Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Perpol 10/2025 Dinilai Melawan Putusan MK, Ahli: Polri Alami Adiksi Kekuasaan
Nasional

Perpol 10/2025 Dinilai Melawan Putusan MK, Ahli: Polri Alami Adiksi Kekuasaan

Syifa FauziahAmin Suciady
Last updated: Desember 17, 2025 2:50 pm
Syifa Fauziah
Amin Suciady
Share
Ahli Psikolog Forensik, Reza Indragiri
Ahli Psikolog Forensik, Reza Indragiri. (Foto: owrite/Syifa)
SHARE

Terbitnya Peraturan Polri (Perpol) Nomor 10 Tahun 2025 yang membuka peluang bagi anggota Polri untuk mengisi 17 jabatan di luar institusi kepolisian menuai kritik tajam dari berbagai kalangan.

Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), tetapi juga berseberangan dengan Undang-Undang Polri serta Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri, menilai Perpol tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai komitmen Polri terhadap supremasi konstitusi dan reformasi kelembagaan.

Ini bukan sekadar bertentangan dengan keputusan MK, tetapi juga memunggungi Undang-Undang Polri dan Undang-Undang ASN,”

ujar Reza kepada owrite.id baru-baru ini.

Ia menilai, penerbitan Perpol Nomor 10 Tahun 2025 sebagai “jilid dua” dari dinamika serupa. Pasalnya, Perpol tersebut muncul tidak lama setelah MK mengeluarkan putusan yang dianggap membatasi ruang gerak Polri dalam jabatan sipil.

Belum lama MK mengeluarkan keputusan, tiba-tiba keluar Perpol. Wajar jika publik bertanya-tanya, ini konstitusional atau tidak? Narasinya jadi tidak enak, seolah ada perlawanan politik dari lembaga penegak hukum,”

ujarnya.

Meski demikian, Reza menegaskan bahwa secara institusional mustahil Perpol tersebut terbit tanpa melalui kajian internal yang matang.

Kita harus berasumsi Polri sudah melakukan kajian. Tidak mungkin sebuah Perpol keluar tanpa pendalaman. Artinya, kebijakan ini harus dipahami sebagai keputusan kolektif seluruh insan Tribrata,”

jelasnya.

Namun, justru di titik tersebut persoalan menjadi lebih serius. Ia menilai selama satu dekade terakhir, sejak 2014 hingga 2024, Polri berada dalam posisi yang sangat dekat dengan pusat kekuasaan.

Polri seperti terlalu lama menikmati kekuasaan. Ketika muncul produk hukum atau putusan MK yang dirasakan membatasi atau menggerus kekuasaan itu, responsnya menjadi emosional. Ini mirip dengan gejala adiksi kekuasaan. Orang yang sudah adiksi, ketika mengalami penurunan atau withdrawal, akan mengalami kekacauan. Perpol ini bisa jadi cerminan kondisi itu,”

tambahnya.

Ia menilai, Perpol Nomor 10 Tahun 2025 berpotensi menjadi kebijakan toksik yang justru merusak citra institusi kepolisian di mata publik.

Institusi Tribrata yang sangat kita cintai dan hormati ini seolah terlalu lama larut dalam keasyikan bermain politik dan kekuasaan. Maka ketika ada upaya pembatasan, itu dirasakan sebagai ancaman yang harus dilawan. Dan Perpol ini adalah manifestasi dari perlawanan tersebut,”

pungkas Reza.
Tag:ahli psikologi forensikEditorialKapolriListyo Sigit PrabowoMahkamah KonstitusiPerpolPolrireza indragiri
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga luka ringan selama musim mudik Lebaran 2026. Data tersebut berdasarkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 per Minggu, 22 Maret…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Tahanan Rumah Yaqut Cuma Bebani Uang Negara dan Lukai Semangat Antikorupsi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pengalihan status penahanan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, yang sebelumnya mejadi…

By
Amin Suciady
Rahmat
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Sejumlah kendaraan pemudik melaju saat penerapan sistem satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah.
Nasional

Polri Siapkan Skema One Way Lokal saat Arus Balik 23 Maret 2026, Catat Titiknya  

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bakal memberlakukan skema one way lokal saat…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
11 jam lalu
gambar Ilustrasi
Nasional

Jejak Oknum Aparat Dari Kritik ke Teror Hingga Catatan Kasus Kriminal, Negara Gagal Lindungi Warganya?

Kamis, 12 Maret 2026, menjadi catatan kelam bagi kebebasan sipil. Ruang berekspresi…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
2 hari lalu
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) memberikan pembaruan kondisi Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus setelah disiram air keras, di kantor YLBHI
Nasional

Tolak Peradilan Militer Kasus Andrie Yunus, PSHK Gaungkan Prinsip Yurisdiksi Fungsional

Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menolak penanganan kasus percobaan pembunuhan…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
2 hari lalu
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendesak pemerintah untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen dalam kasus Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus, Rabu, 18 Maret 2026.
Nasional

Investigasi TAUD Kasus Andrie Yunus: Bukan Empat, Tapi Belasan Terduga Pelaku dalam Operasi Besar

Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) telah melakukan investigasi independen kasus serangan air…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up