Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 27 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / 43 Polisi Diduga Memeras Rp 26,2 Miliar, ICW-Kontras Seret Polri ke KPK
Nasional

43 Polisi Diduga Memeras Rp 26,2 Miliar, ICW-Kontras Seret Polri ke KPK

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Desember 24, 2025 4:31 pm
By
Rahmat Baihaqi
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
6 bulan lalu
Share
ICW-Kontras melaporkan 43 anggota polri diduga terlibat kasus pemerasan 2022-2024
ICW-Kontras melaporkan 43 anggota polri diduga terlibat kasus pemerasan 2022-2024. (Foto: owrite/Rahmat Baihaqi)
SHARE

Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) melaporkan 43 anggota Polri dugaan tindak pidana korupsi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Para anggota Polri tersebut diduga terlibat berbagai kasus pemerasan yang berbeda dari tahun 2022-2024.

Kami resmi melaporkan dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh 43 orang anggota Kepolisian sejak tahun 2022 hingga tahun 2024 di 4 kasus yang berbeda,”

kata Peneliti ICW, Wana Alamsyah di Gedung KPK, Selasa 23 Desember 2025.

Keempat kasus tersebut diantaranya kasus pembunuhan, pemerasan terkait penyelenggaran konser Djakarta Warehouse Project (DWP), pemerasan oleh anggota polisi di Semarang dengan korban seorang remaja, dan pemerasan terkait jual beli jam tangan. Ditaksir seluruh hasil pemerasan tersebut mencapai puluhan miliar.

Ya, kami menghitung nilai pemerasan yang dilakukan oleh 43 orang ini sekitar Rp26,2 miliar,”

kata Wana.

Ditambahkannya, 43 anggota polisi itu terdiri dari 14 anggota berpangkat bintara, dan 29 orang merupakan seorang perwira. Terhadap mereka, menurut Wana sudah diberi sanksi etik melalui Sidang Komisi Kode Etik dan Profesi (KKEP) Polri.

Meski sudah dikenakan sanksi etik, ICW menilai sanksi yang diberikan tidak seberapa dibandingkan perbuatan 43 anggota polisi yang dianggap mencemarkan nama baik polri.

Disatu sisi, ICW memilih melaporkan dugaan korupsi tersebut ke KPK lantaran institusi bhayangkara itu sendiri tidak serius menanganai kasus korupsi di internalnya sendiri.

Bagi kami itu tidak masuk akal, karena pada akhirnya ketika sanksi etik ini sudah ditangani oleh kepolisian. Kami tidak melihat ada upaya serius yang dilakukan untuk melakukan reformasi kepolisian, makanya oleh sebab itu kami melaporkannya ke KPK,”

ujar Wana.

Yang menjadi persoalan adalah dia mendapatkan promosi ketika model semacam itu terjadi, maka kami menganggap bahwa institusi kepolisian rasanya tidak memiliki niat serius, itikad serius untuk memberantas korupsi di lembaganya sendiri ya, itu saja,”

sambungnya.

Sementara itu koordinator Kontras, Dimas Bagusaria, menilai internal Polri terlihat abai dengan saat ada anggotanya yang terlibat pemerasan, hal itu juga berlaku bagi eksternal Polri. Sanksi yang dijatuhkan terhadap 43 anggota polisi itu juga tidak menjamin tidak terjadi lagi peristiwa yang sama.

Kalau kita sambungkan kembali, ini akan berpengaruh pada sebuah permasalahan sistemik yang ada di kepolisian. Yaitu permasalahan soal rekrutmen yang menjadi rahasia umum, bahwa rekrutmen di kepolisian itu masih penuh dengan perilaku-perilaku yang sifatnya koruptif, kolusi, dan nepotisme,”

ujar Dimas.

Menurutnya, perilaku tindakan koruptif juga terjadi dalam proses pengembangan karir dan juga pendidikan di internal Kepolisian. Semestinya berbagai kasus tersebut menjadi perhatian khusus disaat Polri yang tengah bebenah diri dengan membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri.

Ini menjadi sebuah upaya atau menjadi sebuah sinyal, bahwa negara harus melakukan tindakan pengawasan yang cukup ketat, terutama dalam konteks penggunaan anggaran. Apalagi ini berkaitan juga dengan pelayanan publik, dan juga penegakan hukum,” ucap dia.

Oleh sebab itu, ICW dan Kontras mendorong agar Polri untuk bebenah diri dan menaruh perhatian khusus terhadap anggotanya yang terlibat kasus rasuah. Disatu sisi, KPK diharapkan untuk mengusut kasus yang dilaporkannya.

Tag:Berita PentingEditorialICWKPKPemerasanpolisiPolri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Arena Judi Berkedok Tempat Bermain, Omzet Tembus Rp2,1 Miliar Sebulan
By Rahmat Baihaqi
Barang bukti kasus judi berkedok arena permainan anak-anak
1
Lima Peserta SPPI Tewas, Kemhan Akui Ada Penyakit yang Tidak Terdeteksi saat Proses Seleksi Kesehatan
By Rika Pangesti
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia
2
Di Tengah Badai Kritik, Matahari 08 Kerahkan Massa Turun ke Jalan Dukung Program Presiden
By Ivan Syahruna Lubis
Barisan Relawan Matahari 08
3
Dembele Mengamuk! Prancis Gilas Norwegia dan Kunci Juara Grup I Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Dembele mencetak Hattrick saat Prancis gilas Norwegia
4
Ekuador Berpesta! Kalahkan Jerman, Presiden Langsung Umumkan Hari Libur Nasional
By Hadi Febriansyah
Suporter Ekouador larut dalam euforia kemenangan timnya atas Jerman
5

BERITA LAINNYA

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah
Nasional

Komnas HAM Catat 151 Aduan Penyiksaan dalam Dua Tahun, Polisi hingga Penjara Disorot

Praktik penyiksaan di Indonesia masih jauh dari kata selesai. Komisi Nasional Hak…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
2 jam lalu
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia saat mengelar konferensi pers di Kantor Kemhan
Nasional

Korban Tewas Calon Manajer Kopdes Merah Putih Jadi Lima Orang, Kemhan Evaluasi Sistem Kesehatan

Jumlah peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang disiapkan menjadi pengelola…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
Nasional

Pemerintah Beri Santunan Rp50 Juta untuk Keluarga Lima Calon Manajer Kopdes Merah Putih yang Meninggal

Pemerintah memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada masing-masing keluarga lima peserta Program…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia
Nasional

Ada 32 Peserta Hamil saat Latsar Kopdes Merah Putih, Kemhan Pulangkan dan Janjikan Tetap Lolos Jadi Manajer

Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap ada sebanyak 32 peserta hamil mengikuti Program Sarjana…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up