gaul yang Dipakai Saat Chatting dan Artinya

Percakapan di media sosial kini dipenuhi berbagai singkatan bahasa Inggris gaul yang sering bikin bingung, terutama bagi orang yang jarang mengikuti tren digital. Mulai dari “FYI”, “LOL”, hingga “BTW”, beberapa…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
6 Min Read
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi Usai AS-Iran Saling Tembak

Harga minyak dunia naik pada Jumat, setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali terlibat baku tembak di kawasan Selat Hormuz. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa gencatan senjata kedua negara mulai…

By
Anisa Aulia
Ivan
2 Min Read
KAI Commuter
Daerah

Perjalanan Commuter Line Terganggu, KAI Commuter Ungkap Ada Indikasi Vandalisme Persinyalan

Perjalanan Commuter Line di lintas Tanah Abang - Rangkasbitung dan sebaliknya mengalami gangguan pada Jumat (8/5) pagi. Melalui akun X @CommuterLine menyampaikan adanya indikasi vandalisme pada perangkat persinyalan di antara…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Sefruit

Bukan Malas Kerja, Ini Alasan Banyak Gen Z yang Quite Quitting

Quiet quitting bukan soal malas kerja atau resign diam-diam. Gen Z yang…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
13 jam lalu
Sefruit

Hidden Gem Date di Jakarta, No 3 Cocok Buat yang Mau Quality Time

Bosan date di cafe atau mall itu-itu lagi? Jakarta punya banyak hidden…

Salsabillah Irwanda
By
Salsabillah Irwanda
2 hari lalu
Sefruit

Shio Kambing di 2026: Hindari Hal Ini Kalau Gak Mau Capek Sendiri

Shio Kambing 2026 punya tantangan tersembunyi yang bikin energi cepat habis —…

Salsabillah Irwanda
By
Salsabillah Irwanda
2 hari lalu
Sefruit

Taurus Mei vs Taurus April, Gemini Mei vs Gemini Juni: Sama Zodiaknya, Beda Orangnya!

Taurus Mei vs Taurus April, Gemini Mei vs Gemini Juni—sama zodiaknya, tapi…

Salsabillah Irwanda
By
Salsabillah Irwanda
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up