Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 29 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Nggak Tahu Mau Nulis Apa Pas Journaling? Coba Mulai dari Ini
Sefruit

Nggak Tahu Mau Nulis Apa Pas Journaling? Coba Mulai dari Ini

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
Last updated: Mei 28, 2026 6:23 pm
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
Share
SHARE

Banyak orang pengen mulai journaling, tapi baru buka buku kosong aja langsung bingung.

“Mau nulis apa ya?”

Akhirnya niat journaling cuma bertahan 2 hari, 3 halaman, lalu berhenti karena merasa nggak bisa nulis bagus. Padahal sebenarnya journaling nggak harus puitis, estetik, deep, atau penuh quotes. Journaling itu bukan lomba jadi karakter utama film indie. Kadang cukup jadi tempat buat isi kepala yang lagi penuh aja.

Masalahnya, kebanyakan panduan journaling terdengar terlalu serius. Harus self-reflection, harus mindful, harus healing, harus produktif. Akhirnya banyak orang jadi overthinking duluan sebelum mulai nulis.

Dikutip dari buku The New Diary karya Tristine Rainer (1978), journaling sebenarnya bukan tentang menulis dengan sempurna, tapi tentang membantu seseorang memahami pikiran dan emosinya secara lebih jujur dan personal. Artinya, nggak ada format “benar” dalam journaling.

Dan sebenarnya kamu nggak harus langsung nulis hal-hal yang dalam banget. Banyak orang merasa journaling harus langsung penuh refleksi hidup, padahal kamu bisa mulai dari hal random seperti:

“Hari ini capek.”

“Aku kesel sama dosen.”

“Kenapa cuaca panas banget.”

“Aku lapar tapi males makan.”

Sesimpel itu pun tetap journaling.

Dilansir dari penelitian Expressive Writing oleh James W. Pennebaker dalam jurnal Advances in Psychiatric Treatment (1999), menulis bebas tentang pikiran sehari-hari dapat membantu mengurangi stres dan membantu otak memproses emosi dengan lebih sehat. Jadi bukan isi tulisannya yang paling penting, tapi kebiasaan mengeluarkan isi kepala itu sendiri.

Kalau kamu masih sering blank, jangan mulai dengan pertanyaan “mau nulis apa?” Coba ganti jadi,

“Apa yang lagi aku pikirin sekarang?”

“Apa yang bikin aku capek hari ini?”

“Hal kecil apa yang ganggu pikiranku?”

“Apa yang sebenarnya pengen aku bilang tapi nggak bisa?”

Karena sering kali kita bukan nggak punya isi kepala, kita cuma terlalu bingung mulai dari mana. Dan satu lagi yang penting ialah journaling nggak harus rapi. Tulisan jelek? Gapapa. Lompat-lompat? Gapapa. Isinya marah-marah? Gapapa. Journaling bukan tugas sekolah.

Dikutip dari buku Writing Down the Bones karya Natalie Goldberg (1986), menulis bebas tanpa terlalu menghakimi diri sendiri dapat membantu seseorang lebih terhubung dengan pikiran asli mereka. Makanya banyak metode journaling justru menyarankan untuk “tulis aja dulu.” Karena kalau terlalu sibuk bikin tulisan sempurna, akhirnya malah nggak jadi nulis sama sekali.

Kalau masih bingung banget, coba mulai dari format simpel kayak,

“Hari ini aku merasa…”

“Hal yang paling bikin kepikiran…”

“Hal kecil yang bikin aku senang hari ini…”

“Yang pengen aku lakukan sekarang…”

Nggak perlu panjang. Nggak perlu aesthetic. Nggak perlu bagus. Yang penting mulai.

Dilansir dari artikel ilmiah di Cambridge University Press berjudul Writing About Emotional Experiences as a Therapeutic Process oleh James W. Pennebaker dan Janel D. Seagal (1999), expressive writing membantu seseorang memahami emosi dan meningkatkan regulasi stres secara bertahap.

Makanya journaling nggak harus langsung mengubah hidup kamu. Kadang cukup membantu kepala terasa sedikit lebih lega aja dulu. Karena mungkin kamu nggak harus jadi “anak journaling” dulu buat mulai nulis. Semua orang juga mulai dari halaman kosong.

Kalau kamu tertarik konten lainnya yang seperti ini, jangan lupa follow @sefruitmedia yaa

 

Tag:Penulis
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rupiah Babak Belur ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Gegara AS Serang Iran
By Anisa Aulia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
1
Rupiah Anjlok, Harga Barang Naik, Benarkah RI Masih Jauh dari Krisis 1998?
By Rahmat Tunny
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)
2
APBN Dipakai untuk Kurban, Prabowo Dinilai Langgar Prinsip Ibadah
By Rahmat Tunny
Sapi Kurban
3
MUI: Pembelian 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN Sah Secara Syariat
By Rahmat
Petugas kesehatan hewan memeriksa kesehatan sapi bantuan Presiden di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026).
4
Polsek Tamansari Gandeng Siber Polda Metro Selidiki Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari
By Rahmat
Ilustrasi anak sebagai korban.
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Ternyata Nggak Semua Orang Produktif Itu Baik-Baik Aja

Nggak semua orang yang terlihat produktif sebenarnya baik-baik aja. Ada yang terus…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
12 jam lalu
Sefruit

Tanda Kamu Terlalu Sering Nyalahin Diri Sendiri, Ternyata Ini Penyebabnya

Pernah merasa selalu menyalahkan diri sendiri bahkan saat bukan salah kamu? Kenali…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
2 hari lalu
Sefruit

Tipe-Tipe Orang Pas Idul Adha, Kamu yang Mana?

Idul Adha selalu punya cerita unik dan tipe-tipe orang yang muncul setahun…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
2 hari lalu
Sefruit

Self-Love Bombing: Saat Kamu Terlalu Cepat Jatuh Cinta Sama Potential Seseorang

Pernah jatuh cinta sama “potential” seseorang? Kenali fenomena self-love bombing, saat kita…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up