Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 26 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Kompetensi Menlu Sugiono Disorot, Dino Pati Djalal: Demoralisasi Diplomat Terjadi di Kemlu
Nasional

Kompetensi Menlu Sugiono Disorot, Dino Pati Djalal: Demoralisasi Diplomat Terjadi di Kemlu

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Desember 22, 2025 1:29 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Menteri Luar Negeri, Sugiono.
Menteri Luar Negeri, Sugiono. (Sumber: Galeri Kemlu)
SHARE

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, menyampaikan kritik kepada Menteri Luar Negeri Sugiono terkait kepemimpinan diplomasi Indonesia. Pesan tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya di Instagram. 

Dino menyebut pesan saran itu dibuat dalam berbagai kapasitas, mulai dari sesepuh Kementerian Luar Negeri (Kemlu), pendukung politik luar negeri Indonesia, hingga sebagai warga negara. Ia juga menekankan pengalamannya hampir 40 tahun berkecimpung di dunia diplomasi.

Ada empat kritik dan pesan saya untuk Menteri Luar Negeri Sugiono untuk kesuksesan diplomasi Indonesia,”

kata Dino, dikutip Senin, 22 Desember 2025.

Saran pertama, Dino menyoroti pentingnya kepemimpinan langsung Menteri Luar Negeri dalam mengelola Kemlu. Ia meminta Sugiono meluangkan lebih banyak waktu untuk memimpin kementerian tersebut.

Mohon luangkan waktu lebih banyak untuk memimpin Kementerian Luar Negeri. Kemlu sekarang sangat membutuhkan leadership (kepemimpinan). Kementerian Luar Negeri itu seperti mobil Ferrari. Salah satu lembaga terbaik di NKRI, penuh talenta diplomat yang luar biasa. Tapi Ferrari hanya bisa perform kalau dikendarai oleh driver yang piawai dan fokus,”

ujar Dino.

Dino pun mengungkapkan sejumlah persoalan internal, mulai dari minimnya arahan strategis kepada perwakilan RI di luar negeri, tertundanya rapat koordinasi duta besar, hingga demoralisasi diplomat akibat pemotongan anggaran. Ia memperingatkan bahwa tanpa pembenahan, Kemlu berisiko berubah dari center of excellence (pusat unggulan) menjadi island of mediocrity (tempat yang biasa saja).

Saran kedua Dino yakni pentingnya komunikasi Menlu dengan publik mengenai arah dan kebijakan politik luar negeri Indonesia.

Politik luar negeri berasal dari rumah,”

ujar Dino, mengutip ajaran mantan Menlu Ali Alatas, yang menurutnya berarti kebijakan luar negeri harus dipahami dan didukung publik.

Dino menilai dalam satu tahun terakhir, Sugiono belum menyampaikan policy speech maupun wawancara mendalam terkait substansi politik luar negeri.

Dalam satu tahun terakhir, Menteri Luar Negeri Sugiono belum pernah sekalipun memberikan policy speech, baik di dalam maupun di luar negeri,”

katanya.

Ia juga mengkritik pola komunikasi yang dinilai lebih bersifat visual tanpa penjelasan substansi, seperti komunikasi Menlu Sugiono yang lebih dominan melalui Instagram yang penuh foto dan video, tapi tidak ada suaranya. Dino berharap Sugiono tidak dicap sebagai silent minister dan dapat secara rutin menjelaskan kebijakan luar negeri kepada publik.

Potongan gambar dari instagram dinopattidjalal terkait kritik kepada Menlu Sugiono. (Sumber: Instagram/Dinopattidjalal)

Saran ketiga Dino meminta Menlu Sugiono lebih aktif berinteraksi dengan pemangku kepentingan hubungan internasional, termasuk pihak yang kritis. 

Sekarang ini kami sebagai konstituen hubungan internasional merasa Menteri Luar Negeri Sugiono jauh sekali dari kami. Tidak komunikatif, tidak responsif, tidak aksesibel,”

ujarnya.

Ia juga menyayangkan undangan dialog dari berbagai organisasi hubungan internasional yang disebut tidak mendapat respons. Dino menegaskan, kepercayaan, rasa hormat, dan dukungan dari pemangku kepentingan harus diperjuangkan.

Kepercayaan, rasa hormat, dan dukungan dari para pemangku kepentingan adalah sesuatu yang harus Anda raih,”

jelasnya.

