Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 14 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Gencatan Senjata Kamboja–Thailand Dikawal China, Ini 3 Kesepakatan Pentingnya
Internasional

Gencatan Senjata Kamboja–Thailand Dikawal China, Ini 3 Kesepakatan Pentingnya

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Desember 30, 2025 2:11 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
8 bulan lalu
Share
Menteri Luar Negeri China Wang Yi memimpin pertemuan trilateral
Menteri Luar Negeri China Wang Yi memimpin pertemuan trilateral (Foto: Kementerian Luar Negeri China)
SHARE

Menteri Luar Negeri China Wang Yi memimpin pertemuan trilateral yang melibatkan Tiongkok, Kamboja, dan Thailand di Kota Yuxi, Provinsi Yunnan, pada Senin 29 Desember 2025.

Daftar isi Konten
  • Gencatan Senjata Akhiri 20 Hari
  • Tiga Konsensus Penting Kamboja–Thailand
  • China Siap Awasi Gencatan Senjata
  • Komitmen Bersama Jaga Perdamaian Perbatasan

Pertemuan ini digelar sebagai langkah lanjutan pascagencatan senjata antara Kamboja dan Thailand.

Agenda diplomatik tersebut dihadiri oleh Wakil Perdana Menteri Kamboja sekaligus Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prak Sokhonn, Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow, serta sejumlah pejabat militer senior dari ketiga negara.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri China, Wang Yi menilai pertemuan ini berlangsung pada momentum yang krusial.

Pertemuan trilateral ini mengambil waktu yang tepat. Ketiga pihak telah mengadakan beberapa pembicaraan bilateral sebelumnya, khususnya antara kementerian luar negeri dan pihak militer Kamboja dan Thailand juga sudah melakukan diskusi dan semuanya menunjukkan sikap positif dan terbuka,”

kata Wang Yi.

Gencatan Senjata Akhiri 20 Hari

Sebelumnya, Kamboja dan Thailand telah mencapai kesepakatan gencatan senjata pada Sabtu 27 Desember 2025.

Kesepakatan ini menghentikan sementara konflik bersenjata di wilayah perbatasan yang telah berlangsung hampir 20 hari sejak pecah kembali pada 8 Desember 2025.

Bentrokan tersebut dilaporkan menewaskan 99 orang, menjadikannya salah satu konflik perbatasan paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Kedua belah pihak berkomitmen untuk meredakan ketegangan dan bersedia meningkatkan hubungan bilateral berdasarkan gencatan senjata,”

ungkap Wang Yi.

Tiga Konsensus Penting Kamboja–Thailand

Dalam pertemuan itu, Wang Yi memaparkan tiga kesepakatan utama yang dicapai oleh Kamboja dan Thailand.

Menurut Wang Yi, kedua negara sepakat untuk tidak terjebak pada konflik masa lalu dan memilih melangkah maju secara konstruktif.

Perjanjian gencatan senjata dicapai dengan susah payah dan tidak boleh stagnan atau gagal di tengah jalan, apalagi membiarkan konflik kembali pecah. Ini bukan yang diinginkan rakyat, dan bukan pula yang diharapkan China,”

ungkap Wang Yi.

Implementasi kesepakatan gencatan senjata membutuhkan komunikasi dan konsultasi yang berkelanjutan. Pemulihan hubungan bilateral harus dimajukan secara bertahap,”

tambah Wang Yi.

Ia menegaskan bahwa kepercayaan dan dialog setara menjadi kunci keberhasilan. Wang Yi menekankan bahwa membangun kembali kepercayaan merupakan fondasi utama perdamaian jangka panjang.

Ketiga, membangun kembali kepercayaan bersama adalah yang terpenting. Konflik telah menyebabkan hilangnya kepercayaan, tetapi Kamboja dan Thailand adalah tetangga abadi dengan sejarah panjang pertukaran persahabatan,”

ungkap Wang Yi.

China Siap Awasi Gencatan Senjata

Pertemuan yang digelar di tepi Danau Fuxian, Yuxi, bertujuan untuk mempercepat pemulihan hubungan bilateral dan menghilangkan ketegangan akibat konflik.

China akan selalu menjadi pendukung perkembangan hubungan Kamboja-Thailand dan bersedia memberikan semua bantuan dan dukungan yang diperlukan, termasuk pemantauan gencatan senjata, bantuan kemanusiaan, kerja sama pembersihan ranjau, dan aspek lainnya. China berharap dan percaya akan kembalinya hubungan Kamboja-Thailand ke relai awal secepatnya,”

papar Wang Yi.

Komitmen Bersama Jaga Perdamaian Perbatasan

Menteri luar negeri Kamboja dan Thailand dalam pertemuan tersebut menegaskan kesiapan mereka untuk menjalankan perjanjian gencatan senjata secara aktif. Keduanya juga sepakat memaksimalkan mekanisme dialog di semua tingkatan.

Lima langkah utama yang akan diperkuat meliputi Konsolidasi gencatan senjata secara bertahap, Kelanjutan komunikasi intensif, Pemulihan kepercayaan politik, Perbaikan hubungan bilateral Penjagaan stabilitas kawasan, Dampak Konflik dan Latar Sengketa Lama

Otoritas Thailand mencatat 26 prajurit dan satu warga sipil tewas secara langsung akibat konflik, sementara 41 warga sipil lainnya meninggal akibat dampak tidak langsung pertempuran.

Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri Kamboja melaporkan sedikitnya 31 warga sipil Kamboja menjadi korban jiwa.

Sengketa perbatasan antara Thailand dan Kamboja telah berlangsung lama dan berulang kali memicu bentrokan, termasuk insiden besar pada Juli 2025 yang menewaskan sedikitnya 48 orang.

Tag:chinaGencatan SenjataHubungan BilateralKamboja–ThailandKonsensus Penting
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Jokowi Hadir di Sidang Tahunan MPR, Megawati dan SBY Absen
By Rika Pangesti
Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR/DPR/DPD. (Sumber: Dok. DPR)
1
Ilmu Dagin, Ini 10 Singkatan Sering Digunakan di Kalangan Gen Z 2026
By Ani Ratnasari
Ilustrasi Gen Z
2
Dari Challenge Jadi Perkara, Kasus Hafalan Surah Alquran Berhadiah Miras Dilimpahkan ke Polda Metro
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi minuman keras atau miras.
3
9 Demo di Jakarta Batal Bersamaan, Pengamat Curiga Ada “Dirijen” yang Atur Gerakan Massa
By Rahmat Tunny
Momen demo
4
Misteri Sutrimo dari Kebayoran ke Banyumas: Barang Raib, Jasad Tanpa Luka
By Rahmat Baihaqi
Petugas membawa peralatan untuk proses ekshumasi jenazah Sutrimo mantan kepala rumah tangga eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, di Desa Wlahar, Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Internasional

Kemlu Respons Soal WNI yang Tewas Akibat Rudal Houthi Hantam Kapal Tihama

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan dua dari tiga WNI yang menjadi anak…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 hari lalu
Ilustrasi KRI Sultan Iskandar Muda-367.
Internasional

China Gandeng RI Latihan Militer di Timur Taiwan, Taipei Murka dan Bereaksi Keras

Angkatan Laut China dan Indonesia dijadwalkan menggelar latihan bersama di perairan sebelah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 hari lalu
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
Internasional

Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb

Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang jadi awak kapal dagang Tihama tewas…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Internasional

Trump Balik Tagih Iran: Tuntut Ganti Rugi atas Puluhan Tahun Konflik

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada Senin, 10 Agustus 2026, mengeluarkan…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Natania Longdong
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up