Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 27 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / KPK Tumpul Sepanjang 2025, Uchok Sky CBA: Semua Ulah Jokowi dan DPR
Nasional

KPK Tumpul Sepanjang 2025, Uchok Sky CBA: Semua Ulah Jokowi dan DPR

Syifa Fauziahdusep-malik
Last updated: Desember 31, 2025 10:44 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi
Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi. (Foto: owrite)
SHARE

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan telah menangani 439 perkara terkait korupsi sepanjang 2025. Dari jumlah itu, 69 di antaranya masih dalam tahap penyelidikan.

Daftar isi Konten
  • Jokowi dan DPR Paling Bertanggung Jawab Atas Lemahnya KPK
  • Kasus Blok Medan SP3 dan Korupsi Haji Tak Tuntas

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menilai saat ini KPK dalam titik yang sangat lemah dibandingkan Kejaksaan Agung atau Kepolisian dalam membongkar kasus-kasus korupsi.

Kenapa KPK ini lemah? KPK lemah setelah terjadi revisi Undang-Undang KPK, waktu zamannya Jokowi. Apalagi KPK saat ini harus dibawa ke pemerintahan,”

ujar Uchok kepada owrite baru-baru ini.

Uchok mengingatkan awal terbentuknya KPK saat reformasi 1998, untuk mengatasi korupsi saat zaman Presiden Soeharto.

Saat itu kita membutuhkan suatu lembaga yang betul-betul harus bisa menangkap apapun. Jangankan pejabat, setan juga kalau memang jahat kepada republik ini harus ditangkap oleh KPK,”

tegasnya.

Lebih lanjut Uchok mengatakan dibentuknya KPK ini karena Kepolisian dan Kejaksaan tidak bisa diharapkan untuk mengusut dan menyelidiki kasus korupsi. KPK ini juga sebenarnya dibuat untuk masyarakat sipil, sehingga komisaris KPK yang dipilih itu dari masyarakat. 

Namun saat ini, di KPK sendiri ada Polisi dan Jaksa yang ikut tergabung. Hal itu yang menyebabkan adanya pergesekan dan membuat sistem KPK menjadi rusak.

Jokowi dan DPR Paling Bertanggung Jawab Atas Lemahnya KPK

Lantas siapa yang harus bertanggung jawab dari rusaknya KPK ini? Uchok dengen tegas menjawab orang yang harus bertanggung jawab adalah Joko Widodo.

Karena dia yang mengelakukan revisi Undang-Undang KPK itu mengakibatkan kekuatannya KPK hancur lebur. Karena memang dibandingkan Kejaksaan yang paling berani (menangani) kasus-kasus besar. Kalau KPK yang menangani kasus besar mutar-mutar aja, tidak menetapkan tersangka, enggak jelas,”

ucapnya.

Selain Jokowi, orang yang bertanggung jawab atas kehancuran KPK ada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), karena Uchok menilai DPR seolah sakit hati dengan KPK.

Karena dulu-dulu, kalau KPK OTT, nampak orang di pejabat atau di kementerian, itu pasti KPK ke DPR. Makanya DPR itu, ketakutan dan dendam. Jadi mereka ikut-ikutan untuk menghapuskan KPK. Jadi dendamnya legislatif kita kayak gitu. Mereka enggak mau di Senayan itu, panik dan ketakutan dengan KPK ini,”

tuturnya.

Kasus Blok Medan SP3 dan Korupsi Haji Tak Tuntas

Namun ia melihat saat ini KPK sudah “jinak”. Beberapa kasus besar seperti Blok Medan hingga korupsi haji hingga saat ini belum tuntas.

Blok Medan udah SP3. Udah ada soal penghentian penyidikan. Padahal udah jelas, Blok Medan itu di persidangan sudah terungkap, ada nama anak dan mantu di situ, Bobby dan Kahiyang. Kenapa kasusnya ditutup setelah Mantan Gubernur Maluku, Abdul Ghani meninggal?”

tanyanya. 

Di persidangan itu ada data, ada fakta. Kan kalau satu fakta, masih ada dua fakta yang masih dijangkau di KPK, kan bisa. Kenapa harus ditutup? Harusnya KPK itu menggali. Banyak fakta di situ yang harus diungkap,”

sambungnya.

Dari kasus tersebut, Uchok menilai KPK seolah menutupi fakta dan data kasus Blok Medan. Ia juga mengatakan bahwa KPK takut untuk mengusut kasus tersebut.

Makanya dari awal tadi saya bilang, KPK ini udah kehilangan roh untuk memberantas korupsi. KPK ini rohnya itu apa? Siapapun harus dibabat. Tapi roh ini hilang. Ketika ada anak mantu presiden yang terlibat, mereka menghindari,”

katanya. 

Uchok juga menyoroti KPK yang terlalu sibuk mengurusi kasus OTT yang kecil saja, seperti OTT di Bandung, Tangerang Selatan, dan Bekasi. 

Kenapa sih KPK itu masuk kepada kasus kecil gitu loh? Kenapa enggak diperdalam kasus Blok Medan. Sampai saat ini belum juga selesai. Itu aja dulu diperdalam. Tapi kelihatannya memang, kasus-kasus ini, kasus-kasus Kejaksaan. Mereka hanya berhadapan dengan Kejaksaan. Tapi kalau sudah menyangkut Blok Medan, yang mereka tangani adalah kekuatan politik. Itu lah yang mereka bikin KPK enggak punya nyali,”

tandasnya.
Tag:blok medanDPRJokowiKorupsiKorupsi hajiKPKUchok Sky Khadafi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Arena Judi Berkedok Tempat Bermain, Omzet Tembus Rp2,1 Miliar Sebulan
By Rahmat Baihaqi
Barang bukti kasus judi berkedok arena permainan anak-anak
1
Di Tengah Badai Kritik, Matahari 08 Kerahkan Massa Turun ke Jalan Dukung Program Presiden
By Ivan Syahruna Lubis
Barisan Relawan Matahari 08
2
Lima Peserta SPPI Tewas, Kemhan Akui Ada Penyakit yang Tidak Terdeteksi saat Proses Seleksi Kesehatan
By Rika Pangesti
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia
3
Dembele Mengamuk! Prancis Gilas Norwegia dan Kunci Juara Grup I Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Dembele mencetak Hattrick saat Prancis gilas Norwegia
4
Ekuador Berpesta! Kalahkan Jerman, Presiden Langsung Umumkan Hari Libur Nasional
By Hadi Febriansyah
Suporter Ekouador larut dalam euforia kemenangan timnya atas Jerman
5

BERITA LAINNYA

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah
Nasional

Komnas HAM Catat 151 Aduan Penyiksaan dalam Dua Tahun, Polisi hingga Penjara Disorot

Praktik penyiksaan di Indonesia masih jauh dari kata selesai. Komisi Nasional Hak…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
2 jam lalu
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia saat mengelar konferensi pers di Kantor Kemhan
Nasional

Korban Tewas Calon Manajer Kopdes Merah Putih Jadi Lima Orang, Kemhan Evaluasi Sistem Kesehatan

Jumlah peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang disiapkan menjadi pengelola…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
Nasional

Pemerintah Beri Santunan Rp50 Juta untuk Keluarga Lima Calon Manajer Kopdes Merah Putih yang Meninggal

Pemerintah memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada masing-masing keluarga lima peserta Program…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia
Nasional

Ada 32 Peserta Hamil saat Latsar Kopdes Merah Putih, Kemhan Pulangkan dan Janjikan Tetap Lolos Jadi Manajer

Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap ada sebanyak 32 peserta hamil mengikuti Program Sarjana…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up