Saran keempat, Dino meminta Menlu bersikap terbuka terhadap kerja sama dengan organisasi masyarakat dan komunitas akar rumput di bidang hubungan internasional. 

Dalam dunia diplomasi, inisiatif bisa datang dari pemerintah, tapi juga bisa dari bawah, dari ormas dan dari akar rumput. Ini adalah pesan cinta dan dukungan untuk Anda,”

kata Dino. 

Ingatlah, Anda hanya punya satu kesempatan untuk mencetak sejarah,”

tegasnya.

Sementara itu, Pakar Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad), Teuku Rezasyah menilai bahwa kritik yang disampaikan Dino Patti Djalal kepada Menlu Sugiono dinilai sebagai masukan yang wajar dalam sistem demokrasi modern. Kritik tersebut justru dipandang sebagai upaya memperkuat kinerja dan wibawa diplomasi Indonesia di mata dunia.

Teuku Rezasyah juga menekankan bahwa kritik Dino justru menyentuh hal-hal yang selama ini sulit disampaikan secara terbuka di internal Kementerian Luar Negeri.

Pak Dino ini menyampaikan sesuatu yang tidak, apa ya, menyampaikan sesuatu yang kalangan Kemlu tidak berani sampaikan secara publik, itu yang pertama ya. Karena ada faktor kesungkanan kan. Jadi ini menyangkut spirit the corpse gitu ya. Jadi memang urusan-urusan dalam itu dikomunikasikan di dalam. Tapi mungkin Pak Dino sudah tidak sabar, sudah setahun lewat ini ya. Karena saya yakin internal discussion itu ada sebenarnya,”

kata Reza pada Owrite.

Rezasyah menegaskan bahwa Menlu Sugiono merupakan figur yang dipercaya penuh oleh Presiden dan memiliki kapasitas manajerial yang memadai, sehingga kritik tersebut seharusnya dipahami sebagai dorongan perbaikan, bukan serangan personal.

Karena Pak Sugiono ini kan adalah orang yang sangat dipercaya oleh Presiden kan, dan beliau punya latar belakang pendidikan cukup memadai lah ya. Jadi tentunya beliau sangat memahami prinsip-prinsip manajemen modern. Beliau sangat memahami ide-ide komunikasi, komunikasi internasional. Tentunya beliau juga sangat memahami prinsip-prinsip delegation of authority. Itu beliau mengerti dengan prinsip-prinsip modern ya. Kemungkinan besar komunikasi internal ini tidak sampai keluar. Hanya berlaku di kalangan internal saja,”

ujarnya.

Di lain sisi, Menurut Rezasyah, Dino Patti Djalal memiliki jaringan internasional luas dan basis data yang kuat, sehingga kritik yang disampaikan tidak bisa dilepaskan dari kepentingan memperkuat institusi Kementerian Luar Negeri itu sendiri.

Pak Dino itu memiliki data statistik kan. Beliau memiliki jalur komunikasi dengan berbagai kalangan di dunia. Bahkan sejak pada saat beliau dulu menjabat duta besar hingga wakil menteri, jaringan beliau kan luar biasa. Jadi kalau dengan-dengan demikian, perhatian dari Pak Dino ini tentunya dibuat dalam kerangka untuk kemuliaan kementerian luar negeri sendiri,”

papar Reza.

Rezasyah juga menyoroti harapan Dino agar Menlu Sugiono dapat berkembang menjadi figur diplomat dengan kaliber besar, seiring masih tersisanya waktu empat tahun masa jabatan.

Beliau ada menyebut Ali Alatas kan. Ali Alatas itu sebagai foreign policy begins at home. Ya tentunya beliau sangat mengharapkan dengan kerja keras Pak Sugiono, kemudian juga sinergi beliau dengan berbagai kalangan, masyarakat akademis ya, masyarakat kampus, diharapkan masih ada waktu 4 tahun, agar Pak Sugiono ini mencapai kaliber seperti Ali Alatas begitu,”

katanya.

Ia menegaskan bahwa kritik Dino pada Kemlu tersebut disampaikan secara santun dan terstruktur, sehingga sepenuhnya wajar dalam demokrasi. Namun demikian, Rezasyah juga mengingatkan bahwa diplomasi memiliki batasan kerahasiaan yang tidak bisa sepenuhnya dibuka ke publik. Menurutnya, sikap Menlu yang cenderung berhati-hati dapat dipahami dalam konteks diplomasi internasional.

