Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 24 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Demi ‘Swasembada Pangan’, Prabowo Kini Targetkan Papua Disulap Jadi Kebun Sawit dan Singkong
Nasional

Demi ‘Swasembada Pangan’, Prabowo Kini Targetkan Papua Disulap Jadi Kebun Sawit dan Singkong

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Desember 24, 2025 4:11 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memberi instruksi saat memimpin pengarahan kepada kepala daerah se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memberi instruksi saat memimpin pengarahan kepada kepala daerah se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025). (Sumber: Antara Foto/Galih Pradipta/nz)
SHARE

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Papua sebagai pengembangan energi berbasis sumber daya lokal, seperti kelapa sawit, tebu, hingga singkong. Strategi ini sebagai langkah strategis pemerintah untuk menuju swasembada pangan dan swasembada energi nasional.

Menurut Presiden Prabowo, Papua memiliki potensi besar untuk mengembangkan bahan baku bioenergi, yang dapat menghasilkan bahan bakar minyak (BBM) terlebih etanol. Langkah ini juga dapat mengurangi ketergantungan impor minyak yang telah dilakukan RI selama bertahun-tahun.

Kita berharap di daerah Papua pun harus ditanam kelapa sawit supaya bisa menghasilkan juga BBM dari kelapa sawit. Juga tebu menghasilkan etanol, singkong atau cassava juga untuk menghasilkan etanol,”

kata Prabowo dalam pengarahan kepada Kepala Daerah se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Ekonomi Khusus Papua di Istana Negara, dikutip Rabu, 17 Desember 2025.

Mantan Menteri Pertahanan itu pun menargetkan dalam jangka waktu lima tahun, seluruh daerah dapat mandiri dalam pengembangan pangan dan energi.

Kita direncanakan dalam lima tahun semua daerah bisa berdiri di atas kakinya sendiri, swasembada pangan dan juga swasembada energi,”

ujar Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa jika swasembada energi berhasil, hal itu dapat mengurangi anggaran negara yang digunakan untuk impor BBM, yang diperkirakan menelan biaya fantastis.

Dengan demikian kita bisa menutup ratusan triliun untuk subsidi, ratusan triliun untuk impor BBM dari luar negeri. Tahun ini, setiap tahun kita mengeluarkan ratusan triliun untuk impor BBM,”

jelasnya.

Lebih jauh, pemanfaatan energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga air pun harus berjalan beriringan, sejalan dengan pengembangan bioenergi dari sektor pertanian.

Kalau kita bisa tanam kelapa sawit, tanam singkong, tanam tebu pakai tenaga surya dan tenaga air, bayangkan berapa ratus triliun kita bisa hemat tiap tahun,”

paparnya.

Tren Hilangnya Hutan Primer Meningkat

Ilustrasi Kebun Sawit.
Ilustrasi Kebun Sawit. (Sumber: Sawit Watch)

Diketahui, berdasarkan data dari Pusaka, lembaga yang memperjuangkan kehidupan masyarakat adat, tren kehilangan hutan primer di Papua meningkat sekitar 10 persen dari tahun ke tahun.

Pada 2023, sebanyak 22.500 hektare hutan hilang, lalu naik menjadi 25.300 hektare pada 2024. Peningkatan ini tergolong moderat dan masih jauh di bawah puncak tertinggi pada 2015 yang saat itu dipicu oleh ekspansi besar-besaran perkebunan sawit, pembangunan jalan, dan kebakaran hutan.

Namun, data awal Pusaka pada 2025, menunjukkan bahwa tren kehilangan hutan mulai mengalami lonjakan. Sebaliknya, tren kehilangan hutan primer di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi justru mengalami penurunan pada 2024. Situasi ini menempatkan Papua sebagai penyumbang terbesar kehilangan hutan primer yang masih tersisa di Indonesia.

Melalui analisis citra Pusaka, dapat diidentifikasi enam pendorong utama kehilangan hutan primer di Papua sepanjang 2024 dan empat pendorong yang telah terkonfirmasi pada paruh pertama 2025. Dari berbagai faktor tersebut, PSN Merauke muncul sebagai pendorong terbesar pada 2024, menyumbang 24 persen dari total kehilangan hutan primer yang tercatat (5.936 hektare). Hingga Juni 2025, PSN Merauke telah melakukan pembukaan tambahan seluas 3.899 hektare hutan.

Sejak diluncurkan sekitar Maret 2024, PSN Merauke mengkonversi secara permanen 22.272 hektare lahan yang meliputi beragam ekosistem, seperti rawa melaleuca, padang rumput, hutan sabana, mangrove, dan hutan primer lebat yang sebagian di antaranya tumbuh di atas lapisan gambut.

Tag:BBMBerita PentinghutanpapuaPrabowo SubiantosawitSpillswasembada pangan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Geger Pengakuan BEM UBK soal Duit Demo, Gibran Diminta Buka Fakta Sebenarnya, Berani?
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026).
1
Sadis Aniaya Pacar, Taufik Akan Diperiksa Kejiwaan dan Ditahan di Sel Khusus
By Rahmat Baihaqi
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung.
2
Harga Gas Industri Meroket, DPR Turun Tangan Usai 55 Ribu Buruh Terancam PHK
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco (kedua kanan) dan Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan) tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait potongan komisi untuk layanan ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
3
2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latihan Militer, Begini Penjelasan Kemhan
By Rahmat Baihaqi
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
4
Prabowo Ungkap Ciri Koruptor: Biasanya Orang Pintar Tahu Cara Mencuri
By Rahmat Baihaqi
Presiden Prabowo hadir dalam Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan, di Gorontalo, 24 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Orang tua siswa berdiri di depan layar informasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) di SMKN 1 Cimahi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2026).
Nasional

Fenomena Aneh Terungkap, Ribuan Kursi PTN Terancam Kosong karena Peserta Menghilang

Tingginya jumlah peserta yang lolos seleksi perguruan tinggi negeri (PTN) tetapi tak…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal
Nasional

Nasib 4 PMI di Somalia Belum Jelas, DPR Desak Kemlu Tunjuk Negosiator Khusus

Nasib empat Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang disandera di Somalia selama dua…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
3 jam lalu
Wakil Rektor UI Prof Hamdi Muluk.
Nasional

Kesenjangan Masuk Kampus Jadi Alarm, DPR Bongkar Masalah Akses Pendidikan Tinggi

Kesenjangan akses pendidikan tinggi di Tanah Air jadi sorotan DPR RI dan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna menjelaskan pertemuan tertutup Menkeu Purbaya dengan JA ST Burhanuddin.
Nasional

100 SPPG Diduga Bodong, Lokasinya Ada di Hutan hingga Tengah Kuburan, Mau Kasih Makan Hantu?

Sebanyak 100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga fiktif tersebar di kawasan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Baihaqi
Amin Suciady
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up