Diplomasi itu kan sangat menuntut kerahasiaan yang sangat tinggi. Masyarakat tidak perlu tahu detail apa yang sedang dibahas. Karena seringkali yang sedang dibahas itu tidak perlu diketuai umum,”

bebernya.

Meski begitu, ia menilai jalan tengah tetap diperlukan melalui peran juru bicara dan pejabat senior Kemlu agar komunikasi publik tetap terjaga.

Kalau dicari jalan tengahnya, ya ini saya sangat berharap juru bicara Kemlu harus sangat aktif. Jadi ada delegation of authorities ya. Kepada Juru Bicara Kemlu harus sangat aktif,”

sarannya.

Rezasyah menutup dengan menegaskan bahwa kritik Dino seharusnya diterima dengan lapang dada demi kepentingan Indonesia.

Tanggapan Pak Dino ini seharusnya diterima dengan besar hati oleh Pak Menlu untuk kemuliaan Indonesia. Tidak menganggap pandangan itu sebagai satu kritik untuk menjatuhkan atau untuk menggeser,”

ujarnya.

Tag:Demoralisasidino patti djalalHeadlineKemluKetegangan DiplomatikSugiono
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Panas! Amien Rais Minta Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Singgung Kasus Roy Suryo
By Rahmat Tunny
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. (Sumber: Antara Foto/Galih Pradipta/wsj)
1
Tak Temui Mahasiswa dan Kerap Serang Pengkritik, Prabowo Dinilai Makin Anti Kritik
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan paparan di depan siswa dan orang tuanya saat melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa kekayaan negara harus dijaga untuk memastikan masyarakat dapat hidup dengan layak dan sejahtera, salah satunya lewat jalur pendidikan. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
2
Kronologi Korupsi Dana Desa Terbongkar, Uang Negara Diduga Berakhir Jadi Gift TikTok
By Ani Ratnasari
Kepala Urusan Keuangan Keuangan Desa Lok Bangkai, Banjang, Kalimantan Selatan berinisial MT jadi tersangka. sebagai tersangka
3
Proyek Blok Abadi Masela Dipastikan Jalan, Target Produksi Gas Raksasa Dimulai 2029
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Menteri ESDM melaporkan hasil pertemuan dengan utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri ESDM Rusia kepada Presiden Prabowo Subianto, antara lain mengenai Indonesia akan mendapat pasokan minyak mentah Rusia serta kerja sama pembangunan infrastruktur strategis untuk meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional.
4
Selat Hormuz Ramai Tanker, Harga Minyak Dunia Rontok Cuma US$75,07 per Barel
By Anisa Aulia
Dongkrak pompa minyak di luar Almetyevsk di Republik Tatarstan, Rusia, 4 Juni 2023.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di hadapan para guru besar dan akademisi pada Sarasehan Kebangsaan, Jumat, 26 Juni 2026. (Sumber: YT BPMI)
Nasional

Prabowo Bongkar Pengalaman 4 Kali Kalah Pilpres: Yang Kalah Jangan Ribut!

Presiden Prabowo Subianto menyinggung pentingnya menghormati hasil demokrasi dengan mencontohkan pengalaman pribadinya…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
6 menit lalu
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kedua kanan) bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kanan), Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah), Cucun Ahmad Syamsurijal (kedua kiri), dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal (kiri) berbincang sebelum menyampaikan keterangan usai rapat koordinasi satgas mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Nasional

Gagalkan Rencana ‘Bedol Desa’ ke Vietnam, Satgas Mitigasi PHK Tahan 2 Raksasa Otomotif

Satgas Mitigasi PHK mengklaim berhasil menunda rencana relokasi dua perusahaan otomotif dari…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
8 menit lalu
Rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi PHK bersama perwakilan pemerintah dan pimpinan DPR itu membahas monitoring terhadap perusahaan yang berpotensi melakukan PHK dan memetakan persoalan industri guna mencegah terjadinya gelombang PHK.
Nasional

Dompet Pekerja Kian Tipis: Satgas Mitigasi PHK Mulai ‘Sensus’ Perusahaan yang Mau Kurangi Karyawan

Pemerintah mengakui ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi sektor industri. Faktor utama…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
44 menit lalu
Mensesneg Prasetyo Hadi (kanan) bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (kiri) memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi (rakor) terkait kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Nasional

Pemerintah Bentuk Satgas Mitigasi PHK, Mensesneg Ditunjuk Jadi Ketua

Pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk mengantisipasi…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up